Surah Ghafir : Ayat 19
يَعْلَمُ خَآئِنَةَ ٱلْأَعْيُنِ وَمَا تُخْفِى ٱلصُّدُورُ
"Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati."
Tafsir Ringkas Kemenag
Dia, yakni Allah, mengetahui pandangan mata yang khianat, seperti kerlingan sekejap yang mengarah kepada perbuatan maksiat walau orang lain tidak melihat, dan apa yang tersembunyi dalam dada yang tidak diutarakan dengan kata-kata. 20. Dan karena Allah itu maha mengetahui lagi maha bijaksana, dia mahasanggup memutuskan perkara dengan kebenaran. Sedang mereka dan apa yang disembah oleh mereka selain-Nya, tidak akan mampu memutuskan dengan sesuatu apa pun. Sesungguhnya Allah, hanya dialah tuhan yang maha mendengar lagi maha melihat.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 18-20 Yaum Al-Azifah adalah salah satu nama hari kiamat. Dinamakan demikian karena masanya sudah dekat, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Telah dekat terjadinya hari kiamat (57) Tidak ada yang akan menyatakan terjadinya hari itu selain Allah (58)) (Surah An-Najm) dan (Telah dekat (datangnya) saat itu dan telah terbelah bulan (1)) (Surah Al-Qamar) Firman Allah: (ketika hati (menyesak) sampai di kerongkongan dengan menahan kesedihan) Qatadah berkata bahwa hati menyesak sampai di tenggorokan karena takut yang dahsyat, dan hati tidak dapat keluar dan kembali ke tempatnya. Makna “kazhimin” adalah diam, tidak ada seorangpun yang dapat bicara kecuali dengan izin Allah: (Pada hari, ketika roh dan para malaikat berdiri bersaf-saf, mereka tidak berkata-kata kecuali siapa yang telah diberi izin kepadanya oleh Tuhan Yang Maha Pemurah, dan ia mengucapkan kata yang benar (38)) (Surah An-Naba’) Firman Allah: (Dia mengetahui (pandangan) mata yang khianat dan apa yang disembunyikan oleh hati) yaitu Allah SWT memberitahukan tentang ilmuNya yang sempurna dan meliputi segala sesuatu, yang agung dan yang hina, yang kecil dan yang besar, sertab yang kecil dan yang lembut, untuk memperingatkan manusia agar selalu merasa di bawah pengawasan Allah, sehingga mereka merasa malu dari Allah dengan sebenar-benarnya, dan bertakwa kepadaNya dengan sebenar-benarnya, serta merasa berada dalam pengawasanNya dengan perasaan seseorang yang mengetahui bahwa Dia melihatnya, karena sesungguhnya Allah SWT mengetahui pandangan yang khianat, sekalipun pandangan jujur yang ditampakkan, dan Dia mengetahui apa yang tersembunyi di dalam dada berupa rahasia hati dan semua rahasia lainnya. Allah SWT mengetahui pandangan saat melihat, apakah pandangan itu jujur ataukah tidak? Demikian juga dikatakan Mujahid dan Qatadah. As-Suddi berkata tentang firmanNya: (dan apa yang disembunyikan oleh hati) yaitu rasa waswas. Firman Allah: (Dan Allah menghukum dengan keadilan) yaitu, memutuskan hukum dengan adil. Diriwayatkandari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (Dan Allah menghukum dengan keadilan) yaitu Maha Kuasa untuk membalas satu kebaikan dengan satu kebaikan, dan satu keburukan dengan satu keburukan. (Sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat) Ini adalah hal yang ditafsirkan Ibnu Abbas tentang ayat ini, bahwa ini sebagaimana firmanNya SWT: (supaya Dia memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat jahat terhadap apa yang telah mereka kerjakan dan memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik dengan pahala yang baik) (Surah An-Najm:31) Firman Allah: (Dan sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah) yaitu berhala-berhala, sekutu-sekutu, dan tandingan-tandingan (tiada dapat menghukum dengan sesuatu pun) yaitu, tidak memiliki sesuatupun dan tidak dapat memutuskan sesuatu pun (Sesungguhnya Allah, Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat) yaitu Maha Mendengar semua ucapan makhlukNya dan Maha Melihat kepada mereka, maka Dia memberi petunjuk kepada siapa saja yang Dia kehendaki, dan menyesatkan siapa saja yang Dia kehendaki, Dialah Dzat yang Maha Bijaksana dan Maha Adil dalam semua itu
Tafsir As-Sa'di
19. “Dia mengetahui penghkianatan pandangan mata,” maksudnya, pandangan yang disembunyikan oleh seseorang dari temannya dan dari rekan-rekannya, yaitu mencuri pandangan,” dan apa yang disembunyikan oleh hati” dari hal-hal yang tidak dijelaskan oleh seseorang kepada orang lain. Jadi Allah mengetahui yang tersembunyi itu, apalagi perkara-perkara yang nyata, tentu Dia lebih mengetahui lagi.
Tafsir Al-Wajiz
19. Allah Maha Tahu terhadap pandangan mata yang khianat, yaitu pandangan birahi terhadap sesuatu yang tidak halal baginya. Allah juga Maha Mengetahui apa yang tersembunyi dalam hati