Surah Al-Hajj : Ayat 16
وَكَذَٰلِكَ أَنزَلْنَٰهُ ءَايَٰتٍۭ بَيِّنَٰتٍ وَأَنَّ ٱللَّهَ يَهْدِى مَن يُرِيدُ
"Dan demikianlah Kami telah menurunkan Al Quran yang merupakan ayat-ayat yang nyata, dan bahwasanya Allah memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki."
Tafsir Ringkas Kemenag
Dan demikianlah kami telah menurunkannya, Al-Qur'an, kepada nabi Muhammad, meskipun orang-orang kafir tidak menyukainya, sebab Al-Qur'an itu yang merupakan ayat-ayat yang nyata, mudah dipahami, masuk akal, dan menyentuh hati bagi orang yang akal dan hatinya terbuka. Sesungguhnya Allah memberikan petunjuk dengan memudahkan memahami Al-Qur'an kepada siapa saja di antara umat manusia yang dia kehendaki. 17. Dalam kehidupan dunia perbedaan agama dan keyakinan itu kadang-kadang tidak terlihat pengaruhnya terhadap keberhasilan dan kegagalan hidup, tetapi berbeda dengan di akhirat. Sesungguhnya orang-orang beriman, orang yahudi, orang sabiin, orang nasrani, orang majusi dan orang musyrik, nasib mereka di akhirat berbeda. Allah pasti memberi keputusan di antara mereka pada hari kiamat, orang beriman mendapat rida Allah dan masuk surga, sedangkan orang-orang yang tidak ber-iman mendapat murka Allah dan masuk neraka. Sungguh, Allah menjadi saksi atas segala sesuatu yang terjadi pada diri mereka selama hidup di dunia.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 15-16 Ibnu Abbas berkata bahwa barangsiapa yang menyangka bahwa Allah tidak akan menolong nabi Muhammad SAW di dunia dan akhirat. maka hendaklah dia merentangkan tali (ke langit) yaitu langit-langit rumahnya (kemudian hendaklah ia melaluinya) dia berkata,”Kemudian dia menggantung dirinya dengan tali itu” Demikian juga dikatakan Mujahid, Ikrimah, Qatadah, dan lainnya. Abdurrahman bin Zaid bin Aslam berkata tentang firmanNya: (maka hendaklah ia merentangkan tali ke langit) yaitu untuk dia jadikan sebagai sarana mencapai langit, karena sesungguhnya pertolongan itu datang kepada nabi Muhammad dari langit. (kemudian hendaklah ia melaluinya) yaitu hal itu, jika dia mampu melakukan itu. Pendapat Ibnu Abbas dan para sahabatnya lebih utama dan jelas tentang maknanya serta lebih tepat dalam memberikan ejekan. Karena sesungguhnya makna yang dimaksud adalah barangsiapa yang menyangka bahwa Allah tidak akan menolong nabi Muhammad, kitabNya, dan agamaNya, maka hendaklah dia pergi bunuh diri, jika pertolongan Allah kepada NabiNya membuatnya sakit hati. Karena sesungguhnya Allah SWT pasti akan menolongnya. Allah SWT berfirman: (Sesungguhnya Kami akan menolong rasul-rasul Kami dan orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia dan pada hari tampilnya para saksi (hari Kiamat) (51) (yaitu) hari ketika permintaan maaf tidak berguna bagi orang-orang zalim dan mereka mendapat laknat dan tempat tinggal yang buruk (52)) (Surah Ghafir) Oleh karena itu Allah berfirman: (kemudian hendaklah ia pikirkan apakah tipu dayanya itu dapat melenyapkan apa yang menyakitkan hatinya) As-Suddi berkata bahwa yang dimaksud adalah tentang nabi nabi Muhammad SAW. Firman Allah: (Dan demikianlah Kami menurunkan Al-Qur’an) yaitu Al-Qur’an (yang merupakan ayat-ayat yang nyata) yaitu, jelas lafazh dan maknanya sebagai hujjah dari Allah terhadap manusia (dan bahwasanya Allah memberikan petunjuk kepada siapa yang Dia kehendaki) yaitu Dia menyesatkan siapa yang Dia kehendaki dan memberi petunjuk kepada yang Dia kehendaki. Miliknyalah hikmah yang sempurna dan hujjah yang pasti dalam hal itu (Dia tidak ditanya tentang apa yang diperbuat-Nya, dan merekalah yang akan ditanyai (23)) (Surah Al-Anbiya’) Adapun Allah karena hikmah, rahmat, keadilan, pengetahuan, keperkasaan, dan kebesaranNya, maka tidak ada yang menanyakan tentang hukumNya. Dia Maha Cepat perhitunganNya
Tafsir As-Sa'di
16. Maksudnya, begitu pula saat Kami menerangkan dalam al-Quran penjelasan-penjelasan yang telah Kami uraikan, Kami menjadikannya sebagai ayat-ayat yang nyata lagi terang, yang menunjukkan kepada segenap kebutuhan-kebutuhan dan permasalahan-permasalahan yang bermanfaat. Hanya saja, hidayah hanya di Tangan Allah. Siapa saja yang dikehendaki oleh Allah untuk dikaruniai hidayah, niscaya dia akan mendapat hidayah melalui al-Quran. Ia akan menjadikannya sebagai petunjuk arah dan sumber keteladanannya dan ia menerangi diri dengan cahayanya. Dan orang yang Allah tidak berkehendak untuk memberinya hidayah, kendatipun setiap ayat telah mendatanginya, niscaya dia tidak akan beriman. Al-Quran tidak bermanfaat baginya sedikit pun. Bahkan akan menjadi penggugat baginya.
Tafsir Al-Wajiz
16. Sebagaimana Kami telah menurunkan ayat yang lebih dulu Kami juga menurunkan kepadamu ayat-ayat yang membawa bukti sangat jelas wahai Rasul. Bahwasanya Allah memberikan petunjuk dan menetapkan mereka dalam jalan-Nya kepada siapa yang Dia kehendaki.