Surah Az-Zumar : Ayat 20
لَٰكِنِ ٱلَّذِينَ ٱتَّقَوْا۟ رَبَّهُمْ لَهُمْ غُرَفٌ مِّن فَوْقِهَا غُرَفٌ مَّبْنِيَّةٌ تَجْرِى مِن تَحْتِهَا ٱلْأَنْهَٰرُ ۖ وَعْدَ ٱللَّهِ ۖ لَا يُخْلِفُ ٱللَّهُ ٱلْمِيعَادَ

"Tetapi orang-orang yang bertakwa kepada Tuhannya mereka mendapat tempat-tempat yang tinggi, di atasnya dibangun pula tempat-tempat yang tinggi yang di bawahnya mengalir sungai-sungai. Allah telah berjanji dengan sebenar-benarnya. Allah tidak akan memungkiri janji-Nya."

Tafsir Ringkas Kemenag
19-20. Tugas rasul tidak lebih dari sekadar menyampaikan dakwah kepada umatnya. Hanya Allahlah yang memberi hidayah kepada yang dia kehendaki. Maka apakah orang-orang yang telah dipastikan mendapat azab karena kekafiran mereka; apakah engkau akan mampu menye-lamatkan orang yang dipastikan berada dalam api neraka' tentu tidak mampu. Tetapi, orang-orang yang bertakwa kepada tuhannya dengan melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya, mereka mendapat kamar-kamar di surga yang di atasnya terdapat pula kamar-kamar yang dibangun bertingkat-tingkat, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dengan aneka rasa dan warna (lihat pula: surah mu'ammad/47: 15). Itulah janji Allah yang sebenar-benarnya. Allah tidak akan pernah memungkiri janji-Nya. 21. Wahai manusia, apakah engkau tidak memperhatikan bahwa Allah menurunkan air hujan dari langit, lalu diaturnya air hujan itu menjadi sumber-sumber air yang memancar dan sungai-sungai yang mengalir di bumi, kemudian dengan air itu ditumbuhkan-Nya tanam-tanaman yang bermacam-macam warnanya, kemudian tumbuhan itu berubah menjadi kering dan layu, lalu engkau melihatnya kekuning-kuningan setelah segar kehijauan, kemudian dijadikan-Nya tumbuhan itu mati dan hancur berderai-derai. Sungguh, pada proses penciptaan yang demikian bertahap-tahap itu terdapat pelajaran berharga dan nasihat bermanfaat bagi orang-orang yang mempunyai akal sehat dan fitrah yang lurus.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 19-20 Allah SWT berfirman, "Apakah engkau mampu menyelamatkan orang yang telah ditakdirkan Allah celaka dari kesesatan dan kebinasaannya?" yaitu tidak ada seorangpun yang dapat memberinya petunjuk selain Allah SWT, karena sesungguhnya barangsiapa yang disesatkan Allah, maka tiada seorangpun yang dapat memberinya petunjuk; dan barangsiapa yang diberi petunjuk Allah, maka tidak ada seorangpun yang dapat menyesatkannya. Kemudian Allah SWT memberitahukan tentang para hambaNya yang berbahagia, bahwa bagi mereka itu ruangan-ruangan di dalam surga, yaitu berupa istana-istana (di atasnya dibangun pula tempat-tempat yang tinggi) yaitu dibangun tingkatan-tingkatan yang tinggi dan kokoh dan penuh dengan perhiasan yang tinggi. Firman Allah SWT: (yang di bawahnya mengalir sungai-sungai) yaitu sungai-sungai itu mengalir di sela-sela itu sesuai dengan yang dikehendaki mereka dan dapat dialirkan sesuai kehendak mereka (Allah telah berjanji dengan sebenar-benarnya) yaitu, yang telah kami sebutkan di atas adalah janji Allah bagi para hambaNya yang beriman (Allah tidak akan memungkiri janjinya)
Tafsir As-Sa'di
20. Akan tetapi puncak keberuntungan dan puncak kemenangan adalah bagi orang-orang yang bertakwa, yaitu orang-orang yang telah Allah sediakan karamah dan berbagai macam kenikmatan untuk mereka yang tidak bisa dinilai kadarnya. “Mereka mendapat tempat-tempat yang tinggi,” yakni, kedudukan-kedudukan yang tinggi yang terukir indah, yang karena keindahan, kemegahan, dan kebeningannya sehingga bagian luarnya tampak dari bagian dalamnya dan bagian dalamnya tampak dari bagian luarnya; dan karena ketinggiannya hingga ia terlihat sebagaimana tampaknya bintang yang jauh berada di ufuk timur atau bintang yang jauh berada di ufuk barat. Maka dari itu Allah berfirman, “Di atasnya dibangun pula tempat-tempat yang tinggi,” maksudnya, sebagiannya berada di atas sebagian yang lain, “yang dibangun” dengan emas dan perak, sedangkan pewanginya adalah minyak kasturi yang sangat istimewa, “yang di bawahnya mengalir sungai-sungai,” yang mengalir mengairi kebun-kebun nan rindang dan pohon-pohon nan bersih, sehingga menghasilkan berbagai macam buah-buahan yang lezat-lezat dan buah-buahan yang masak. “Allah telah berjanji dengan sebenar-benarnya. Allah tidak akan mengingkari janjiNya.” Dia telah menjanjikan kepada orang-orang yang bertakwa pahala ini, maka pasti ditepatiNya. Maka hendaklah mereka memenuhi sifat-siifat takwa, agar Allah memenuhi pahala untuk mereka.
Tafsir Al-Wajiz
20. Tetapi mereka yang taat kepada Tuhannya, mereka mendapatkan kamar-kamar di surga, sebab surga berisikan kedudukan-kedudukan, dibawah kamar-kamar tersebut mengalir air sungai yang sejuk, mereka penuh dengan kesenangan dan keindahan, itulah janji Allah yang pasti, dan Allah tidak meningkari janjiNya

Sumber tafsir dari tafsirweb.com