Surah Al-Ahqaf : Ayat 26
وَلَقَدْ مَكَّنَّٰهُمْ فِيمَآ إِن مَّكَّنَّٰكُمْ فِيهِ وَجَعَلْنَا لَهُمْ سَمْعًا وَأَبْصَٰرًا وَأَفْـِٔدَةً فَمَآ أَغْنَىٰ عَنْهُمْ سَمْعُهُمْ وَلَآ أَبْصَٰرُهُمْ وَلَآ أَفْـِٔدَتُهُم مِّن شَىْءٍ إِذْ كَانُوا۟ يَجْحَدُونَ بِـَٔايَٰتِ ٱللَّهِ وَحَاقَ بِهِم مَّا كَانُوا۟ بِهِۦ يَسْتَهْزِءُونَ

"Dan sesungguhnya Kami telah meneguhkan kedudukan mereka dalam hal-hal yang Kami belum pernah meneguhkan kedudukanmu dalam hal itu dan Kami telah memberikan kepada mereka pendengaran, penglihatan dan hati; tetapi pendengaran, penglihatan dan hati mereka itu tidak berguna sedikit juapun bagi mereka, karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan mereka telah diliputi oleh siksa yang dahulu selalu mereka memperolok-olokkannya."

Tafsir Ringkas Kemenag
Selanjutnya Allah menjelaskan alasan mengapa dia menjatuhkan azab setelah dihancurkannya kaum 'ad dengan segala kekuatannya. Dan sungguh, kami telah meneguhkan kedudukan mereka dengan berlimpahnya harta dan menganugerahkan kepada mereka kekuatan fisik yang belum pernah kami berikan kepada kamu wahai penduduk mekah dan kami telah memberikan kepada mereka pendengaran, penglihatan, dan hati agar mereka mendengar, melihat dan mengambil pelajaran dari ayat-ayat Allah; tetapi pendengaran, penglihatan, dan hati mereka itu tidak berguna sedikit pun bagi mereka, karena mereka tidak menggunakannya untuk memikirkan ayat-ayat Allah. Sebaliknya mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan oleh karena itu azab yang dahulu mereka perolok-olokkan dan mereka minta agar segera datang telah mengepung mereka sehingga mereka hancur binasa. Ayat ini memberikan peringatan kepada pen-duduk mekah agar mereka takut kepada azab tuhan. Kaum 'ad lebih kuat dari mereka dan lebih banyak jumlahnya, namun mereka tidak kuasa menolak azab tuhan yang dijatuhkan kepadanya. 27. Azab Allah tidak hanya menimpa kaum 'ad tetapi juga menimpa siapa pun yang durhaka kepada tuhan. Kepada penduduk mekah, Allah memperingatkan, dan sungguh, wahai penduduk mekah telah kami binasakan penduduk negeri-negeri di sekitarmu seperti kaum 'ad yang tinggal di ahqaf, kaum Samud yang tinggal di antara mekah dan syam, kaum saba' di yaman, dan kaum madyan yang dilewati oleh penduduk mekah dalam perjalanan mereka di musim panas dan dingin, dan juga telah kami jelaskan berulang-ulang dan dengan bermacam-macam cara tanda-tanda kebesaran kami, agar mereka kembali, yakni bertobat dari kedurhakaan mereka. Akan tetapi mereka tidak menghiraukan peringatan kami, maka kami hukum mereka dengan azab yang pedih.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 26-28 Allah SWT berfirman, sungguh Kami meneguhkan umat-umat terdahulu di dunia berupa harta dan anak-anak, dan Kami memberikan kepada mereka sebagian dari hal itu dalam jumlah yang belum pernah Kami berikan kepada kalian hal yang serupa dengan itu dan bahkan tidak mendekatinya (dan Kami telah memberikan kepada mereka pendengaran, penglihatan, dan hati; tetapi pendengaran, penglihatan, dan hati mereka itu tidak berguna bagi mereka sedikitpun, karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan mereka telah diliputi oleh siksa yang dahulu selalu mereka memperolok-oloknya) yaitu mereka diliputi azab dan pembalasan yang dahulu mereka dustakan dan mereka anggap mustahil kejadiannya. yaitu waspadalah wahai orang-orang yang diajak bicara, jangan sampai seperti mereka, sehingga kalian ditimpa azab dan pembalasan yang menimpa mereka di dunia dan akhirat. Firman Allah SWT: (Dan sesungguhnya Kami telah membinasakan negeri-negeri di sekitarmu) yaitu penduduk Makkah. Allah membinasakan umat-umat yang mendustakan para rasul Allah di sekitar Makkah, seperti kaum Ad. Mereka tinggal di bukit pasir di Hadramaut, di sisi Yaman. Dan kaum Tsamud yang tempat tinggal mereka ada di antara Makkah dan Syam. Demikian juga penduduk Saba’ yang terletak di Yaman. dan penduduk Madyan yang tempat tinggal mereka di tengah jalan yang biasa dilalui mereka menuju ke Gaza. Serta danau kaum nabi Luth yang biasa mereka lewati. Firman Allah: (dan Kami telah mendatangkan tanda-tanda kebesaran Kami berulang-ulang) yaitu Kami menerangkan dan menjelaskannya (supaya mereka kembali (bertaubat) (27) Maka mengapa yang mereka sembah selain Allah sebagai tuhan untuk mendekatkan diri (kepada Allah) tidak dapat menolong mereka) yaitu mengapa sembahan-sembahan mereka itu tidak dapat menolong mereka di saat mereka membutuhkan (Bahkan tuhan-tuhan itu telah lenyap dari mereka?) yaitu, pergi dari mereka ketika mereka membutuhkannya (Itulah akibat kebohongan mereka) yaitu kebohongan mereka (dan apa yang dahulu mereka ada-adakan) yaitu apa yang mereka ada-adakan dari diri mereka sendiri, yaitu menjadikannya tuhan-tuhan selain Allah. Sesungguhnya mereka merugi dan kecewa karena menyembah dan berpegang tuhan-tuhan itu
Tafsir As-Sa'di
26. Meskipun Allah telah memberikan berbagai nikmat besar, namun mereka tetap saja tidak mau mensyukurinya dan tidak mau menyebut-nyebutnya, karena itu Allah berfirman, “Dan sesungguhnya Kami telah meneguhkan kedudukan mereka dalam hal-hal yang Kami belum pernah meneguhkan kedudukan dalam hal itu.” Yakni, Kami telah menempatkan mereka di dunia dan mereka pun mendapatkan kebaikan-kebaikannya dan bersenang-senang berdasarkan hawa nafsu mereka, Kami memberi mereka usia yang bisa diingat oleh mereka yang ingat dan bisa dijadikan pelajaran oleh orang yang mendapatkan petunjuk. Artinya, Kami telah meneguhkan kedudukan ‘Ad sebagaimana Kami meneguhkan kedudukan kalian wahai kalian yang mendengarkan. Jangan pernah mengira bahwa kedudukan yang Kami berikan kepada kalian itu hanya khusus untuk kalian, kedudukan itu sama sekali tidak akan bisa menolak siksaan Allah yang akan ditimpakan kepadamu, justru umat lain selain kalian lebih kuat kedudukannya daripada kalian, namun harta, anak, dan bala tentara mereka sama sekali tidak berguna bagi mereka untuk menolak keputusan Allah. “Dan Kami telah memberikan kepada mereka pendengaran, penglihatan, dan hati,” artinya, tidak ada yang kurang dalam pendengaran, pemglihatan, serta hati mereka sehingga dikatakan kepada mereka, “Sesungguhnya mereka itu meninggalkan kebenaran karena kebodohan mereka serta karena mereka tidak memiliki ilmu tentang hal itu, padahal tidak ada kekurangan sedikit pun pada akal mereka, tapi pertolongan dan hidayah itu berada di Tangan Allah. “Tetapi pendengaran, penglihatan, dan hati mereka tidak berguna sedikit juapun bagi mereka,” tidak sedikit dan tidak juga banyak. Hal itu dikarenakan mereka menentang ayat-ayat Allah yang menunjukkan atas keesaanNya serta hanya Allah yang berhak untuk disembah. “dan mereka telah diliputi oleh siksa yang dahulu selalu mereka memperolok-olokannya.” Artinya, siksaan yang mereka dustakan kejadiannya itu menimpa mereka dan juga karena mereka menghina para rasul yang telah memberi peringatan pada mereka.
Tafsir Al-Wajiz
26. Sungguh, Kami telah meneguhkan kedudukan mereka dalam hal harta dan kesehatan/kekuatan, dan panjang umur. Kalian belum pernah Kami anugerahkan semisal itu wahai penduduk Makkah, dengan derajat/ukuran yang belum pernah kalian capai. Kami telah memberikan kepada mereka pendengaran, penglihatan dan hati untuk memahami bukti-bukti kebenaran. Namun itu semua tidak berguna apa-apa bagi mereka. Sehingga mereka tidak akan pernah sampai kepada pentauhidan terhadap Allah dan tidak bisa membebaskan mereka dari azab. Itu semua karena mereka telah mengingkari dan mendustakan ayat Allah. Azab telah turun pada mereka atas ayat dan azab yang telah mereka olok-olok dan mereka minta terus menerus. In makkannakum terdapat huruf nafi, fama aghna bermakna tidak berguna sama sekali. Min setekah huruf nafi berfungsi menguniversalkan kata setelahnya. Idz kaanuu terdapat huruf ta’lil yang bermakna karena sebelumnya mereka adalah...

Sumber tafsir dari tafsirweb.com