Surah Saba : Ayat 20
وَلَقَدْ صَدَّقَ عَلَيْهِمْ إِبْلِيسُ ظَنَّهُۥ فَٱتَّبَعُوهُ إِلَّا فَرِيقًا مِّنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ

"Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka lalu mereka mengikutinya, kecuali sebahagian orang-orang yang beriman."

Tafsir Ringkas Kemenag
Kedurhakaan kaum saba' membuktikan betapa iblis mampu me-realisasikan sumpahnya di hadapan Allah ketika dia terkutuk akibat membangkang perintah Allah untuk bersujud kepada nabi adam. 'dan sungguh, iblis telah dapat meyakinkan dengan berbagai tipu daya terhadap mereka, anak-cucu nabi adam, tentang kebenaran sangkaannya bahwa dia mampu menjerumuskan manusia ke jalan kesesatan, lalu mereka mengikutinya, kecuali sebagian dari orang-orang mukmin yang kuat keimanannya (lihat juga: ''d/38: 82'83). 21. Alasan Allah memberi iblis kesempatan untuk menjerumuskan manusia ke dalam kesesatan adalah untuk menguji keimanan manusia. Dan tidak ada kekuasaan bagi iblis terhadap mereka, yakni anak-cucu nabi adam, melainkan hanya agar kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya akhirat dan siapa yang masih ragu-ragu tentang akhirat itu. Dan tuhanmu maha memelihara segala sesuatu di alam semesta.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 20-21 Setelah menyebutkan tentang negeri Saba’ dan perkara mereka mereka karena mengikuti hawa nafsu dan setan, Allah memberitahukan tentang orang-orang yang serupa dengan mereka dari kalangan orang-orang yang mengikuti iblis, hawa nafsu, dan menentang kebenaran serta jalan petunjuk. Maka Allah SWT berfirman: (Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka) Ayat ini sebagaimana dengan firman Allah yang memberitahukan tentang iblis ketika membangkang tidak mau bersujud kepada nabi Adam, Kemudian iblis berkata: (Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebagian kecil) (Surah Al-Isra: 62) dan (kemudian aku akan datangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapatkan sebagian besar dari mereka bersyukur (taat) (17)) (Surah Al-A'raf) Ayat-ayat tentang hal ini cukup banyak Firman Allah SWT: (Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka) Ibnu Abbas berkata bahwa makna nya adalah hujjah. Firman Allah: (melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dan siapa yang ragu-ragu) yaitu, sesungguhnya Kami membiarkan iblis menggoda mereka, agar tampak nyata perkara mereka, siapakah yang beriman kepada akhirat, adanya akhirat, hari perhitungan, dan hari pembalasan. Maka dia menyembah Tuhannya SWT dengan baik di dunia, dan siapakah yang meragukan hal itu di antara mereka. Firman Allah SWT: (Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu) yaitu sekalipun Dia telah memelihara, tetapi orang yang tersesat tetaplah tersesat yaitu orang-orang yang mengikuti iblis. Dan dengan pemeliharaan­Nya, selamatlah orang-orang yang selamat yaitu orang-orang mukmin yang mengikuti para rasul
Tafsir As-Sa'di
20. Kemudian Allah menjelaskan bahwa kaum Saba’ teremasuk orang-orang yang mana iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka, yang mana ia berkata kepada Allah, "Iblis menjawab: "Demi kekuasaan Engkau aku akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali hamba-hamba-Mu yang mukhlis di antara mereka." (Shad:82-83). Ini adalah prasangka iblis, bukan keyakinannya, sebab dia tidak mengetahui yang ghaib dan dia tidak pernah menerima khabar dari Allah bahwasanya ia akan menyesatkan mereka semuanya, kecuali orang yang dikecualikan. Jadi, mereka dan orang-orang yang semisal mereka adalah termasuk orang yang mana iblis membuktikan sangkaannya terhadapnya,ia mengajak dan menyesatkan mereka, “lalu mereka mengikutinya, kecuali sebagian orang-orang yang beriman,” yang tidak kafir kepada nikmat Allah. Orang seperti ini tidak termasuk dalam sangkaan iblis. Boleh jadi kisah kaum Saba’ sudah habis pada Firman Allah, “Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi setiap orang yang sabar lagi bersyukur.” Kemudian Allah memulai hal baru, seraya berfirman, “Dan sesungguhnya iblis telah dapat membuktikan kebenaran sangkaannya terhadap mereka” yaitu terhadap jenis manusia. Jika demikian, maka ayat tersebut bermakna umum, meliputi setiap orang yang mengikuti iblis.
Tafsir Al-Wajiz
20. Sungguh benar sangkaan iblis tehadap mereka ketika menggoda mereka sehingga mereka mengikutinya kecuali satu kelompok dari orang-orang mukmin yang tidak mengikutinya karena keimanan mereka benar

Sumber tafsir dari tafsirweb.com