Surah Al-Jasiyah : Ayat 11
هَٰذَا هُدًى ۖ وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بِـَٔايَٰتِ رَبِّهِمْ لَهُمْ عَذَابٌ مِّن رِّجْزٍ أَلِيمٌ

"Ini (Al Quran) adalah petunjuk. Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Tuhannya bagi mereka azab yaitu siksaan yang sangat pedih."

Tafsir Ringkas Kemenag
Al-qur'an ini adalah petunjuk yang menunjukkan dan mengarahkan mereka ke jalan yang benar. Dan orang-orang yang mengingkari ayat-ayat tuhan mereka akan mendapat azab berupa siksaan yang sangat pedih. 12. Tidakkah kalian perhatikan, wahai manusia, bahwa Allah yang maha esa lagi mahakuasa lah yang telah menundukkan laut, yakni memudahkannya untuk kemaslahatan kamu agar kapal-kapal dapat berlayar di atasnya membawa kamu dan barang-barang keperluanmu hingga ke tempat tujuan dengan izin dan perintah-Nya, dan agar kamu dapat mencari sebagian karunia-Nya, yang berupa hasil laut, seperti ikan dan hasil laut lainnya, dan juga agar kamu bersyukur atas nikmat-nikmat Allah yang di anugerahkan-Nya itu.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 6-11 Allah SWT berfirman: (itulah ayat-ayat Allah) yaitu Al-Qur'an yang di dalamnya mengandung hujjah-hujjah dan keterangan-keterangan yang jelas (yang kami membacakannya kepadamu dengan sebenarnya) yaitu mengandung kebenaran dari Tuhan Yang Maha Benar. Apabila mereka tidak beriman kepadanya dan tidak mau tunduk kepadanya, (maka dengan perkataan mana lagi mereka akan beriman setelah Allah dan ayat-ayat-Nya) Kemudian Allah SWT berfirman: (Kecelakaan yang besarlah bagi tiap-tiap orang yang banyak berdusta lagi banyak berdosa (7)) yaitu dusta dalam perkataannya, pendusta, suka bersumpah, suka menghina, dan pendosa dalam perbuatannya, sedangkan hatinya kafir kepada ayat-ayat Allah. Oleh karena itu Allah berfirman: (dia mendengar ayat-ayat Allah dibacakan kepadanya) yaitu dibacakan kepadanya (kemudian dia tetap) yaitu dalam kekafiran, keingkaran, dan kesombongannya (seakan-akan dia tidak mendengarnya) yaitu seakan-akan dia mendengarnya (Maka beri kabar gembiralah dia dengan azab yang pedih) yaitu, Maka beritahukanlah kepadanya bahwa di sisi Allah SWT pada hari kiamat dia akan mendapat azab yang pedih dan sangat menyakitkan. (Dan apabila dia mengetahui barang sedikit tentang ayat-ayat Kami, maka ayat-ayat itu dijadikan olok-olok) yaitu apabila dia hafal sesuatu dari Al-Qur'an, dia mengingkarinya dan menjadikannya bahan olok-olokan dan ejekan (Merekalah yang memperoleh azab yang menghinakan) sebagai balasan dari penghinaannya terhadap Al-Qur'an, karena dia telah menjadikannya sebagai olok-olokan. Oleh karena itu Imam Muslim hadits shahihnya meriwayatkan dari Ibnu Umar, dia berkata bahwa Rasulullah SAW melarang bepergian dengan membawa Al-Qur'an ke negeri musuh, karena dikhawatirkan Al-Qur'an itu direbut oleh musuh. Kemudian Allah menjelaskan azab yang akan dia terima pada hari dia dikembalikan, Jadi Allah berfirman: (Di hadapan mereka neraka jahanam) yaitu orang yang memiliki sifat-sifat itu, masing-masing dari mereka akan dimasukkan ke dalam neraka Jahanam pada hari kiamat (dan tidak akan berguna bagi mereka sedikit pun apa yang telah mereka kerjakan) yaitu harta dan anak-anak mereka tidak memberi manfaat sedikitpun kepada mereka (dan tidak pula berguna apa yang mereka jadikan sebagai sembahan-sembahan (mereka) dari selain Allah) yaitu, tuhan-tuhan yang telah mereka sembah selain dari Allah SWT tidak dapat memberikan manfaat sedikit pun kepada mereka (Dan bagi mereka azab yang besar) dan Allah SWT berfirman: (Ini adalah petunjuk) yaitu Al-Qur'an ini (Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Tuhannya bagi mereka azab, yaitu siksaan yang sangat pedih) yaitu, azab yang pedih dan menyakitkan.
Tafsir As-Sa'di
11. tatkala Allah menjelaskan tanda-tanda kebesaranNya, baik yang dibaca maupun yang dilihat, dan ketika Allah membagi manusia menjadi dua golongan, Allah memberitahukan bahwa al-qur’an yang mencakup berbagai tuntutan luhur itu adalah sebagai petunjuk. Allah berfirman, “ini (al-qur’an) adalah petunjuk,” ini adalah sifat umum untuk keseluruhan al-qur’an, karena al-qur’an memberikan petunjuk untuk mengetahui Allah dengan sifat-sifatNya yang suci dan perbuatan-perbuatanNya yang terpuji. Al-qur’an juga memberikan petunjuk untuk mengenal para rasul, wali dan musuh-musuh Allah serta menjelaskan sifat-sifat mereka. Memberikan petunjuk untuk berbuat amal shalih serta menyerukan kepada amal tersebut. Al-qur’an juga menjelaskan berbagai perbuatan tidak baik serta melarangnya, menjelaskan berbagai macam balasan atas berbagai perbuatan. Menjelaskan balasan-balasan baik di dunia maupun di akhirat. Orang-orang yang mendapatkan hidayah adalah mereka yang menjadikan al-qur’an sebagai petunjuk dan mereka itulah orang-orang yang berbahagia. “dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Rabbnya,” kufur terhadap ayat-ayat yang jelas lagi tegas yang hanya diingkari oleh mereka yang benar-benar tersesat dan sangat melampaui batas,”bagi mereka azab yaitu siksaan yang sangat pedih,”
Tafsir Al-Wajiz
11. Al-qur’an merupakan hidayah dan petunjuk bagi kebenaran dan yang haq, mereka yang kufur dan berdusta pada ayat-ayat al-Qur’an dan bagi mereka sepedih-pedihnya siksa

Sumber tafsir dari tafsirweb.com