Surah An-Nisa : Ayat 175
فَأَمَّا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ بِٱللَّهِ وَٱعْتَصَمُوا۟ بِهِۦ فَسَيُدْخِلُهُمْ فِى رَحْمَةٍ مِّنْهُ وَفَضْلٍ وَيَهْدِيهِمْ إِلَيْهِ صِرَٰطًا مُّسْتَقِيمًا

"Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada (agama)-Nya niscaya Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat yang besar dari-Nya (surga) dan limpahan karunia-Nya. Dan menunjuki mereka kepada jalan yang lurus (untuk sampai) kepada-Nya."

Tafsir Ringkas Kemenag
Setelah menjelaskan bukti kebenaran dan cahaya petunjuk yang diperuntukkan bagi umat manusia, ayat ini menjelaskan sikap manusia dalam menghadapi bukti kebenaran itu. Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada tali Allah, yakni tuntunan agama-Nya yang terhimpun di dalam Al-Qur'an, maka Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat dan karunia yang besar dari-Nya, yaitu surga, dan memberikan kepadanya bermacam-macam karunia, dan menunjukkan mereka jalan yang lurus dalam kehidupan di dunia dan kelak di akhirat untuk sampai kepada-Nyapada ayat yang lalu Allah berjanji menuntun umat manusia dan menunjukkan kepada mereka jalan yang membawa kepada kebahagiaan, di dunia dan akhirat. Pada ayat ini dipenuhi sebagian dari janji Allah itu, yaitu berupa jawaban atas pertanyaan yang mereka ajukan. Mereka meminta fatwa kepadamu, nabi Muhammad, tentang kala'lah, yaitu seorang yang mati tidak meninggalkan ayah dan tidak meninggalkan anak. Katakanlah, Allah memberi fatwa kepadamu tentang kala'lah, yaitu jika seseorang mati dan dia tidak mempunyai anak, tetapi mempunyai saudara perempuan, maka bagiannya, yakni bagian dari saudara perempuan itu, adalah seperdua dari harta yang ditinggalkannya, dan saudaranya yang laki-laki mewarisi seluruh harta saudara perempuan, jika saudara perempuan itu mati dan saudara laki-laki itu masih hidup, ketentuan ini berlaku jika dia, saudara perempuan yang mati itu, tidak mempunyai anak. Tetapi jika saudara perempuan yang mewarisi itu berjumlah dua orang, maka bagi keduanya dua pertiga dari harta yang ditinggalkan oleh yang meninggal. Dan jika mereka, ahli waris itu, terdiri atas saudarasaudara laki-laki dan perempuan, maka bagian seorang saudara laki-laki sama dengan bagian dua saudara perempuan. Demikian Allah menerangkan hukum tentang pembagian waris kepadamu, agar kamu tidak sesat, dalam menetapkan pembagian itu. Allah maha mengetahui segala sesuatu yang membawa kebaikan bagimu dan yang menjerumuskan kamu ke dalam kesesatan, maka taatilah segala perintah-Nya dan jauhilah segala larangan-Nya.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 174-175 Allah SWT berfirman seraya berbicara kepada semua manusia, dan memberitahukan bahwa dia telah datang kepada mereka dengan membawa bukti yang agung dariNya, Itu adalah dalil yang tegas untuk membalas alasan dan hujjah yang mengandung kecurigaan. Oleh karena itu, Allah berfirman: (dan telah Kami turunkan kepadamu cahaya yang terang benderang), yaitu cahaya yang jelas menuju kebenaran. (Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepadaNya) yaitu mereka menggabungkan antara ibadah dan tawakal kepada Allah di semua perkara mereka. (niscaya Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat yang besar dari-Nya (surga) dan limpahan karunia-Nya) yaitu Allah merahmati mereka dan memasukkan mereka ke dalam surga, serta menambahkan kepada mereka pahala yang berlipat ganda dan mengangkan derajat mereka dari karunia dan kebaikanNya kepada mereka. (Dan menunjuki mereka kepada jalan yang lurus kepada-Nya) yaitu jalan yang jelas dan benar, tanpa ada kebengkokan dan penyimpanyan di dalamnya. Ini adalah sifat orang-orang mukmin di dunia dan akhirat. Mereka di dunia mengikuti jalan yang lurus dan selamat di semua keyakinan dan perbuatan mereka, dan di akhirat, mereka berada di jalan yang lurus yang mengantarkan ke taman-taman surga.
Tafsir As-Sa'di
175. Akan tetapi manusia terbagi menjadi dua bagian menurut keimanan kepada al-Quran dan mengambil manfaat darinya: “Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah” yaitu mengakui keberadaanNya, menyifatiNya dengan segala sifat kesempurnaan, menyucikanNya dari segala kekurangan dan aib, “dan berpegang teguh kepada (agama) Nya” yaitu mereka bersandar dan berpegang teguh kepada Allah serta berlepas diri dari daya dan kekuatan mereka dan hanya memohon pertolongan kepada Tuhan mereka, “niscaya Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat yang besar dariNya (surga) dan limpahan karuniaNya.” Maksudnya, Allah akan melingkupi mereka dengan rahmatNya yang khusus dan membimbing mereka kepada kebaikan, memenuhi mereka dengan ganjaran dan menghindarkan mereka dari cobaan dan musibah, “ dan menunjuki mereka kepada jalan yang lurus (untuk sampai) kepadaNya,” maksudnya, membimbing mereka kepada ilmu dana mal, mengetahui kebenaran dan mengamalkannya. Artinya, dan barangsiapa yang tidak beriman kepada Allah, tidak berpegang teguh kepadaNya, dan tidak mengamalkan kitab-kitabNya, niscaya Allah akan menolak mereka dari rahmatNya, menahan mereka dari limpahan karuniaNya membiarkan mereka dengan diri mereka sendiri, karena mereka tidak mendapat petunjuk , akan tetapi mereka tersesat dengan kesesatan yang nyata, sebagai hukuman buat mereka karena meninggalkan keimanan, hingga mereka memperoleh kesi-siaan dan kerugian. Kita memohon kepada Allah ampunan dan keselamatan serta kesehatan.
Tafsir Al-Wajiz
175 Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada agama-Nya serta Al-quran niscaya Allah akan memasukkan mereka ke dalam rahmat yang besar dari-Nya yaitu surga dan limpahan karunia-Nya berupa pahala. Allah juga akan menunjukkan kepada mereka jalan yang lurus tanpa ada bengkokan untuk sampai kepada-Nya yaitu agama Islam.

Sumber tafsir dari tafsirweb.com