Surah Ali Imran : Ayat 122
إِذْ هَمَّت طَّآئِفَتَانِ مِنكُمْ أَن تَفْشَلَا وَٱللَّهُ وَلِيُّهُمَا ۗ وَعَلَى ٱللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ ٱلْمُؤْمِنُونَ

"ketika dua golongan dari padamu ingin (mundur) karena takut, padahal Allah adalah penolong bagi kedua golongan itu. Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal."

Tafsir Ringkas Kemenag
Ketika itu ada dua golongan dari pihak kamu, yakni bani salamah dari suku khazraj dan bani harišah dari suku aus, ingin mundur dan membatalkan niatnya untuk ikut berperang karena takut mati, setelah mengetahui orang-orang munafik yang dipimpin 'abdulla'h bin ubay yang jumlahnya sepertiga dari pasukan islam telah batal berangkat berperang, padahal Allah adalah penolong mereka, yaitu kedua suku tersebut. Karena itu, hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal, tidak mengandalkan jumlah prajurit dan perlengkapan perang. Kejadian dalam perang uhud membuat sebagian orang mukmin ragu akan kepastian pertolongan Allah, oleh karena itu Allah meyakinkan mereka dan menegaskan bahwasannya sungguh, Allah telah menolong kamu dalam perang badar yang terjadi pada tanggal 17 ramadan tahun kedua hijriah, padahal ketika itu kamu dalam keadaan lemah, karena jumlah kamu sedikit dan perlengkapan perang kamu sangat sederhana. Karena kamu meyakini datangnya pertolongan Allah, maka kamu mendapat kemenangan. Karena itu bertakwalah kepada Allah dalam segala urusan, agar dengannya kamu mensyukuri semua anugerah-Nya.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 121-123 Maksud dari peristiwa ini, menurut mayoritas ulama’ adalah hari perang Uhud. Hal itu diucapkan oleh Ibnu Abbas, Al-Hasan, Qatadah, As-Suddi, dan lainnya. Peristiwa Uhud terjadi pada hari Sabtu, bulan Syawal, tahun ketiga Hijriyah. Allah SWT berfirman, (Dan (ingatlah), ketika kamu berangkat pada pagi hari dari (rumah) keluargamu akan menempatkan para mukmin pada beberapa tempat untuk berperang) yaitu mereka meninggalkan tempat mereka, yaitu menjadikan mereka di sisi kanan dan sisi kiri, sesuai yang diperintahkan kepada mereka (Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui) yaitu Dia Maha Mendengar apa yang kalian ucapkan dan Maha Mengetahui apa yang kalian sembunyikan dalam hati kalian. Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah, dia berkata,"Ayat ini diturunkan tentang kita, (ketika dua golongan dari padamu ingin (mundur) karena takut, padahal Allah adalah penolong bagi kedua golongan itu) Dia berkata,”Kami adalah dua kelompok Bani Haritsah dan Bani Salamah. Apa yang kami sukai (Sufyan Murrah berkata sesuatu yang membuat kami senang) bahwa ayat ini tidak diturunkan untuk kami, sesuai firman Allah (padahal Allah adalah penolong bagi kedua golongan itu) Demikian juga diriwayatkan oleh Muslim dari hadits dari Sufyan bin 'Uyainah. Demikian juga dikatakan oleh ulama’ salaf lainnya bahwa dua kelompok tersebut adalah Bani Haritsah dan Bani Salamah. Firman Allah SWT, (Sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar, padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah. Karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuriNya (123)) yaitu pada peristiwa perang Badar (pada hari Jumat) pada tanggal tujuh belas bulan Ramadhan tahun kedua Hijrah. Ini adalah hari pemisahan dimana Allah memenangkan Islam dan umatnya, dan menghancurkan kesyirikan, dimana tempatnya diruntuhkan dengan jumlah muslim yang sedikit pada saat itu. Oleh karena itu, Allah SWT berfirman, untuk menguatkan kepada hamba-hambaNya yang mukmin, dan orang yang ada di sisiNya dari golongan orang yang bertakwa, (Sungguh Allah telah menolong kamu dalam peperangan Badar, padahal kamu adalah (ketika itu) orang-orang yang lemah) yaitu jumlahnya sedikit, agar mereka mengetahui bahwa kemenangan itu dari sisi Allah, bukan karena banyaknya jumlah pasukan. Oleh karena itu Allah SWT berfirman dalam ayat lainnya (Kemudian Allah menurunkan ketenangan kepada Rasul-Nya dan kepada orang-orang yang beriman, dan Allah menurunkan bala tentara yang kamu tiada melihatnya, dan Allah menimpakan bencana kepada orang-orang yang kafir, dan demikianlah pembalasan kepada orang-orang yang kafir (26) Sesudah itu Allah menerima taubat dari orang-orang yang dikehendaki-Nya. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (27)) (Surah At-Taubah) Badar adalah tempat di antara Mekah dan Madinah yang terkenal karena sumurnya yang dinisbahkan kepada yang menggalinya. Dia dinamai Badar bin An-Narain. Asy-Sya'bi berkata,”Sumur Badar dinamai karena seorang laki-laki yang bernama Badar. Firman Allah (Karena itu bertakwalah kepada Allah, supaya kamu mensyukuriNya) yaitu kalian melaksanakan ketaatan kepadaNya.
Tafsir As-Sa'di
122. “Ketika dua golongan darimu ingin (mundur) karena takut,” mereka itu adalah Bani Salimah dan Bani Haritsah, akan tetapi Allah menolong mereka disebabkan kasih sayangNya, perlindunganNya, dan bimbinganNya. “Oleh karena itu, hendaklah kepada Allah saja orang-orang Mukmin bertawakal”, karena bila mereka bertawakal kepadaNya, niscaya Allah akan mencukupi, menolong mereka, dan melindungi mereka dari tertimpa oleh sesuatu yang dapat memudaratkan bagi agama dan dunia mereka. Dalam ayat ini dan yang semisalnya mengandung hukum kewajiban bertawakal dan bahwa sebesar keimanan seseorang maka sebesar itu pulalah tawakalnya. Dan tawakal itu adalah bersandarnya seorang hamba kepada Rabbnya dalam memperoleh manfaat dan menolak mudarat dari dirinya. Dan tatkala Allah menyebutkan tentang keadaan mereka dalalm perang Uhud dana pa yang terjadi pada mereka berupa musibah, maka Allah juga menyebutkan pertolongan Allah dan nikmatNya atas mereka pada perang Badar, agar mereka bersyukur kepada Rabb mereka dan agar hal itu dapat meringankan kejadian pada perang Uhud tersebut. Lalu Allah berfirman,
Tafsir Al-Wajiz
122 Ingatlah ketika ada dua golongan dari kelompokmu yang ingin mundur pada perang Uhud karena takut, yaitu Bani Salamah dari suku Khazraj dan Bani Haritsah dari suku Aus. Padahal Allah adalah penolong bagi kedua golongan itu. Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal.

Sumber tafsir dari tafsirweb.com