Surah Al-Baqarah : Ayat 12
أَلَآ إِنَّهُمْ هُمُ ٱلْمُفْسِدُونَ وَلَٰكِن لَّا يَشْعُرُونَ

"Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar."

Tafsir Ringkas Kemenag
Karena kelakuan mereka yang selalu menampakkan keimanan dan menyembunyikan kekufuran serta menganggap kerusakan mereka sebagai kebaikan, Allah mengingatkan orang-orang mukmin agar tidak tertipu dengan itu semua. Ingatlah, sesungguhnya merekalah yang berbuat kerusakan. Diri mereka telah rusak karena keyakinan yang batil dan perbuatan yang jahat. Mereka pun telah merusak orang lain dengan menyebar fitnah dan memicu konflik di tengah masyarakat. Tetapi, karena hati yang telah tertutup dan rasa bangga diri yang berlebihan, mereka tidak menyadari kerusakan tersebut dan akibat buruk yang akan menimpa mereka oleh sebab kemunafikan. Dan apabila dikatakan dan dinasihatkan kepada mereka, berimanlah kamu dengan tulus ikhlas sebagaimana orang lain yang menyambut suara dan seruan akal sehat telah beriman, seperti yang dilakukan para sahabat pengikut nabi Muhammad, mereka menjawab dengan penuh kesombongan dan nada menghina, apakah kami akan beriman seperti orang-orang yang kurang akal itu beriman' tidak pantas bagi kami untuk mengikuti orang-orang bodoh itu, sebab dengan begitu berarti kami sama bodohnya dengan mereka. Allah membantah kecongkakan mereka dengan mengingatkan orangorang mukmin, ingatlah, sesungguhnya hanya mereka itulah orang-orang yang kurang akal dan bodoh, tetapi mereka tidak tahu dan tidak sadar bahwa kebodohan dan sifat kurang akal itu ada dalam diri mereka, dan mereka juga tidak menyadari kesesatan mereka itu.
Tafsir Ibnu Katsir
Dan bila dikatakan kepada mereka: "Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi". Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan" (11). Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar (12) Dari Abu Al-Aliyah - tentang firman Allah SWT : (Dan bila dikatakan kepada mereka: "Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi") - dia berkata bahwa maknanya adalah: janganlah kalian berbuat maksiat di bumi, dan kerusakan yang mereka perbuat itu adalah perbuatan maksiat kepada Allah; karena siapa saja yang berbuat maksiat kepada Allah di bumi atau memerintahkan untuk berbuat maksiat kepada Allah, maka dia telah berbuat kerusakan di bumi; karena melakukan perbaikan kepada bumi dan langit itu dilakukan dengan melakukan ketaatan. Begitu juga yang dikatakan oleh Ar-Rabi' bin Anas dan Qatadah. Dari Salman Al-Farisi: (Dan bila dikatakan kepada mereka: "Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi". Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan") Salman berkata: "Orang yang disebutkan dalam ayat ini tidak melakukan sesuatu pada ayat setelahnya" Ibnu Abbas berkata: bahwa (Dan bila dikatakan kepada mereka: "Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi". Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan) itu maknanya: Sesungguhnya Kami menghendaki perbaikan antara dua kelompok yaitu orang-orang mukmin dan Ahli Kitab." Allah SWT berfirman, (Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar) maknanya yaitu, "Ingatlah sesungguhnya yang mereka yakini dan anggap sebagai perbaikan itu sebenarnya adalah kerusakan. Tapi karena kebodohan mereka, mereka tidak menyadari bahwa itu adalah kerusakan
Tafsir As-Sa'di
12. “ Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, ” karena tidak ada yang lebih besar Allah, menghalangi dari jalan Allah, menipu Allah dan para kekasihNya, dan (justru sebaliknya) mereka mencintai orang-orang yang memerangi Allah dan RosulNya dan dengan itu semua dia mengklaim bahwa hal itu adalah perbaikan, lalu apakah setelah kerusakan ini ada kerusakan yang kebih besar lagi? Akan tetapi mereka tidak mengetahui ilmu yang bermanfaat bagi diri mereka walaupun mereka terkadang telah mengetahui ilmu tersebut, namun hal itu adalah tanda telah ditegakannya hujjah Allah atas mereka. Sesungguhnya perbuatan maksiat mereka di atas muka bumi adalah pengrusakan karena menjadi penyebab dari kerusakan segala hal yang ada di atas muka bumi berupa biji-bijian, buah-buahan, pepohonan, dan tumbuh-tumbuhan, dimana terjadi kerusakan yang disebabkan oleh kemaksiatan, dan juga karena perbaikan di muka bumi adalah dengan memakmurkannya dengan ketaatan kepada Allah dan beriman kepadaNya. Oleh karena itu Allah menciptakan makhluk dan menetapkannya di bumi, menentukan rizki bagi mereka agar mereka memanfaatkannya untuk taat kepada Allah dan beribadah kepadaNya, dan bila dilakukan di atas bumi ini hal yang bertentangan dengan itu, maka hal itu adalah usaha melakukan kerusakan padanya dan penghancuran baginya dari hal yang menjadi tujuan dia diciptakan.
Tafsir Al-Wajiz
Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang melakukan kerusakan yang sebenarnya karena melanggar perintah-perintah Allah dan melakukan kemaksiatan namun mereka tidak menyadari bahwa mereka adalah orang yang benar-benar melakukan kerusakan. Sungguh kerusakan telah menguasai hati mereka

Sumber tafsir dari tafsirweb.com