Surah Al-Mu'minun : Ayat 116
فَتَعَٰلَى ٱللَّهُ ٱلْمَلِكُ ٱلْحَقُّ ۖ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ ٱلْعَرْشِ ٱلْكَرِيمِ
"Maka Maha Tinggi Allah, Raja Yang Sebenarnya; tidak ada Tuhan selain Dia, Tuhan (Yang mempunyai) ‘Arsy yang mulia."
Tafsir Ringkas Kemenag
115-116. Mengingatkan para pendurhaka terkait kelengahan mereka, Allah berfirman, 'maka apakah kamu mengira bahwa kami menciptakan kamu main-main, yakni tanpa tujuan yang jelas; dan apakah kamu juga mengira bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada kami untuk mempertanggungjawabkan perbuatan kamu' adalah keliru bila kamu me-ngira demikan. ' maka mahatinggi Allah, raja yang sebenarnya; tidak ada tuhan yang berhak disembah selain dia, tuhan yang memiliki 'arsy yang mulia. 117. Dan barang siapa menyembah tuhan yang lain selain Allah, padahal tidak ada suatu bukti pun baginya tentang kebenaran penyembahan itu, maka perhitungannya, yaitu balasannya, hanya pada tuhannya. Sesungguhnya orang-orang kafir itu tidak akan beruntung. Melalui ayat ini Allah secara tersirat mengingatkan bahwa orang yang menyembah-Nya dengan tulus ikhlas akan memperoleh keberuntungan.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 112-116 Allah SWT berfirman seraya mengingatkan kepada mereka tentang apa yang telah mereka sia-siakan di umur mereka yang pendek di dunia, bahwa mereka tidak mau taat kepada Allah SWT dan tidak mau menyembahNya saja. Seandainya mereka bersabar dalam mengerjakan perintah tersebut selama di dunia yang pendek, sebagaimana kekasih-kekasih Allah SWT yang bertakwa itu beruntung (Berapa tahunkah lamanya kalian tinggal di bumi? (112)) yaitu, berapa lama kalian tinggal di dunia? (Mereka menjawab, "Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, maka tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung”(113)) yaitu orang-orang yang pandai menghitung (Allah berfirman,"Kalian tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja”) yaitu dalam waktu yang pendek ("Kalau kalian sesungguhnya mengetahui”) yaitu maka sungguh kalian tidak akan memilih dunia yang fana di atas yang kekal, dan tentulah kalian tidak memperlakukan diri kalian dengan perlakuan yang buruk, dan tentu kalian tidak berhak mendapat murka Allah dalam waktu yang pendek. Dan seandainya kalian bersabar untuk melakukan ketaatan dan menyembah Allah sebagaimana yang dilakukan orang-orang yang beriman, maka kalian akan beruntung sebagaimana mereka berhasil. Firman Allah SWT: (Maka apakah kamu mengira bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main?) yaitu apakah kalian menduga bahwa kalian diciptakan dengan main-main, tanpa tujuan, kehendak, dan tanpa hikmah dari Kami? Dikatakan untuk, yaitu untuk main-main dan berbuat sia-sia sebagaimana Aku menciptakan binatang ternak yang tidak ada pahala dan siksaan. Sesungguhnya Kami menciptakan kalian tidak lain hanyalah untuk beribadah dan mengerjakan perintah-perintah Allah SWT (dan bahwa kalian tidak akan dikembalikan kepada Kami?) yaitu, kalian tidak akan dikembalikan ke rumah akhirat. Sebagaimana Allah SWT: (Apakah manusia mengira bahwa ia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)? (36)) (Surah Al-Qiyamah) yaitu dibiarkan. Firman Allah: (Maka Maha Tinggi Allah, Raja yang sebenarnya) yaitu Maha Suci Allah dari menciptakan sesuatu dengan sia-sia, karena sesungguhnya Dia adalah raja yang sebenarnya, Maha Suci Dia dari melakukan perbuatan itu (tidak ada Tuhan selain Dia, Tuhan (yang mempunyai) ‘Arsy yang mulia) Disebutkan 'Arsy karena 'Arsy merupakan atap bagi semua makhluk; dan disebutkan bahwa sifat 'Arsy itu mulia, yakni indah pemandangannya dan megah bentuknya. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (lalu Kami tumbuhkan padanya segala macam tumbuh-tumbuhan yang baik) (Surah Qaf: 10)
Tafsir As-Sa'di
116 “Maka MahaTinggi Allah,” maksudnya, Mahaagung dan Mahatinggi dari dugaan batil ini yang (berujung) kembali pada celaan di dalam hikmahNya.”raja yang sebenarnya; tidak ada tuhan (yang berhak disembah) kecuali Dia, Rabb (yang mempunyai) Arasy yang mulia.” Kedudukannya sebagai Raja bagi seluruh makhluk, yang benar di dalam kejujuran, janji,
Tafsir Al-Wajiz
116. Maha Tinggi dan Maha Suci Allah dari sifat memiliki anak dan dari tuhan lain atau segala yang tidak sesuai dengan kemahasucian-Nya. Raja Yang Sebenarnya; Yang Maha Tetap tidak akan binasa tidak ada Tuhan selain Dia, Tuhan Yang mempunyai ´Arsy yang mulia atau kursi yang mulia