Surah Al-Ahzab : Ayat 15
وَلَقَدْ كَانُوا۟ عَٰهَدُوا۟ ٱللَّهَ مِن قَبْلُ لَا يُوَلُّونَ ٱلْأَدْبَٰرَ ۚ وَكَانَ عَهْدُ ٱللَّهِ مَسْـُٔولًا
"Dan sesungguhnya mereka sebelum itu telah berjanji kepada Allah: “Mereka tidak akan berbalik ke belakang (mundur)”. Dan adalah perjanjian dengan Allah akan diminta pertanggungan jawabnya."
Tafsir Ringkas Kemenag
Dan sungguh, sebelum itu, yaitu pada perang uhud, mereka telah berjanji kepada Allah di hadapan rasulullah bahwa mereka tidak akan berbalik ke belakang atau mundur dari medan perang. Dan mereka lupa bahwa perjanjian dengan Allah akan diminta pertanggungjawabannya di hari kiamat kelak. -.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 14-17 Allah SWT memberitahukan tentang mereka yang berkata: ("Sesungguhnya rumah-rumah kami terbuka (tidak ada penjaga).” Dan rumah-rumah itu sekali-kali tidak terbuka, mereka tidak lain hanyalah hendak lari) (Surah Al-Ahzab: 13) bahwa seandainya musuh memasuki mereka dari semua penjuru Madinah atau dari salah satu celahnya yang terbuka dari pertahanan, kemudian mereka diminta untuk masuk ke dalam kekafiran, maka mereka akan kafir dengan cepat, tanpa memelihara keimanan mereka dan tidak berpegang teguh kepadanya karena ketakutan dan kaget yang menimpa mereka. Demikian itu ditafsirkan oleh Qatadah, Abdurrahman bin Zaid, dan Ibnu Jarir. Ini merupakan celaan yang berat kepada mereka. Kemudian Allah memberitahukan mereka tentang apa yang mereka janjikan kepada Allah sebelum peristiwa yang menakutkan itu, bahwa mereka tidak akan membalikkan punggung mereka dan tidak akan lari dari medan perang (Dan adalah perjanjian dengan Allah akan diminta pertanggungjawabannya) yaitu sesungguhnya Allah SWT akan meminta pertanggungjawaban mereka tentang hal itu, dan ini merupakan suatu kepastian. Kemudian Allah SWT memberitahukan kepada mereka bahwa tindakan melarikan diri mereka dari medan perang tidak dapat menangguhkan ajal mereka dan memperpanjang usia mereka, bahkan adakalanya hal itu menjadi penyebab Dia menyegerakan azab mereka secara tiba-tiba. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (dan jika (kamu terhindar dari kematian), kamu tidak juga akan mengecap kesenangan kecuali hanya sebentar saja) yaitu setelah kalian melarikan diri (Katakanlah, "Kesenangan di dunia ini hanya sebentar, dan akhirat itu lebih baik untuk orang-orang yang bertakwa”) (Surah An-Nisa: 77) Kemudian Allah SWT berfirman: (Katakanlah, "Siapakah yang dapat melindungi kamu dari (takdir) Allah) yaitu melindungi kalian (jika Dia menghendaki bencana atasmu atau menghendaki rahmat untuk dirimu?” Dan orang-orang munafik itu tidak memperoleh bagi mereka pelindung dan penolong selain Allah) yaitu, tidak ada seorangpun yang dapat melindungi dan menolong mereka dan orang-orang selain mereka selain Allah SWT
Tafsir As-Sa'di
15. Ini adalah kondisi mereka. Padahal mereka sebenarnya sudah “berjanji kepada Allah sebelum itu, ‘Mereka tidak akan berbalik ke belakang.’ Dan perjanjian dengan Allah akan diminta pertanggungan jawabnya.” Dia akan meminta pertanggung jawaban atas janji itu. Namun ternyata mereka telah merusaknya. Lalu apa perkiraan mereka kalau bersikap begitu dengan Rabb mereka?
Tafsir Al-Wajiz
15. Sesungguhnya sebelum ini, orang-orang munafik yang meminta izin untuk kembali/pulang, mereka telah berjanji kepada Allah dan rasul-Nya sesudah perang Badr dan sebelum perang Ahzab untuk tidak melarikan diri dan tidak menyerah dari medan perang. Maksud al adbar adalah waktu dhuhur. Sesungguhnya janji di hadapan Allah akan dimintai pertanggungjawaban untuk dipenuhi pada hari kiamat, serta akan diperhitungkan.