Surah At-Taubah : Ayat 116
إِنَّ ٱللَّهَ لَهُۥ مُلْكُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۖ يُحْىِۦ وَيُمِيتُ ۚ وَمَا لَكُم مِّن دُونِ ٱللَّهِ مِن وَلِىٍّ وَلَا نَصِيرٍ
"Sesungguhnya kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Dia menghidupkan dan mematikan. Dan sekali-kali tidak ada pelindung dan penolong bagimu selain Allah."
Tafsir Ringkas Kemenag
Sesungguhnya Allah memiliki kekuasaan di langit dan bumi serta apa yang ada di antara keduanya. Dia yang menciptakan, menghidupkan, memelihara dan mematikan bila ajalnya sudah sampai. Tidak ada pelindung yang menghindarkan mudarat dan penolong yang mendatangkan manfaat bagimu selain Allah. Pada ayat ini dijelaskan salah satu wujud rahmat Allah. Sungguh, Allah telah menerima tobat nabi, orang-orang muhajirin dan orang-orang ansar, yang mengikuti nabi pada masa-masa sulit ketika perang tabuk yang terjadi antara kaum muslim dengan orang-orang romawi pada tahun ke-10 h, saat itu lagi musim paceklik dan cuaca sangat panas, setelah hati segolongan dari mereka hampir berpaling dari kebenaran akibat masa sulit yang mereka alami, kemudian Allah menerima tobat mereka. Sesungguhnya Allah maha pengasih kepada semua hamba-Nya, terlebih kepada orangorang yang bertobat, maha penyayang, yakni mencurahkan rahmat-Nya kepada mereka.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 115-116 Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang DzatNya yang Maha Mulia dan hukumNya yang adil, bahwa sesungguhnya Dia tidak akan menyesatkan suatu kaum, melainkan setelah menyampaikan risalah kepada mereka, sehingga hujjah telah ditegakkan atas mereka. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan adapun kaum Tsamud, maka mereka telah Kami beri petunjuk) (Surah Fushshilat: 17). Ibnu Jarir berkata,”Allah SWT berfirman bahwa tidak sekali-kali Allah memutuskan terhadap kalian dalam memohonkan ampun kepada untuk orang-orang mati kalian yang musyrik dengan kesesatan setelah Dia memberi petunjuk dan taufik kepada kalian untuk beriman kepada Allah dan RasulNya. sampai Dia menyampaikan larangan tentang itu kepada kalian, maka tinggalkanlah itu. Adapun sebelum Dia menjelaskan kepada kalian tentang kemakruhan hal itu dengan melarang melakukan itu, maka kalian tidak dihukumi orang-orang yang melakukan kesesatan. Sesungguhnya ketaatan dan kemaksiatan itu hanyalah berdasarkan perintah dan larangan. Adapun hal yang tidak diperintahkan dan tidak dilarang, maka bukan tergolong orang yang taat, atau durhaka. Firman Allah: (Sesungguhnya kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Dia menghidupkan dan mematikan. Dan sekali-kali tidak ada pelindung dan penolong bagi kalian selain Allah (116) Ibnu Jarir berkata Ini merupakan dorongan Allah SWT kepada hamba-hambaNya yang beriman untuk memerangi orang-orang musyrik dan pemimpin kekufuran, hendaklah mereka percaya dengan pertolongan Allah, Pemilik langit dan bumi, dan janganlah merasa gentar dalam menghadapi musuh-musuhNya, karena sesungguhnya tidak ada Pelindung dan Penolong bagi mereka selain Dia.
Tafsir As-Sa'di
116. “Sesungguhnya kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi. Dia menghidupkan dan mamatikan.” Yakni, Dia-lah Pemiliknya, yang mengatur hamba-hambaNYa dengan menghidupkan dan mematikan serta aturan-aturan ilahiyah yang lain. Jika tidak ada aturan takdirNya yang cacat maka bagaimana mungkin ada aturan agamaNya yang cacat, yang berkaitan dengan uluhiyahNYa dan Dia membiarkan hamba-hambaNya begitu saja atau membiarkan mereka tersesat dan bodoh, padahal itu adalah perhatian terbesar dariNYa kepada hamba-hambaNya, oleh karena itu Dia berfirman, “Dan sekali-kali tidak ada pelindung dan penolong bagimu selain Allah.” Yakni pelindung yang melindungimu dengan mendatangkan manfaat bagimu atau penolong yang menolak mudarat darimu.
Tafsir Al-Wajiz
116. Sesungguhnya Allah itu Maha Merajai langit, bumi dan apa yang ada di antara keduanya. Miliknya juga kewenangan mutlak atas keduanya. Wahai manusia tidak ada satupun yang menjaga kalian, mengatur urusan kalian, menyelamatkan kalian di waktu sengsara, serta mencegah mara bahaya selain Allah