Surah Fussilat : Ayat 3
كِتَٰبٌ فُصِّلَتْ ءَايَٰتُهُۥ قُرْءَانًا عَرَبِيًّا لِّقَوْمٍ يَعْلَمُونَ
"Kitab yang dijelaskan ayat-ayatnya, yakni bacaan dalam bahasa Arab, untuk kaum yang mengetahui,"
Tafsir Ringkas Kemenag
Kitab itu adalah Al-Qur'an yang dalam ayat-ayatnya dijelaskan semua yang diperlukan oleh manusia untuk meraih kebahagiaan hidup dunia-wi dan ukhrawi, bacaan yang mulia dalam bahasa arab, sebagai petunjuk untuk kaum yang mau dan berpotensi mengetahui. 4. Al-qur'an itu adalah kitab yang membawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman dan beramal saleh, dan peringatan bagi orang-orang yang membuat kerusakan di muka bumi, tetapi sangat disayang-kan karena kebanyakan dari mereka orang-orang yang membuat kerusakan itu berpaling dari petunjuk-Nya serta hal itulah yang membuat mereka tidak mendengarkan yakni tidak menyambut berita gembira dan per-ingatan itu.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 1-5 Allah SWT berfirman: (Ha Mim (1) Diturunkan dari Tuhan Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang (2) yaitu, Al-Qur'an itu diturunkan dari sisi Tuhan Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. sebagaimana firmanNya: (Katakanlah, "Ruhul Qudus (Jibril) menurunkan Al-Qur'an itu dari Tuhanmu dengan benar”) (Surah An-Nahl: 102) dan (Dan sesungguhnya Al-Qur’an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan alam semesta (192) dia dibawa turun oleh Ruhul Amin (Jibril) (193) ke dalam hatimu (Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan (194)) (Surah Asy-Syu'ara’) Firman Allah: (Kitab yang dijelaskan ayat-ayatnya) yaitu dijelaskan makna-maknanya dan dikuatkan hukum-hukumnya (yakni bacaan dalam bahasa Arab) yaitu keadaannya sebagai bacaan yang berbahasa Arab yang jelas dan terang, makna-makna dan lafaz-lafaznya juga jelas, tidak sulit. Sebagaimana firmanNya: ((inilah) suatu kitab yang ayat-ayatnya disusun dengan rapi serta dijelaskan secara rinci, yang diturunkan dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui) (Surah Hiid: 1) yaitu mengandung mukjizat dari segi lafazh dan maknanya (Yang tidak datang kepadanya (Al-Qur'an) kebatilan, baik dari depan maupun dari belakangnya, yang diturunkan dari Tuhan Yang Maha Bijaksana lagi Maha Terpuji (42)) (Surah Fushshilat) Firman Allah SWT: (untuk kaum yang mengetahui) yaitu sesungguhnya orang yang mengetahui keterangan dan penjelasan ini hanya para ulama yang ilmunya sangat mendalam (yang membawa berita gembira dan yang membawa peringatan) yaitu, terkadang membawa kabar gembira bagi orang-orang mukmin dan terkadang membawa peringatan bagi orang-orang kafir (tetapi kebanyakan mereka berpaling (darinya); maka mereka tidak (mau) mendengarkan) yaitu kebanyakan orang-orang Quraisy tidak memahami sedikitpun darinya, padahal Al-Qur'an jelas dan gamblang (Mereka berkata, "Hati kami berada dalam tutupan”) yaitu dalam keadaan dilapisi oleh penutup ((yang menutupi) apa yang kamu seru kami kepadanya dan di telinga kami ada sumbatan) yaitu tuli dari apa yang kamu sampaikan kepada kami (dan di antara kami dan kamu ada dinding) maka tidak ada sesuatupun darinya yang sampai kepada kami (maka bekerjalah kamu; sesungguhnya kami bekerja (pula)) yaitu bekerjalah sesuai dengan caramu, dan kami juga akan bekerja sesuai dengan cara kami, dan kami tidak akan mengikutimu”
Tafsir As-Sa'di
3. kemudian Allah menyanjung al-qur’an ini dengan kesempurnaan penjelasan, seraya berfirman, ”yang dijelaskan ayat-ayatnya,” artinya, yang dijelaskan segala sesuatu dari macam-macamnya satu-persatu. Ini mengharuskan penjelasan yang sempurna dan pembedaan antara segala sesuatu serta pemilahan hal-hal yang sesungguhnya, ”yakni bacaan dalam bahasa Arah,” maksudnya, dengan bahasa yang fasih, bahasa yang paling sempurna. Ayat-ayatnya dijelaskan dan dijadikan dalam bahasa arab, “untuk kaum yang mengetahui,” maksudnya, supaya maknanya jelas bagi mereka sebagimana lafaznya, supaya petunjuknya jelas (dapat dipisahkan) dari kesesatan dan yang bengkok dari yang lurus. Adapun orang-orang yang bodoh yang petunjuk malah makin membuat mereka sesat, dan penjelasan makin membuat mereka buta, maka al-kalam (al-qur’an) ini tidak dimaksudkan untuk mereka, dan “ sama saja bagi mereka, kamu beri peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka juga tidak akan beriman,” (al-baqarah:6)
Tafsir Al-Wajiz
3. Al-Qur’an ini adalah kitab yang hukum-hukum halal-haramnya dijelaskan dan makna-maknanya diterangkan supaya kamu bisa memahaminya dengan mudah dan gampang. Keberadaan Al-Qur’an yang menggunakan bahasa Arab dalam lafadz dan susunannya itu merupakan pengingat dan hujjah bagi mereka, yaitu kaum yang mengetahui kekuasaanNya