Surah Muhammad : Ayat 25
إِنَّ ٱلَّذِينَ ٱرْتَدُّوا۟ عَلَىٰٓ أَدْبَٰرِهِم مِّنۢ بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُمُ ٱلْهُدَى ۙ ٱلشَّيْطَٰنُ سَوَّلَ لَهُمْ وَأَمْلَىٰ لَهُمْ
"Sesungguhnya orang-orang yang kembali ke belakang (kepada kekafiran) sesudah petunjuk itu jelas bagi mereka, syaitan telah menjadikan mereka mudah (berbuat dosa) dan memanjangkan angan-angan mereka."
Tafsir Ringkas Kemenag
Dalam ayat ini dijelaskan bahwa orang-orang yang kembali kafir setelah nyata bagi mereka adalah orang yang termakan dan terpe-ngaruh oleh tipu daya setan. Sesungguhnya orang-orang yang berbalik kepada kekafiran, setelah petunjuk itu yang disampaikan Allah melalui rasul-Nya jelas bagi mereka, maka setanlah yang merayu mereka untuk berbuat dosa dan memanjangkan angan-angan mereka. Mereka terbuai oleh angan-angan palsu, sesuai dengan dorongan hawa nafsu, sehinggga terasa indah keburukan yang mereka lakukan. 26. Orang-orang munafik kembali kepada kekafiran, padahal tadi-Nya mereka kelihatan telah beriman, karena memihak dan bersekutu dengan orang-orang yahudi untuk memerangi orang yang beriman. Kaum munafik menyatakan bahwa mereka akan turut berperang di pihak orang-orang yahudi dari suku bani na'ir dan bani qurai'ah menghadapi kaum muslim, sekiranya orang yahudi diusir dari madinah. Yang demikian itu, yakni kesesatan dan kemurtadan itu, karena sesungguhnya mereka telah mengatakan kepada orang-orang yang tidak senang kepada apa yang diturukan Allah, yakni orang yahudi dari suku bani nadzir dan bani quraidzah atau kaum musyrik mekah yang mempunyai hubungan dengan musuh-Musuh islam di madinah, 'kami akan mematuhi kamu dalam beberapa urusan, antara lain tidak ikut berperang sebagaimana yang dianjurkan nabi Muhammad. ' tetapi Allah mengetahui rahasia mereka dan tipu daya yang mereka sembunyikan.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 24-28 Allah SWT berfirman seraya memerintahkan kepada manusia untuk merenungkan dan memahami Al-Qur'an. Serta melarang mereka berpaling dari Al-Qur'an. Jadi Allah berfirman: (Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al-Qur’an ataukah hati mereka terkunci? (24)) yaitu, bahkan pada hati mereka terdapat kunci yang menutupnya. Oleh karena itu hati mereka terkunci mati. Tidak ada sesuatupun yang dapat menghidupkannya dapat masuk ke dalamnya. Kemudian Allah SWT berfirman (Sesungguhnya orang-orang yang kembali ke belakang (kepada kekafiran) sesudah petunjuk itu jelas bagi mereka) yaitu mereka meninggalkan keimanan dan kembali kepada kekafiran (sesudah petunjuk itu jelas bagi mereka, setan telah menjadikan mereka mudah (berbuat dosa)) yaitu, setan menjadikan mereka memandang baik perbuatan mereka (dan memanjangkan angan-angan mereka) yaitu menipu dan memperdaya mereka (Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka (orang-orang munafik) itu berkata kepada orang-orang yang benci kepada apa yang diturunkan Allah (orang-orang Yahudi), "Kami akan mematuhi kamu dalam beberapa urusan”) yaitu mendukung dan menasehati mereka untuk berbuat bathil dalam hati mereka. Demikianlah perkara orang-orang munafik, mereka menampakkan apa yang bertentangan dengan yang mereka sembunyikan. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (sedangkan Allah mengetahui rahasia mereka) yaitu mengetahui semua rahasia dan apa yang mereka sembunyikan, Allah Maha Melihat dan Maha Mengetahuinya. sebagaimana firmanNya: (Allah menulis siasat yang mereka atur di malam hari itu) (Surah An-Nisa: 81) Kemudian Allah SWT berfirman: (Bagaimanakah (keadaan mereka) apabila malaikat (maut) mencabut nyawa mereka seraya memukuli muka dan punggung mereka? (27)) yaitu bagaimanakah keadaan mereka apabila malaikat maut datang mencabut nyawa mereka, sedangkan ruh mereka membangkang untuk meninggalkan jasadnya, lalu malaikat maut mencabutnya dengan paksa seraya memukulinya. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka) (Surah Al-Anfal: 50). Allah SWT berfirman: (Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakaratul maut, sedangkan para malaikat memukul dengan tangannya,) (Surah Al-An’am: 93) yaitu dengan pukulan ((sambil berkata), "Keluarkanlah nyawamu.” Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayatNya) (Surah Al-An'am: 93) Oleh karena itu Allah berfirman di sini (Yang demikian itu karena sesungguhnya mereka mengikuti apa yang menimbulkan kemurkaan Allah dan (karena) mereka membenci (apa yang menimbulkan) keridaan-Nya; sebab itu Allah menghapus (pahala) amal-amal mereka (28))
Tafsir As-Sa'di
25. Allah mengabarkan tentang kondisi orang-orang murtad dari petunjuk dan iman dan mundur ke belakang menuju kesesatan dan kekufuran bukan berdasarkan suatu dalil yang menunjukkan mereka dan juga tanpa penjelasan yang nyata, namun kemurtadan mereka itu karena ajakan musuh mereka (setan), kebatilan yang dihiasi oleh setan, sehingga terlihat baik bagi mereka serta dikte yang dilakukan setan kepada mereka. “Syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.” –An Nisa:120-
Tafsir Al-Wajiz
25. Sesungguhnya, orang-orang yang kembali kepada kekafiran, justru setelah mendapat petunjuk iman yang jelas, mereka adalah orang munafik. Mereka mengingkari jalan kebenaran yang telah jelas bagi mereka. Setan telah membuat mereka mudah melakukan dosa dan memanjakan mereka dengan angan-angan kosong yang keliru