Surah Muhammad : Ayat 13
وَكَأَيِّن مِّن قَرْيَةٍ هِىَ أَشَدُّ قُوَّةً مِّن قَرْيَتِكَ ٱلَّتِىٓ أَخْرَجَتْكَ أَهْلَكْنَٰهُمْ فَلَا نَاصِرَ لَهُمْ

"Dan betapa banyaknya negeri yang (penduduknya) lebih kuat dari pada (penduduk) negerimu (Muhammad) yang telah mengusirmu itu. Kami telah membinasakan mereka, maka tidak ada seorang penolongpun bagi mereka."

Tafsir Ringkas Kemenag
Dan betapa banyak negeri yang penduduknya mendustakan Allah dan rasul-Nya dan mereka lebih kuat dan lebih banyak jumlahnya dari penduduk negerimu yakni penduduk negeri mekah yang telah mengusirmu itu. Meskipun demikian, kami telah membinasakan mereka dengan bermacam-macam cara; maka tidak ada seorang pun yang menolong mereka dari kehancuran. 14. Selanjutnya dijelaskan perbedaan antara kedua golongan itu dan mengapa orang-orang mukmin ditempatkan di tempat yang mulia dan orang-orang kafir ditempatkan di tempat yang rendah. Maka apakah orang yang berpegang pada keterangan yang datang dari tuhannya, ia melihat yang baik dan melakukannya dan memandang yang buruk kemudian meninggalkannya. Apakah orang yang demikian sifatnya itu sama dengan orang yang dijadikan oleh setan terasa indah baginya perbuatan buruknya itu dan sebaliknya tampak buruk baginya perbuatan yang baik dan oleh karena itu mereka senantiasa mengikuti keinginannya yang sesat dalam melakukan atau tidak melakukan perbuatan' pasti, tidak sama.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 10-13 Allah SWT berfirman: (Maka apakah mereka tidak mengadakan perjalanan) yaitu mereka yang menyekutukan Allah dan mendustakan rasul­Nya (di muka bumi sehingga mereka dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang sebelum mereka; Allah telah menimpakan kebinasaan atas mereka) yaitu Allah menghukum mereka karena pendustaan dan kekafiran mereka, yaitu orang-orang mukmin diselamatkan Allah dari kalangan mereka. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (dan orang-orang kafir akan menerima (akibat-akibat) seperti itu) Kemudian Allah SWT berfirman: (Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh ke dalam surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai) yaitu pada hari kiamat (Dan orang-orang yang kafir itu bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang-binatang) yaitu di dunia mereka senang, dan mereka hidup hanya untuk makan sebagaimana binatang ternak makan, yaitu tujuan mereka hanya makan dan bersenang-senang. Oleh karena itu disebutkan dalam hadits shahih:”Orang yang beriman makan dengan satu perut, sedangkan orang kafir makan dengan tujuh perut” Kemudian Allah berfirman: (Dan neraka adalah tempat tinggal mereka) yaitu di hari mereka mendapat pembalasan. Firman Allah: (Dan betapa banyaknya negeri-negeri yang (penduduknya) lebih kuat daripada (penduduk) negerimu (Muhammad) yang telah mengusirmu itu) yaitu penduduk Makkah (Kami telah membinasakan mereka; maka tidak ada seorang penolongpun bagi mereka) Ini merupakan ancaman keras dan peringatan tegas bagi penduduk Makkah karena mereka telah mendustakan Rasulallah SAW, padahal beliau adalah pemimpin para rasul dan penutup para nabi. Apabila Allah telah membinasakan umat-umat yang dahulu telah mendustakan para rasul yang sebelumnya, padahal mereka lebih kuat daripada penduduk Makkah. Maka bagaimanakah prasangka mereka tentang yang akan dilakukan Allah SWT terhadap mereka di dunia dan akhirat? Dan jika Allah membebaskan banyak dari mereka dari hukuman di dunia karena keberadaan Rasulullah SAW, Nabi pembawa rahmat, maka sesungguhnya azab akan memenuhi orang-orang kafir itu pada hari mereka dikembalikan kepadaNya (Siksaan itu dilipatgandakan kepada mereka. Mereka selalu tidak dapat mendengar (kebenaran) dan mereka selalu tidak dapat melihat (nya)) (Surah Hud: 20) Firman Allah SWT: (dari (penduduk) negerimu (Muhammad) yang telah mengusirmu itu) yaitu orang-orang yang telah mengusirmu dari kalangan mereka.
Tafsir As-Sa'di
13. Berapa banyak negeri-negeri orang yang mendustakan yang lebih kuat dari negerimu dari segi harta, anak, sekutu, bangunan dan peralatan yang telah Kami hancurkan ketika mereka mendustakan para rasul Kami, berbagai petuah dan nasihat tidak mempan bagi mereka. Kekuatan yang mereka miliki sama sekali tidak berguna untuk melindungi mereka dari siksaan Allah. Lantas bagaimana kondisi orang-orang lemah yang ada di negerimu itu pada saat mereka mengusirmu dari negerimu, mereka mendustakan dan menentangmu, padahal engkau adalah Rasul terbaik serta yang terbaik dari seluruh manusia sejak dari yang pertama hingga yang terakhir. Bukankah mereka lebih berhak untuk dibinasakan dan disiksa daripada yang lain andai Allah tidak mengutus RasulNya membawa rahmat dan kesabaran terhadap semua orang kafir dan penentang?
Tafsir Al-Wajiz
13. Betapa banyak para pendahulu penduduk negeri yang lebih kuat dan tangguh dari para penduduk negerimu: Makkah. Yaitu mereka yang telah mengusirmu dari Makkah. Kami telah membinasakan orang-orang terdahulu yang membangkang itu dengan berbagai azab. Mereka tidak mempunyai penolong dari azab yang mereka terima. Ibnu Abbas berkata: Ketika rasul SAW keluar dari gua, rasul melihat ke arah kota Makkah, lalu nabi berucap: “Makkah, engkau adalah negeri Allah yang paling aku cintai, jika tidak karena aku diusir darimu, aku tidak akan meninggalkanmu. Maka turunlah ayat ini

Sumber tafsir dari tafsirweb.com