Surah Az-Zumar : Ayat 14
قُلِ ٱللَّهَ أَعْبُدُ مُخْلِصًا لَّهُۥ دِينِى

"Katakanlah: “Hanya Allah saja Yang aku sembah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agamaku”."

Tafsir Ringkas Kemenag
13-14. Katakanlah pula wahai nabi, kepada manusia, 'sesungguhnya aku takut akan murka Allah dan azab yang menimpa pada hari yang sangat besar lagi dahsyat yaitu hari kiamat jika aku durhaka kepada tuhanku dengan melanggar perintah-Nya. ' katakanlah pula kepada mereka, 'hanya Allah yang aku sembah dengan penuh ketaatan kepada-Nya dan istikamah serta tulus dalam menjalankan agamaku. '15. Wahai manusia, jika kamu enggan mengikuti ajakanku untuk menyembah Allah dan lebih memilih jalan kekafiran dan kemusyrikan, maka sembahlah selain dia sesukamu! katakanlah, wahai nabi, kepada mereka, 'sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya karena melakukan perbu-atan yang menjerumuskan mereka ke dalam azab dan siksa pada hari kiamat. ' ingatlah! kerugian orang kafir yang demikian itu adalah kerugian yang nyata karena hanya azab kekal di neraka yang akan mereka terima di akhirat nanti.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 13-16 Allah SWT berfirman, "Katakanlah, wahai Muhammad, sebagai seorang utusan Allah SWT: ('Sesungguhnya aku takut akan siksaan hari yang besar jika aku durhaka kepada Tuhanku) yaitu hari kiamat. Ini merupakan syarat, sedangkan makna yang dimaksudnya adalah sindiran kepada yang lain dengan cara yang lebih utama dan lebih kuat (Katakanlah, "Hanya Allah sajalah yang aku sembah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agamaku” (14) Maka sembahlah olehmu (hai orang musyrik) apa yang kamu kehendaki selain Dia) Ini juga merupakan ancaman dan bentuk melepaskan diri dari mereka (Katakanlah, "Sesungguhnya orang-orang yang rugi”) yaitu hanyalah orang-orang yang sangat merugi (orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri dan keluarganya pada hari kiamat) yaitu mereka tercerai berai dan tidak akan bertemu lagi selamanya, apakah keluarga mereka dimasukkan ke dalam surga, sedangkan mereka sendiri masuk neraka atau semuanya menjadi penghuni neraka. Akan tetapi tidak ada kebersamaan dan kebahagiaan bagi mereka (Ingatlah, yang demikian itu adalah kerugian yang nyata) yaitu, yang demikian itu adalah kerugian yang jelas, gamblang, dan terang. Kemudian Allah menggambarkan keadaan mereka di neraka dan berfirman: (Bagi mereka lapisan-lapisan dari api di atas mereka dan di bawah mereka pun lapisan-lapisan (dari api)) sebagaimana Allah SWT berfirman: (Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka dan di atas mereka ada selimut (api neraka). Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim (41)) (Surah Al-A'raf) Firman Allah: (Demikianlah Allah mempertakuti hamba-hamba-Nya dengan azab itu) yaitu sesungguhnya Dia menceritakan berita yang pasti terjadi ini untuk menakuti hamba-hambaNya agar mereka menjauhi hal-hal yang diharamkan dan perbuatan dosa. Firman Allah SWT: (Maka bertakwalah kepada-Ku, hai hamba-hambaKu) yaitu, takutlah terhadap kemurkaan, siksaan, dan pembalasanKu
Tafsir As-Sa'di
14-15. “Katakanlah, ‘Hanya Allah saja yang aku sembah dengan memurnikan ketaatan kepadaNya dalam menjalankan agamaku. Maka sembahlah olehmu apa yang kamu kehendaki selain Dia’.” Ini sebagaimana difirmankanNya di dalam surat yang lain, Katakanlah: "Hai orang-orang yang kafir aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. Untukmulah agamamu dan untukkulah agamaku". (Al-Kafirun:1-6). “Katakanlah, ‘Sesungguhnya orang-orang yang rugi” yang sesungguhnya ialah “orang-orang yang merugikan diri mereka sendiri” di mana mereka mencegahnya mendapat pahala dan karena itu mereka berhak mendapat siksa yang sangat buruk “dan keluarganya pada Hari Kiamat.” Yakni, dicerai-beraikan di antara mereka, dan mereka sangat bersedih sesudahnya, dan bahkan tidak ada keselamatan padanya.
Tafsir Al-Wajiz
14. Katakanlah: "Aku hanya menyembah Allah, dengan penuh ketaatan kepadaNya, dengan tidak merusak dengan kesyirikan dan riya’, maka aku tidak akan menyembah selain Allah

Sumber tafsir dari tafsirweb.com