Surah Az-Zukhruf : Ayat 23
وَكَذَٰلِكَ مَآ أَرْسَلْنَا مِن قَبْلِكَ فِى قَرْيَةٍ مِّن نَّذِيرٍ إِلَّا قَالَ مُتْرَفُوهَآ إِنَّا وَجَدْنَآ ءَابَآءَنَا عَلَىٰٓ أُمَّةٍ وَإِنَّا عَلَىٰٓ ءَاثَٰرِهِم مُّقْتَدُونَ

"Dan demikianlah, Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang pemberi peringatanpun dalam suatu negeri, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata: “Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama dan sesungguhnya kami adalah pengikut jejak-jejak mereka”."

Tafsir Ringkas Kemenag
23. Dan apa yang dikatakan oleh kaum musyrik mekah kepadamu sekarang, wahai nabi Muhammad, demikian juga yang dikatakan oleh umat-umat terdahulu ketika kami mengutus seorang pemberi peringatan, yaitu nabi atau rasul sebelum engkau diutus, dalam suatu negeri di lokasi mana pun di bumi ini, orang-orang yang hidup mewah secara durhaka di masing-masing negeri itu selalu berkata, 'sesungguhnya kami mendapati nenek moyang kami yang juga orang-orang terkemuka dan paham menganut suatu agama, yakni kepercayaan yang mereka yakini benar dan sesungguhnya kami tidak lain, kecuali sekadar pengikut-pengikut yang mengikuti jejak-jejak mereka. '24. Apa yang dikatakan oleh umat-umat terdahulu itu dijawab oleh para rasul utusan Allah itu dengan mengatakan, 'dan apakah kamu akan mengikutinya juga sekalipun aku membawa untukmu agama, yakni keyakinan dan kepercayaan, yang lebih baik daripada apa yang kamu peroleh dari agama dan kepercayaan yang dianut nenek moyangmu dahulu'' dengan sikap menentang, mereka menjawab, 'sesungguhnya kami mengingkari agama yang kamu diperintahkan untuk menyampaikannya. '.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 21-25 Allah SWT berfirman serya mengingkari orang-orang musyrik yang menyembah selain Allah tanpa keterangan, tanpa dalil, dan tanpa hujjah (Atau adakah Kami memberikan sebuah kitab kepada mereka sebelumnya) yaitu sebelum mereka menyekutukan Allah (lalu mereka berpegang dengan kitab itu?) yaitu apa yang mereka alami itu tentu saja tidak seperti itu. sebagaimana firmanNya: (Atau pernahkah Kami menurunkan kepada mereka keterangan, lalu keterangan itu menunjukkan (kebenaran) apa yang mereka selalu mempersekutukan dengan Tuhan? (35)) (Surah Ar-Rum) yaitu perkaranya tidak demikian. Kemudian Allah SWT berfirman: (Bahkan mereka berkata, "Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama, dan sesungguhnya kami orang-orang yang mendapat petunjuk dengan (mengikuti) jejak mereka” (22)) yaitu mereka dalam kemusyrikannya itu tidak mempunyai dasar selain dari mengikuti jejak bapak-bapak dan nenek moyang mereka. Bahwa mereka berada pada suatu agama. Makna yang dimaksud adalah agama, yaitu firmanNya SWT: (Sesungguhnya (agama tauhid) ini adalah agama kamu semua, agama yang satu) (Surah Al Anbiya’: 92) Ucapan mereka: (dan sesungguhnya kami terhadap jejak mereka) yaitu di belakang mereka (adalah orang-orang yang mendapat petunjuk) Ini merupakan pengakuan dari mereka tanpa dalil. Kemudian Allah SWT menjelaskan bahwa ucapan mereka yang demikian itu telah didahului orang-orang yang serupa dan setara dengan mereka dari kalangan umat-umat terdahulu yang mendustakan para rasul. Hati mereka semua sama, maka perkataan mereka juga sama (Demikianlah tidak seorang rasul pun yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, melainkan orang-orang itu mengatakan, "Ia adalah seorang tukang sihir atau orang gila” (52) Apakah mereka saling berpesan tentang apa yang dikatakan itu. Sebenarnya mereka adalah kaum yang melampaui batas (53)) (Surah Adz-Dzariyat) Demikian juga Allah berfirman di sini: (Dan demikianlah, Kami tidak mengutus sebelum kamu seorang pemberi peringatan pun dalam suatu negeri, melainkan orang-orang yang hidup mewah di negeri itu berkata, “Sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama dan sesungguhnya kami adalah pengikut jejak-jejak mereka” (23)) Kemudian Allah SWT berfirman: (Berkatalah) wahai Muhammad, kepada orang-orang musyrik (Apakah (kamu akan mengikutinya juga) sekalipun aku membawa untukmu (agama) yang lebih (nyata) memberi petunjuk daripada apa yang kamu dapati bapak-bapakmu menganutnya?” Mereka menjawab, "Sesungguhnya kami mengingkari agama yang kamu diutus untuk menyampaikannya”) yaitu, seandainya mereka mengetahui dan meyakini kebenaran dari apa kalian sampaikan kepada mereka, sungguh mereka tetap tidak mau mengikutinya, karena jeleknya niat mereka dan sifat mereka yang takabur terhadap kebenaran dan para penganutnya. Allah SWT berfirman: (Maka Kami binasakan mereka) yaitu umat-umat yang mendustakan itu dengan berbagai macam azab. Sebagaimana apa yang dijelaskan Allah SWT dalam kisah mereka (maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang mendustakan itu) yaitu bagaimana mereka dilenyapkan dan dibinasakan, dan bagaimana Allah menyelamatkan orang-orang yang beriman?
Tafsir As-Sa'di
23. “dan demikianlah, kami tidak mengutus sebelum kamu seorang pemberi peringatan pun dalam suatu negeri, melainkan orang-orang yang hidup mewah dinegeri itu berkata,” yaitu orang-orang yang hidup mewah dan para pembesar yang dibuat angkuh oleh dunia dan tertipu karena harta, serta merasa tinggi hati terhadap kebenaan, “sesungguhnya kami mendapati bapak-bapak kami menganut suatu agama dan sesungguhnya kami adalah pengikut jejak-jejak mereka.” Artinya, mereka itu bukanlah orang-orang pertama dan mereka bukanlah orang yang pertama kali mengucapkan kata-kata itu. Inilah hujjah yang orang-orang musyrik yang sesat karena mengikuti nenek moyang mereka yang sesat. Mereka tidak bermaksud mengikuti kebenaran dan petunjuk, tapi hanya karena rasa fanatisme semata yang dimaksud untuk menolong kebatilan mereka.
Tafsir Al-Wajiz
23. Seperti halnya orang-orang musyrik yang membenarkan kesyirikan, orang-orang yang hidup mewah dan penuh nikmat, yaitu para pemimpin dan orang-orang sombong dari umat-umat terdahulu yang mendapat kiriman para rasul juga berkata: “Sesungguhnya kami mendapati leluhur kami berada di jalan dan agama yang diwariskan, sedangkan kami berjalan mengikuti jalan mereka” Ayat ini diturunkan untuk Walid bin Mughirah, Abu Sufyan, Abu Jahal, ‘Utbah, dan Syaibah bin Rabi’ah dari suku Quraisy. Apa yang diucapkan mereka juga diucapkan umat sebelum mereka

Sumber tafsir dari tafsirweb.com