Surah Az-Zumar : Ayat 19
أَفَمَنْ حَقَّ عَلَيْهِ كَلِمَةُ ٱلْعَذَابِ أَفَأَنتَ تُنقِذُ مَن فِى ٱلنَّارِ
"Apakah (kamu hendak merubah nasib) orang-orang yang telah pasti ketentuan azab atasnya? Apakah kamu akan menyelamatkan orang yang berada dalam api neraka?"
Tafsir Ringkas Kemenag
19-20. Tugas rasul tidak lebih dari sekadar menyampaikan dakwah kepada umatnya. Hanya Allahlah yang memberi hidayah kepada yang dia kehendaki. Maka apakah orang-orang yang telah dipastikan mendapat azab karena kekafiran mereka; apakah engkau akan mampu menye-lamatkan orang yang dipastikan berada dalam api neraka' tentu tidak mampu. Tetapi, orang-orang yang bertakwa kepada tuhannya dengan melaksanakan perintah dan menjauhi larangan-Nya, mereka mendapat kamar-kamar di surga yang di atasnya terdapat pula kamar-kamar yang dibangun bertingkat-tingkat, yang mengalir di bawahnya sungai-sungai dengan aneka rasa dan warna (lihat pula: surah mu'ammad/47: 15). Itulah janji Allah yang sebenar-benarnya. Allah tidak akan pernah memungkiri janji-Nya
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 19-20 Allah SWT berfirman, "Apakah engkau mampu menyelamatkan orang yang telah ditakdirkan Allah celaka dari kesesatan dan kebinasaannya?" yaitu tidak ada seorangpun yang dapat memberinya petunjuk selain Allah SWT, karena sesungguhnya barangsiapa yang disesatkan Allah, maka tiada seorangpun yang dapat memberinya petunjuk; dan barangsiapa yang diberi petunjuk Allah, maka tidak ada seorangpun yang dapat menyesatkannya. Kemudian Allah SWT memberitahukan tentang para hambaNya yang berbahagia, bahwa bagi mereka itu ruangan-ruangan di dalam surga, yaitu berupa istana-istana (di atasnya dibangun pula tempat-tempat yang tinggi) yaitu dibangun tingkatan-tingkatan yang tinggi dan kokoh dan penuh dengan perhiasan yang tinggi. Firman Allah SWT: (yang di bawahnya mengalir sungai-sungai) yaitu sungai-sungai itu mengalir di sela-sela itu sesuai dengan yang dikehendaki mereka dan dapat dialirkan sesuai kehendak mereka (Allah telah berjanji dengan sebenar-benarnya) yaitu, yang telah kami sebutkan di atas adalah janji Allah bagi para hambaNya yang beriman (Allah tidak akan memungkiri janjinya)
Tafsir As-Sa'di
19. Maksudnya, orang-orang yang telah pasti ketentuan azab atasnya, karena ia terus dalam kesesatan, menentang dan kekufuran, maka kamu (Nabi) sama sekali tidak mempunyai jalan untuk memberinya petunjuk dan tidak pula kamu mampu menyelamatkannya dari neraka; dan itu pasti!
Tafsir Al-Wajiz
19. Maka apakah engkau akan mengubah nasib, orang-orang yang dipastikan mendapatkan adzab, karena mereka kafir, itulah firman Allah ta’ala: (maka kalian benar-benar akan memenuhi neraka jahannam), al a’raf (18/7) apakah engkau (Muhammad) akan menyelamatkan orang-orang yang berada dalam neraka?. Makna kata (afaman) (bukankah orang) berfaidah istifham inkari untuk nafi, apakah kamu berhak memilah milih diantara manusia? Dan firman Allah (bukankah kamu) bermakna menguatkan makna inkar dan nafi, ayat tersebut menyiratkan kesedihan Rasul yang menjaga keimanan umatnya