Surah Al-Hijr : Ayat 2
رُّبَمَا يَوَدُّ ٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ لَوْ كَانُوا۟ مُسْلِمِينَ

"Orang-orang yang kafir itu seringkali (nanti di akhirat) menginginkan, kiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang-orang muslim."

Tafsir Ringkas Kemenag
Orang kafir itu suatu saat nanti setelah berada di akhirat kelak kadangkadang menginginkan sekiranya mereka dahulu ketika di dunia menjadi orang muslim. Wahai nabi Muhammad dan kaum muslim, apabila mereka tetap keras pada pendiriannya, biarkanlah mereka di dunia ini makan dan bersenang-senang dan terus dilalaikan oleh angan-angan kosong mereka dari beriman, mengikuti dakwahmu, dan hal-hal penting lainnya. Kelak mereka akan mengetahui akibat perbuatan buruk yang pernah mereka lakukan.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 1-3 Pembahasan tentang huruf-huruf hijaiyyah ini telah dijelaskan di permulaan surah-surah. Firman Allah SWT: (Orang-orang yang kafir itu sering kali (nanti di akhirat) meng­inginkan) pemberitahuan tentang mereka bahwa mereka akan menyesali kekafiran mereka, dan mereka hanya bisa berharap seandainya mereka menjadi orang-orang muslim di dunia. DIkatakan, bahwa yang dimaksud adalah setiap orang kafir ketika didatangkan kepadanya hal itu maka dia menginginkan seandainya dia menjadi orang mukmin sebelumnya. Dikatakan juga, bahwa ini adalah pemberitahuan tentang hari kiamat, sebagaimana firmanNya: (Dan jika kamu (Muhammad) melihat ketika mereka dihadap­kan ke neraka, lalu mereka berkata, "Kiranya kami dikembali­kan (ke dunia) dan tidak mendustakan ayat-ayat Tuhan kami, serta menjadi orang-orang yang beriman" (27)) (Surah Al-An'am) Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud tentang firmanNya (Orang kafir itu kadang-kadang (nanti di akhirat) menginginkan, sekiranya mereka dahulu (di dunia) menjadi orang Muslim (2)) dia berkata bahwa ini tentang penghuni neraka Jahanam ketika mereka melihat teman-teman mereka keluar dari neraka. Firman Allah: (Biarkanlah mereka (di dunia ini) makan dan bersenang-senang) ancaman dan peringatan keras, sebagaimana firmanNya: (Katakanlah, "Bersenang-senanglah kalian, karena sesungguhnya tempat kembali kalian ialah neraka”) (Surah Ibrahim: 30) Firman Allah ("Makanlah dan bersenang-senanglah kalian (di dunia dalam waktu) yang pendek, sesung­guhnya kalian adalah orang-orang yang berdosa” (46))(Surah Al-Mursalat) Oleh karena itu Allah berfirman (dan dilalaikan oleh angan-angan (kosong)) yaitu dari bertaubat dan kembali (maka kelak mereka akan mengetahui) yaitu akibat perbuatan mereka
Tafsir As-Sa'di
2. ini merupakan salah satu faktor yang mengharuskan para makhluk untuk tunduk patuh kepadaNya, berserah diri terhadap hukumNya, dan menanggapinya dengan tangan terbuka, riang dan gembira. Sedangkan orang yang menyikapi nikmat agung ini dengan menampik dan mengingkarinya, maka dia termasuk orang orang yang mendustakan lagi sesat. Mereka akan kedatangan satu waktu, yang nantinya mereka akan berandai andai untuk menjadi orang orang muslim. maksudnya, tunduk patuh kepada hukum hukumNya. peristiwa itu terjadi tatkala tabir penutup tersingkap dan tanda tanda datangnya hari akhirat serta gejala gejala permulaan tibanya ajal tampak. Saat berada dalam suasana akhirat kelak, mereka berharap menjadi orang orang yang berserah diri, namun kesempatan sudah hilang. tapi memang mereka di dunia ini, tertipu.
Tafsir Al-Wajiz
2. Orang-orang yang kafir itu kelak di akhirat seringkali menginginkan bahwa kiranya mereka dahulu ketika di dunia menjadi orang-orang muslim yang senantiasa berserah diri kepada Allah dan beriman kepada Alquran. Kata rubama di sini digunakan untuk menunjukkan arti kebanyakan.

Sumber tafsir dari tafsirweb.com