Surah Al-Ankabut : Ayat 13
وَلَيَحْمِلُنَّ أَثْقَالَهُمْ وَأَثْقَالًا مَّعَ أَثْقَالِهِمْ ۖ وَلَيُسْـَٔلُنَّ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ عَمَّا كَانُوا۟ يَفْتَرُونَ
"Dan sesungguhnya mereka akan memikul beban (dosa) mereka, dan beban-beban (dosa yang lain) di samping beban-beban mereka sendiri, dan sesungguhnya mereka akan ditanya pada hari kiamat tentang apa yang selalu mereka ada-adakan."
Tafsir Ringkas Kemenag
Dan mereka benar-benar akan memikul dosa-dosa mereka sendiri yang sangat berat, dan di samping itu mereka pun akan memikul dosa-dosa yang lain, yaitu dosa-dosa orang-orang yang telah mereka sesatkan dan palingkan dari kebenaran, bersama dosa mereka. Dan pada hari kiamat mereka pasti akan ditanya tentang kebohongan yang selalu mereka ada-adakan ketika di dunia dan mereka akan disiksa karena itu semua. 14. Cobaan, ujian dan siksaan dalam keimanan juga dialami oleh para nabi dan umatnya, di antaranya nabi nuh yang sangat lama sekali menghadapi gangguan dari kaumnya. Dan sungguh, kami telah mengutus nabi nuh kepada kaumnya untuk menyeru mereka kepada ajaran tauhid. Maka dia tinggal bersama mereka untuk menyampaikan risalah ketuhanan, terhitung sejak kami mengutusnya menjadi nabi selama seribu tahun kurang lima puluh tahun, yaitu sembilan ratus lima puluh tahun. Selama itu nabi nuh berdakwah dengan berbagai cara, dan selama itu pula mereka durhaka dan tidak memenuhi seruannya. Kemudian mereka yang durhaka itu dilanda banjir besar sebagai bentuk azab untuk mereka, sedangkan mereka adalah orang-orang yang zalim dengan kekufuran mereka.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 12-13 Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang orang-orang kafir Quraisy, bahwa mereka berkata kepada orang-orang yang beriman dari kalangan mereka dan mengikuti jalan petunjuk,"Berbaliklah dari agama kalian menuju agama kami dan ikutilah jalan kami" (dan nanti kami akan memikul dosa-dosamu) yaitu, jika kalian mempunyai dosa-dosa dalam hal itu, maka kami yang akan menanggungnya. Sebagaimana dengan perkataan seseorang,"Lakukanlah ini, dan dosamu akulah yang menanggungnya" Allah SWT berfirman seraya mendustakan mereka: (dan mereka (sendiri) sedikit pun tidak (sanggup) memikul dosa-dosa mereka. Sesungguhnya mereka adalah benar-benar orang pendusta) yaitu dalam apa yang mereka katakan bahwa mereka sanggup memikul beban dosa-dosa orang-orang yang mereka perintah. Sesungguhnya tidak ada seorangpun yang menanggung dosa orang lain. Allah SWT berfirman: (Dan jika seorang yang berat dosanya memanggil (orang lain) untuk memikul dosanya itu, tiadalah akan dipikulkan untuknya sedikit pun meskipun (yang dipanggilnya itu) kaum kerabatnya) (Surah Fathir: 18) Firman Allah SWT: (Dan sesungguhnya mereka akan memikul beban (dosa) mereka, dan beban-beban (dosa yang lain) di samping beban-beban mereka sendiri) pemberitahuan tentang para penyeru kepada kekafiran dan kesesatan, bahwa mereka pada hari kiamat akan memikul beban dosa-dosa mereka sendiri, dan beban-beban dosa orang lain karena mereka telah menyesatkan orang lain, tanpa mengurangi dosa mereka yang telah disesatkan sedikitpun, sebagaimana Allah SWT berfirman: ((ucapan mereka) menyebabkan mereka memikul dosa-dosanya dengan sepenuh-penuhnya pada hari kiamat, dan sebagian dosa-dosa orang-orang yang telah mereka sesatkan yang tidak mengetahui sedikit pun) (Surah An-Nahl: 25). Disebutkan dalam hadits shahih:”Barangsiapa yang menyeru kepada jalan petunjuk, maka baginya pahala yang serupa dengan pahala-orang-orang yang mengikutinya sampai hari kiamat tanpa mengurangi pahala mereka sedikitpun. Dan barangsiapa yang menyeru kepada kesesatan, maka baginya dosa yang serupa dengan dosa-dosa orang-orang yang mengikutinya sampai hari kiamat tanpa mengurangi dosa-dosa mereka sedikit pun” Firman Allah SWT: (dan sesungguhnya mereka akan ditanya pada hari kiamat tentang apa yang selalu mereka ada-adakan) mereka berdusta dan membuat-buat hal dusta
Tafsir As-Sa'di
13. Ketika FirmanNya, “dan mereka sendiri sedikit pun tidak (sanggup) memikul dosa-dosa mereka” kadang bisa dipahami bahwasanya orang-orang kafir yang menyeru kepada kekafirannya –dan orang-orang yang semisal mereka yang menyerukan kepada kebatilannya- tidak (sanggup) memikul dosa kecuali dosa-dosa yang mereka lakukan, tanpa dosa-dosa yang dilakukan oleh orang lain sekalipun mereka adalah penyebabnya, maka Allah berfirman seraya menolak kemungkinan pemahaman keliru itu, “Dan sesungguhnya mereka akan memikul beban mereka,” yaitu dosa-dosa yang mereka perbuat “dan beban-beban di samping beban-beban mereka sendiri,” yaitu dosa-dosa yang disebabkan oleh mereka. Jadi, dosa yang dilakukan oleh sang pengikut, maka masing-masing pengikut dan orang yang diikuti mempunyai bagian darinya. Hal itu karena si pengikut yang bertindak sebagai pelaku dan yang langsung melakukannya, sedangkan orang yang diikuti telah menyebabkan orang lain melakukan dosa dank arena ia menyerukan kepadanya. Demikian pula halnya dengan kebaikan, apabila dilakukan oleh pengikut, maka ia akan mendapatkan pahalanya, karena ia secara langsung telah melakukannya, dan orang yang mengajak orang lain melakukannya pun mendapat pahala juga, karena ia telah menjadi sebab bagi orang lain, “dan sesungguhnya mereka akan ditanya pada Hari Kiamat tentang apa yang selalu mereka ada-adakan,” yaitu berupa kejahatan dan mempropagandakannya, serta ucapan mereka, “Dan nanti kami akan memikul dosa-dosamu.”
Tafsir Al-Wajiz
13. Sungguh orang-orang kafir itu akan memikul beban-beban atau dosa-dosa yang mereka perbuat beserta beban dan dosa lainnya yaitu beban orang yang mereka sesatkan. Dan sungguh mereka akan diberi pertanyaan ejekan dan hinaan pada hari kiamat tentang apa yang merea buat-buat berupa kebohongan dan kebathilan yang digunakan untuk menyesatkan selain mereka.