Surah Al-Jasiyah : Ayat 13
وَسَخَّرَ لَكُم مَّا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ جَمِيعًا مِّنْهُ ۚ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَٰتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

"Dan Dia telah menundukkan untukmu apa yang di langit dan apa yang di bumi semuanya, (sebagai rahmat) daripada-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berfikir."

Tafsir Ringkas Kemenag
Dan hanya dia yang maha esa lagi mahakuasa yang dapat menundukkan bagi kemaslahatan kamu apa yang ada di langit, seperti bintang-bintang dan planet-planet serta apa yang ada di bumi, seperti tanah yang subur, air, dan lain-lainnya untuk kemaslahatan kamu semuanya sebagai rahmat dari-Nya. Sesungguhnya, dalam hal yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan dan kebesaran Allah bagi orang-orang yang berpikir dan merenungkan ayat-ayat-Nya. 14. Katakanlah, wahai nabi Muhammad, kepada orang-orang yang ber iman kepada Allah dan rasul-Nya, hendaklah mereka memaafkan orang-orang yang melakukan perbuatan jahat yang tidak takut akan hari-hari di mana Allah menimpakan siksaan kepada mereka karena dia akan membalas suatu kaum di akhirat nanti sesuai dengan apa yang telah mereka kerjakan di dunia ini.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 12-15 Allah SWT menyebutkan tentang nikmat-nikmatNya kepada para hambaNya melalui apa yang Dia tundukkan bagi mereka, yaitu laut (supaya kapal-kapal dapat berlayar padanya dengan seizin-Nya) Sesungguhnya yang menjadikan demikian adalah Allah; Dialah yang memerintahkan kepada laut untuk membawa kapal-kapal itu padanya (dan supaya kamu dapat mencari sebagian karunia-Nya) yaitu melalui berdagang dan mata pencaharian lainnya (dan mudah-mudahan kamu bersyukur) yaitu karena memperoleh berbagai macam manfaat yang didatangkan dari berbagai wilayah yang jauh. Kemudian Allah SWT berfirman: (Dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi) yaitu berupa bintang-bintang, gunung-gunung, lautan, sungai-sungai, dan semua dapat kalian manfaatkan, yaitu semua itu adalah karunia, kebaikan dan anugerah Allah. Oleh karena itu Allah berfirman: (semuanya (sebagai rahmat) dari-Nya) yaitu dari sisiNya, tidak ada sekutu bagiNya dalam hal itu. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya). Dan bila kamu ditimpa oleh kemudharatan, maka hanya kepada-Nyalah kamu meminta pertolongan (53) (Surah An-Nahl) Firman Allah SWT: (Katakanlah kepada orang-orang yang beriman, hendaklah mereka memaafkan orang-orang yang tiada takut akan hari-hari Allah) yaitu hendaklah mereka memaafkan orang-orang tersebut dan bersabar dalam menghadapi gangguan dari mereka. Hal ini ditetapkan di permulaan Islam. Orang-orang muslim diperintahkan untuk bersabar dalam menghadapi gangguan dari orang-orang musyrik dan orang-orang Ahli Kitab, agar sikap ini dijadikan sebagai pemikat hati untuk mereka. Tetapi setelah mereka tetap ingkar, maka Allah memerintahkan kepada orang-orang mukmin untuk berjuang dan berjihad melawan mereka. Demikian juga diriwayatkan dari Qatadah. Mujahid berkata tentang firmanNya: (orang-orang yang tiada takut akan hari-hari Allah) yaitu orang-orang yang tidak memperoleh nikmat-nikmat Allah SWT. Firman Allah SWT: (karena Dia akan membalas sesuatu kaum terhadap apa yang telah mereka kerjakan) yaitu, apabila orang-orang mukmin memaafkan mereka di dunia, maka sesungguhnya Allah SWT akan membalas amal mereka yang buruk itu di akhirat. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (Barangsiapa yang mengerjakan amal yang saleh, maka itu adalah untuk dirinya sendiri. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan, maka itu akan menimpa dirinya sendiri, kemudian kepada Tuhanmulah kamu dikembalikan (15)) yaitu kalian dikembalikan di hari kiamat kepada Allah SWT, lalu semua amal perbuatan kalian ditampakkan di hadapanNya. Maka Dia akan membalas semua amal perbuatan kalian, yang baik maupun yang buruk
Tafsir As-Sa'di
13. “dan Dia menundukkan untukmu apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi semuanya,” artinya, dari karunia dan kebaikanNya. Karunia dan kebaikan tersebut mencakup semua yang ada di langit dan di bumi, berupa matahari, bulan, bintang, meteor dan lainnya yang terdapat di langit dan di bumi, berupa matahari, bulan, bintang, meteor dan lainnya yang terdapat di langit serta berbagai macam binatang, tumbuh-tumbuhan, buah-buahan serta berbagai macam barang tambang dan lain sebagainya yang dipersiapkan untuk kepentingan dan kebutuhan pokok manusia. Semua karunia dan kebaikan tersebut mengharuskan manusia untuk mencurahkan semua daya upayanya untuk mensyukuri nikmat Allah serta menggerakkan pikiran dalam merenungkan tanda-tanda kebesaran dan berbagai hikmah yang diciptakan Allah. Karena itulah Allah berfirman,”sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang berpikir.” Secara garis besar, penciptaan semua yang tersebut di atas serta pengaturannya menunjukkan atas terlaksananya kehendak dan sempurnanya kuasa Allah. Kesetaraan, kerapian, indahnya ciptaan dan bentuk yang terdapat dalam penciptaan langit dan bumi adalah sebagai petunjuk atas kesempurnaan hikmah dan ilmu Allah. Keluasan, keagungan serta banyaknya makhluk ciptaan Allah menunjukkan atas kesempurnaannya kuasa Allah. Berbagai manfaat serta kepentingan, baik yang bersifat ukhrawi maupun duniawi yang terdapat dalam penciptaan langit dan bumi menunjukkan bahwa Allah berbuat apa pun yang Dia kehendaki. Dan semua itu menunjukkan bahwa hanya Allah semata yang Mahatinggi dan berhak disembah, dimana semua ibadah, ketundukkan dan kecintaan hanya patut untukNya. Semua berita yang dibawa oleh para rasul adalah benar. Semua hal tersebut adalah dalil aqli yang jelas dan tidak meragukan.
Tafsir Al-Wajiz
13. Allah telah menundukkan makhlukNya, dari apa yang ada di langit, dari matahari, bulan, hujan dan angin, dan apa yang ada di bumi dari kebaikan, ilmu dan kemanfaatan, sesungguhnya semua itu adalah bukti yang jelas atas kekuasaan dan keesaan Allah bagi orang-orang yang berfikir

Sumber tafsir dari tafsirweb.com