Surah Al-Anfal : Ayat 25
وَٱتَّقُوا۟ فِتْنَةً لَّا تُصِيبَنَّ ٱلَّذِينَ ظَلَمُوا۟ مِنكُمْ خَآصَّةً ۖ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّ ٱللَّهَ شَدِيدُ ٱلْعِقَابِ

"Dan peliharalah dirimu dari pada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya."

Tafsir Ringkas Kemenag
Dan di samping kamu berkewajiban memenuhi panggilan Allah dan rasul-Nya, peliharalah dirimu dari siksaan yang ketika datang sekalikali tidak hanya menimpa secara khusus orang-orang yang zalim saja, yakni yang melanggar dan enggan memperkenankan seruan rasul, di antara kamu, tetapi juga kepada mereka yang membiarkan kemungkaran merajalela. Lindungilah diri kalian dari dosa-dosa besar yang merusak tatanan masyarakat. Jauhilah sikap enggan berjihad di jalan Allah, perpecahan dan rasa malas melaksanakan kewajiban amar makruf nahi mungkar. Karena, akibat buruk dosa itu akan menimpa semua orang, tidak khusus hanya orang yang berbuat kejahatan saja. Ketahuilah bahwa Allah sangat keras siksa-Nya. Salah satu bentuk bencana yang menimpa semua pihak'yang terlibat langsung dalam dosa atau tidak'adalah kekacauan dalam masyarakat, kegelisahan dan hilangnya rasa aman, serta penindasan. Ketika hukum itu diabaikan, semua orang merasa cemas sebagaimana pernah dialami masyarakat di mekah. Oleh karenanya, mereka diingatkan kembali tentang itu agar dapat mensyukuri nikmat Allah. Dan ingatlah wahai kaum muslim'meski saat ini kamu telah menjadi bangsa yang kuat' masa-masa ketika kamu para muhajirin masih berjumlah sedikit, lagi tertindas karena satu dan lain sebab di bumi mekah, atau di mana saja di persada bumi ini. Dan kamu dicekam rasa takut orang-orang mekah atau di mana saja yang merupakan musuh-Musuhmu akan menculik kamu satu per satu. Kemudian kamu berhijrah atas perintah Allah ke kota yasrib (madinah) atau ke mana saja yang ditetapkan Allah, maka dia memberi kamu tempat menetap di madinah atau lainnya dan menjadikan kamu kuat dengan pertolongan-Nya, terutama saat terjadi perang badar, dan menganugerahkan kepada kamu rezeki berupa harta rampasan perang dan lainnya yang baik-baik agar kamu bersyukur atas pemberian itu dan terus berjuang demi menjunjung tinggi kalimat yang benar.
Tafsir Ibnu Katsir
Allah SWT memperingatkan hamba-hambaNya yang mukmin terhadap (fitnah) yaitu ujian dan cobaaan. Dan fitnah itu mencakup semua orang tidak tidak hanya orang-orang durhaka dan orang yang melakukan dosa saja, melainkan mencakup keduanya, dimana tidak ada yang dapat menolak dan menghilangkannya. Sebagaimana Imam Ahmad berkata, dari Mutharrif, dia berkata,”Kami bertanya kepada Az-Zubair,"Wahai Abu Abdullah, apakah yang mendorong kamu datang? Kamu telah menyia-nyiakan khalifah yang telah terbunuh, lalu kamu datang untuk menuntut darahnya" Az-Zubair menjawab,"Sesungguhnya kami dulu di masa Rasulullah SAW. Abu Bakar, Umar, dan Utsman membaca (Dan peliharalah diri kalian dari siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kalian) Kami tidak mengira bahwa kami adalah orang-orang yang dimaksud sehingga fitnah itu terjadi di kalangan kami. Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (Dan peliharalah diri kalian dari siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kalian) yaitu khusus para sahabat Nabi SAW. Di riwayat lain dia juga meriwayatkan dari Ibnu Abbas dalam riwayat lain tentang penarsiran ayat ini, bahwa Allah memerintahkan kepada orang-orang mukmin, agar tidak menyetujui kemungkaran di hadapan mereka, sehingga Allah akan menimpakan siksa secara umum kepada mereka. Penafsiran ini sangat baik. Oleh karena itu Mujahid berkata tentang firmanNya: (Dan peliharalah diri kalian dari siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kalian) ayat ini juga berlaku untuk kalian
Tafsir As-Sa'di
25 “dan perihalah dirimu dari siksaan yang tidak khusus menimpa orang orang yang zhalim saja diantara kamu” akan tetapi ia menimpa pelaku kezhaliman dan juga selainnya. hal itu jika kezhaliman muncul dan tidak dirubah maka azabnya akan menimpa pelaku dan selainnya. Menghindari fitnah ini adalah dengan melarang kemungkaran dan melawan para pengusung kejahatan dan kerusakan serta tidak memberi mereka peluang untuk berbuat dosa dan kemaksiatan sebisa mungkin. ”dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaanNya” bagi orang yang melakukan penyebab kemungkaranNya dan menjauhi ridhaNya.
Tafsir Al-Wajiz
25 Dan peliharalah dirimu wahai orang mukmin dari siksaan, bencana dan terlena dengan kenikmatan dunia yang itu tidak hanya menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu namun menimpa semua orang. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya kepada orang yang membangkang. Maksudnya adalah peringatan atas fitnah dan perlawanan orang-orang yang sombong

Sumber tafsir dari tafsirweb.com