Surah Al-Hijr : Ayat 12
كَذَٰلِكَ نَسْلُكُهُۥ فِى قُلُوبِ ٱلْمُجْرِمِينَ
"Demikianlah, Kami mamasukkan (rasa ingkar dan memperolok-olokkan itu) kedalam hati orang-orang yang berdosa (orang-orang kafir),"
Tafsir Ringkas Kemenag
Perlakuan buruk sebagian dari kaummu dan penolakan mereka kepada dakwahmu tidaklah berbeda dengan apa yang dilakukan oleh orang kafir terdahulu. Ketahuilah, wahai nabi Muhammad bahwa demikianlah, kami memasukkannya, yaitu olok-olok terhadap para rasul dan risalahnya, ke dalam hati orang yang berdosa, yaitu kaum kafir yang kebejatan dan dosa mereka sudah mendarah daging. Semua ayat dan risalah para rasul tidak mampu menuntun mereka menuju iman. Karena itu, mereka tidak beriman kepadanya, yaitu Al-Qur'an atau nabi Muhammad, padahal telah berlalu sunatullah berupa kebinasaan dan kehancuran terhadap orang-orang terdahulu akibat dari perbuatan dosa dan kedurhakaan mereka.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 10-13 Allah SWT berfirman seraya menghibur Rasulallah SAW dalam menghadapi pendustaan orang-orang yang mendustakannya dari kalangan orang-orang kafir Quraisy, bahwa Dia telah mengutus para rasul kepada umat-umat terdahulu sebelumnya. Dan sesungguhnya tidak datang kepada suatu umat seorang rasul, melainkan mereka mendustakan dan memperolok-olokkannya. Kemudian Allah SWT memberitahukan bahwa Dia telah memasukkan kedustaan ke dalam hati orang-orang yang berdosa yang menentang dan menyombongkan diri dari mengikuti petunjuk. Anas dan Hasan Al-Bashri berkata tentang firmanNya: (Demikianlah, Kami memasukkan (rasa ingkar dan memperolok-olokkan itu) ke dalam hati orang-orang yang berdosa) maknanya yaitu kemusyrikan. Firman Allah: (dan sesungguhnya telah berlalu Sunnatullah terhadap orang-orang dahulu) yaitu telah diketahui apa yang diperbuat Allah SWT terhadap orang-orang yang mendustakan para rasulNya berupa pembinasaan dan penghancuran, dan bagaimana Allah menyelamatkan para nabi dan para pengikutnya di dunia dan akhirat.
Tafsir As-Sa'di
12-13. “demikianlah, kami memasukkan (rasa ingkar dan memperlok olokan itu)” maksudnya kami memasukkan sikap pendustaan “kedalam hati orang orang yang berdosa (orang orang kafir)” yaitu orang orang yang karakter khas pada mereka adalah kezhaliman dan kedustaan. Kami menghukum mereka karena hati mereka mirip dengan kekufuran dan pendustaan, maka (respon) mereka kepada para nabi dan rasul yang diutus kepada merekapun berwujud mirip dengan ejekan dan olokan serta tidak beriman. oleh karenanya, Allah berfirman ”mereka tidak beriman kepadanya(al-qur’an) dan sesungguhnya telah berlalu sunnatullah teradap orang orang dahulu” maksudnya ketetapan umum dari Allah berkaitan dengan mereka adalah dengan memusnahkan orang orang yang tidak beriman kepada ayat ayat Allah
Tafsir Al-Wajiz
12. Sebagaimana Kami Kami mamasukkan rasa ingkar, dusta dan olok-olok itu kedalam hati orang-orang orang-orang kafir terdahulu, Kami juga memasukkan perangai-perangai itu kepada kaummu sebab kekejaman mereka.