Surah Ar-Rum : Ayat 11
ٱللَّهُ يَبْدَؤُا۟ ٱلْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيدُهُۥ ثُمَّ إِلَيْهِ تُرْجَعُونَ
"Allah menciptakan (manusia) dari permulaan, kemudian mengembalikan (menghidupkan)nya kembali; kemudian kepada-Nya-lah kamu dikembalikan"
Tafsir Ringkas Kemenag
Tempat kembali orang berdosa adalah neraka, yaitu setelah mereka dibangkitkan dari kematian mereka di akhirat kelak. Ayat ini menunjukkan keniscayaan hari kebangkitan itu. Allah sang mahakuasalah yang memulai penciptaan makhluk, kemudian dia pula yang mengulanginya kembali, yakni membangkitkannya kembali, dan hal itu semestinya lebih mudah bagi-Nya; kemudian kepada-Nya kamu dikembalikan untuk memperoleh balasan yang setimpal atas amal perbuatanmu. 12. Dan pada hari ketika terjadi kiamat, di mana tiap orang akan dipisah sesuai amal masing-masing, orang-orang yang berdosa, yakni kaum musyrik, hanya terdiam membisu dan tidak mampu beralasan lagi. Mereka berputus asa karena tidak bisa menyelamatkan diri dari azab Allah. Mereka bahkan berandai-andai jika dahulunya hanya seonggok tanah.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 11-16 Allah SWT berfirman: (Allah menciptakan (manusia) dari permulaan, kemudian mengembalikan (menghidupkan)nya kembali) yaitu sebagaimana Dia Maha Kuasa menciptakannya pada permulaannya, maka Dia juga Maha Kuasa mengembalikannya seperti semula (kemudian kepada-Nyalah kamu dikembalikan) yaitu, pada hari kiamat, maka Dia membalas setiap orang sesuai dengan amal perbuatannya. Kemudian Allah SWT berfirman: (Dan pada hari terjadinya kiamat, orang-orang yang berdosa terdiam berputus asa) (12)) Mujahid berkata yaitu orang-orang yang berdosa itu bersedih (Dan sekali-kali tidak ada pemberi syafaat bagi mereka dari berhala-berhala mereka) yaitu tidak ada suatupun dari tuhan-tuhan mereka yang dahulu mereka sembah selain Allah SWT itu memberi pertolongan kepada mereka, bahkan berhala-berhala itu mengingkari mereka dan berkhianat terhadap mereka di saat mereka membutuhkan apa yang mereka harapkan kepada para berhala itu. Kemudian Allah SWT berfirman: (Dan pada hari terjadinya kiamat, di hari itu mereka (manusia) bergolong-golongan (14)) Qatadah berkata yaitu,”Demi Allah, itu adalah perpisahan yang tidak ada pertemuan lagi setelahnya" yaitu apabila golongan yang ini diangkat ke kedudukan yang tinggi dan golongan yang itu direndahkan di kedudukan yang rendah, maka itulah akhir pertemuan di antara keduanya. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka mereka di dalam taman (surga) bergembira (15)) Mujahid dan Qatadah berkata bahwa maknanya adalah bersenang-senang.
Tafsir As-Sa'di
11-13. Allah mengabarkan bahwasannya hanya Dia-lah yang memulai penciptaan seluruh makhluk, kemudian Dia akan mengembalikan mereka, kemudian kepadaNya mereka akan dikembalikan sesudah mereka dihidupkan kembali untuk memberi balasan untuk para pelaku kejahatan (keburukan) dan kemudian balasan bagi para pelaku kebajikan, seraya berfirman, ”dan pada hari terjadinya kiamat” yaitu hari bangkitnya manusia kepada Allah Rabb semesta alam (dan mereka melihat) kiamat dengan mata kepala, pada hari itu, “orang-orang yang berdosa terdiam berputus asa,” maksudnya, mereka berputus asa dari segala kebaikan. Hal itu karena mereka tidak mempersiapkan untuk hari itu, kecuali perbuatan jahat, yaitu dosa-dosa berupa kekafiran, syirik dan berbagai maksiat. Maka tatkala mereka telah melakukan segala sebab siksaan dan mereka belum pernah mencampurinya dengan sebab-sebab pahala sedikitpun, maka mereka berputus asa, berputus harapan, merasa sangat rugi, dan semua yang mereka ada-adakan, seperti manfaat para sekutu dan para sekutu diyakini bisa memberikan syafaat sudah menjadi sia-sia. Maka dari itu Allah berfirman, ”dan sekali-kali tidak ada (sekutu) berhala bagi mereka,” yang telah mereka sembah bersama penyembahan Allah, ”yang memberi syafaat ; dan mereka mengingkari berhala mereka itu,” orang-orang musyrik berlepas diri dari sembahan-sembahan yang mereka persekutukan kepada Allah, dan para sesembahan itu pun berlepas diri, dan mereka berkata, ”kami berlepas diri kepadaMu, dan bukan kepada kami mereka dahulu menyembah (beribadah).” Mereka mengutuk dan menjauh.
Tafsir Al-Wajiz
11. Hanya Allah SWT yang memulai penciptaan makhluk, kemudian mengembalikan makluk(Nya) sekali lagi, lalu mereka dikembalikan kepadaNya untuk dihisab dan dibalas, supaya orang baik bisa diberi penghargaan dan orang buruk disiksa