Surah At-Taubah : Ayat 15
وَيُذْهِبْ غَيْظَ قُلُوبِهِمْ ۗ وَيَتُوبُ ٱللَّهُ عَلَىٰ مَن يَشَآءُ ۗ وَٱللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

"dan menghilangkan panas hati orang-orang mukmin. Dan Allah menerima taubat orang yang dikehendaki-Nya. Allah maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana."

Tafsir Ringkas Kemenag
Dan, selain itu, dia menghilangkan kemarahan hati mereka, orangorang mukmin, yang disebabkan penyiksaan yang begitu kejam terhadap mereka sejak di mekah. Namun begitu, jika mereka bertobat, maka akan diterima tobatnya dan mereka memiliki hak dan kewajiban yang sama dengan kalian. Demikian ini, karena Allah menerima tobat orang yang dia kehendaki jika memang secara tulus bertobat kepadanya. Allah maha mengetahui segala urusan hamba-hamba-Nya, mahabijaksana atas segala ketentuan syariat dan kebijakan-Nyaayat-ayat yang lalu menerangkan kewajiban kaum muslim untuk memerangi kaum musyrik yang merusak perjanjian damai dengan mereka, sedang ayat ini menegaskan alasannya bahwa perintah berperang itu demi membedakan mana yang berperang dengan ikhlas karena Allah dan yang mengharap duniawi semata. Apakah kamu, wahai kaum mukminin, mengira bahwa kamu akan dibiarkan begitu saja hanya gara-gara kamu mengaku sebagai orang mukmin (lihat: surah al'ankabut/29: 1-3), padahal Allah belum mengetahui kesungguhan keimanan kamu sebagai orang-orang yang berjihad di antara kamu dengan jihad yang sesungguhnya sehingga kaum musyrik tidak lagi berani merusak perjanjian dan mencerca agamamu, dan apakah juga telah terbukti bahwa kamu tidak mengambil kaum musyrik yang menjadi musuhmu itu sebagai teman yang setia selain Allah, rasul-Nya dan orang-orang yang beriman, sebab mereka akan selalu menciptakan kerusakan dan fitnah di antara kamu' sungguh, Allah mahateliti terhadap apa yang kamu kerjakan dan akan membalasnya dengan balasan yang setimpal.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 13-15 Ini juga untuk memotivasi dan memberi semangat untuk memerangi orang-orang musyrik yang merusak perjanjian mereka, dimana mereka bertekad untuk mengusir Rasulallah SAW dan Makkah. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan (ingatlah) ketika orang-orang kafir (Quraisy) memikirkan daya upaya untuk menangkap dan memenjarakanmu atau membunuhmu atau mengusirmu. Mereka memikirkan tipu daya dan Allah menggagalkan tipu dara itu. Dan Allah sebaik-baik Pembalas tipu daya (30)) (Surah Al-Anfal) Firman Allah: (dan merekalah yang pertama kali memulai memerangi kalian) Dikatakan bahwa maksudnya adalah perang Badar ketika mereka keluar Mekah untuk membantu kafilah mereka, setelah kafilah mereka selamat dan mereka mengetahui hal itu, maka mereka meneruskan perjalanannya untuk berperang karena kedengkian dan keangkuhan mereka, sebagaimana yang telah disebutkan sebelum itu. Firman Allah: (Apakah kalian takut kepada mereka, padahal Allah-lah yang berhak untuk kalian takuti, jika kalian benar-benar orang yang beriman) Allah SWT berfirman, "Janganlah kalian takut kepada mereka, tetapi takutlah kepadaKu. Akulah yang selayaknya ditakuti oleh hamba-hambaKu karena siksaan dan hukumanKu. Segala urusan berada dalam genggamanKu, dan apa yang Aku kehendaki maka terjadi, dan apa yang tidak Aku kehendaki maka tidak terjadi" Kemudian Allah berfirman seraya memberi tekad dan semangat kepada orang-orang mukmin dan menjelaskan hikmah dalam apa yang Dia syariatkan kepada mereka untuk berjihad, bersamaan dengan kuasaNya untuk membinasakan para musuh dengan perintah dari sisiNya: (Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tangan kalian dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kalian terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman (14)) Ayat ini mencakup semua orang mukmin. Mujahid, Ikrimah, dan As-Suddi berkata tentang firmanNya: (serta melegakan hati orang-orang yang beriman) yaitu Bani Khuza'ah, dan kata ganti di situ kembali kepada firmanNya: (dan menghilangkan panas hati orang-orang mukmin) kepada mereka juga. (Dan Allah menerima taubat orang yang dikehendaki-Nya) yaitu hamba-hambaNya (Allah Maha Mengetahui) yaitu sesuatu yang baik untuk hamba-hambaNya (Lagi Maha bijaksana) yaitu dalam perbuatan dan firmanNya yang berkaitan dengan makluk dan syariat. Dia melakukan apa yang Dia kehendaki dan memutuskan apa yang Dia inginkan, Dia Maha Adil lagi Maha Bijaksana yang tidak akan zalim selamanya. Dia tidak akan menyia-nyiakan kebaikan dan keburukaan mesikpun hanya seberat dzarrah , bahkan Dia akan membalasan di dunia dan akhirat.
Tafsir As-Sa'di
15. “Dan menghilangkan panas hati orang Mukmin.” Karena dihati orang-orang Mukmin terdapat kebencian dan permusuhan terhadap mereka, yang mana mereka memerangi dan membunuh mereka berarti obat bagi kesedihan yang ada di dalam hati orang-orang Mukmin, dan penghilang bagi kebencian yang ada dalam hati mereka, karena mereka melihat musuh-musuh itu adalah orang-orang yang memerangi Allah dan RasulNya, berusaha memadamkan cahaya Allah. Ini menunjukan kecintaan Allah kepada orang-orang yang beriman dan perhatianNya terhadap mereka, sehingga Dia menjadikan diantara maksud tujuan syariatnya adalah mengobati apa yang ada di dalam hati mereka dan meredam kemarahan mereka. Kemudian Allah berfirman, “Dan Allah menerima taubat orang yang dikehendakinya,” dari kalangan orang-orang yang memerangi itu dengan memberi mereka taufik untuk masuk Islam, menghiasinya dalam hati mereka, dan menjadikan kekufuran, kefasikan, dan kemaksiatan dibenci oleh hati mereka. “Allah Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana.” Allah meletakkan segala sesuatu pada tempatnya. Dia mengetahui orang-orang yang layak dengan iman lalu dia mewujudkannya kepadanya, dan siapa yang tidak layak maka dia membiarkannya dalam kesesatan dan kejahatan.
Tafsir Al-Wajiz
15 Pada ayat di atas ada 4 manfaat memerangi musuh, adapun di sini ada 5 manfaat yaitu menghilangkan panas hati orang-orang mukmin yang disakiti orang musyrik dengan penghianatan janji.. Dan Allah menerima taubat orang yang dikehendaki-Nya yang keislamannya bagus pada waktu Fathu Makkah. Allah maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana dalam segala perbuatan-Nya

Sumber tafsir dari tafsirweb.com