Surah Al-Ahzab : Ayat 12
وَإِذْ يَقُولُ ٱلْمُنَٰفِقُونَ وَٱلَّذِينَ فِى قُلُوبِهِم مَّرَضٌ مَّا وَعَدَنَا ٱللَّهُ وَرَسُولُهُۥٓ إِلَّا غُرُورًا
"Dan (ingatlah) ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya berkata: “Allah dan Rasul-Nya tidak menjanjikan kepada kami melainkan tipu daya”."
Tafsir Ringkas Kemenag
Dan ingatlah ketika orang-orang munafik yang sengaja menyembu-nyikan kekafirannya dan orang-orang yang hatinya berpenyakit serta lemah imannya berkata, 'apa yang dijanjikan Allah dan rasul-Nya kepada kami hanya tipu daya belaka. Dia pasti tidak akan mampu menolong pasukan mukmin. ' mereka berkata demikian karena mereka melihat jumlah pasukan kafir jauh lebih besar daripada pasukan mukmin. 13. Demikianlah perkataan kaum munafik. Dan ingatlah juga ketika segolongan di antara mereka berkata dengan penuh hasutan, 'wahai penduduk yasrib! tidak ada tempat bagimu untuk menyelamatkan diri jika kamu tetap bersama Muhammad dan tentaranya, maka kembalilah kamu ke rumah. ' dan lihatlah bahwa akibat dari upaya hasutan itu sebagian dari mereka, yakni pasukan mukmin, terpengaruh sehingga meminta izin pulang kepada nabi dengan berkata, 'sesungguhnya rumah-rumah kami terbuka tanpa penjaga, ' padahal rumah-rumah itu tidak terbuka; mereka hanyalah membuat-buat alasan karena ketakutam sehingga hendak lari dari peperangan itu.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 11-13 Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang keadaan itu, yaitu ketika golongan yang bersekutu tinggal di sekitar Madinah, dan orang-orng muslim terkepung oleh mereka dalam keadaan yang sangat susah dan sulit. Rasulullah SAW ada di antara mereka; dan mereka mendapat ujian dan cobaan, serta diguncangkan oleh guncangan yang dahsyat. Maka pada saat itulah tampaklah kemunafikan dan orang-orang yang di dalam hatinya terdapat penyakit kemunafikan mengungkapkan apa yang ada pada diri mereka: (Dan (ingatlah) ketika orang-orang munafik dan orang-orang yang berpenyakit dalam hatinya berkata, "Allah dan Rasul-Nya tidak menjanjikan kepada kami melainkan tipu daya” (12)) Adapun orang-orang munafik, mereka menampakkan kemunafikannya, dan orang-orang yang di dalam hatinya masih terdapat keraguan atau iman yang lemah, maka mereka menghela napas karena waswas yang ada pada dirinya dan keimannya yang masih lemah dalam menghadapi keadaan yang sangat sulit. Kaum lainnya berkata sebagaimana yang difirmankan Allah: (Dan (ingatlah) ketika segolongan di antara mereka berkata, "Hai penduduk Yatsrib") yaitu Madinah. Firman Allah SWT: (tidak ada tempat bagi kalian) yaitu di sini yaitu di sisi Nabi SAW (maka kembalilah kalian) ke rumah dan tempat tinggal kalian (Dan sebagian dari mereka minta izin kepada Nabi (untuk kembali pulang)) Yaitu mereka beralasan untuk kembali ke tempat tinggal mereka yang mana itu terbuka, yaitu tidak ada yang menghalang-halanginya dari serangan musuh, padahal mereka takut kepada musuh. Allah SWT berfirman: (Dan rumah-rumah itu sekali-kali tidak terbuka) yaitu tidaklah seperti yang mereka sangkakan (mereka tidak lain hanyalah hendak lari) yaitu, lari dari medan perang.
Tafsir As-Sa'di
12. Inilah kebiasaan kaum munafik di saat ditimpa kesengsaraan dan cobaan, imannya tidak kokoh, dia melihat dengan akal pikirannya yang sangat pendek kepada kondisi yang terkini, dan dia selalu membenarkan dugaannya.
Tafsir Al-Wajiz
12. Ingatlah wahai Nabi, ketika orang-orang munafik berkata, yaitu mereka yang di dalam hatinya ada keraguan dan keyakinannya lemah: “Allah dan rasul-Nya tidak menjanjikan kepada kami tentang pertolongan, dan kemenangan kecuali hanya janji yang bathil dan tipuan saja, kebohongan yang tidak ada buktinya. Nabi ketika perang Khandak memecah/memukul batu dengan kapak, sehingga ada dua belahan yang melayang. Kemudian Nabi berkata: “Sesungguhnya Allah menjanjikan kepadaku kepemilikan Persi dan Romawi.” Kemudian orang-orang munafik berkata: “Allah menjanjikan kami kerajaan Kasra dan qaishar, sehingga salah satu di antara kami sampai takut untuk pergi memenuhi hajatnya.”