Surah Yusuf : Ayat 103
وَمَآ أَكْثَرُ ٱلنَّاسِ وَلَوْ حَرَصْتَ بِمُؤْمِنِينَ
"Dan sebahagian besar manusia tidak akan beriman — walaupun kamu sangat menginginkannya."
Tafsir Ringkas Kemenag
Meski kisah tersebut telah jelas membuktikan kerasulan nabi Muhammad, namun tetap saja ada orang yang tidak percaya. Dan kebanyakan manusia tidak akan mau beriman kepada Allah dan rasul-Nya, walaupun engkau sangat menginginkannya. Baik kisah nabi yusuf maupun kisah-kisah lainnya dalam Al-Qur'an merupakan bukti bahwa Al-Qur'an adalah benar wahyu Allah. Adalah mustahil bila nabi Muhammad yang hidup jauh setelah peristiwa itu terjadi dapat menceritakannya secara rinci tanpa mendapat wahyu dari Allah yang maha mengetahui. Pada ayat yang lalu Allah mengingatkan nabi Muhammad bahwa walaupun beliau sangat menginginkan agar manusia beriman kepada Allah dan rasul-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mau beriman. Pada ayat ini Allah menegaskan bahwa nabi Muhammad tidak akan meminta imbalan sedikit pun atas dakwahnya. Allah berfirman, dan engkau, wahai nabi Muhammad, tidak meminta imbalan apa pun kepada mereka atas dakwah yang engkau sampaikan, sebab seruan dakwah itu tidak lain adalah pengajaran bagi seluruh alam.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 102-104 Allah SWT berfirman kepada hamba dan RasulNya, nabi Muhammad SAW setelah menceritakan kepadanya kisah para saudara nabi Yusuf, bagaimana Allah mengangkat derajatnya di atas mereka, serta menjadikan baginya akibat yang terpuji, kemenangan, kerajaan, dan keputusan, padahal mereka menghendaki kejahatan, kebinasaan, pembunuhan, dan peniadaan dia. Hal ini dan hal lain yang serupa, wahai Muhammad, termasuk berita-berita yang ghaib di masa lalu (yang Kami wahyukan kepadamu) dan Kami memberitahu kepadamu, wahai Muhammad, karena di dalamnya mengandung pelajaran bagimu dan nasihat bagi orang sesudahmu (padahal kamu tidak berada pada sisi mereka) yaitu hadir di sisi mereka dan tidak menyaksikan mereka (ketika mereka memutuskan rencananya) yaitu untuk memasukkannya ke dasar sumur (dan mereka sedang mengatur tipu daya) terhadapnya, tetapi Kami adalah yang memberitahukannya kepadamu melalui wahyu yang diturunkan kepadamu. sebagaimana firmanNya: (padahal kamu tidak hadir beserta mereka, ketika mereka melemparkan anak-anak panah mereka (untuk mengundi)) (Surah Ali Imran: 44), (dan tiadalah kamu berada di sisi yang sebelah barat ketika Kami menyampaikan perintah kepada Musa) (Surah Al-Qashash: 44) sampai firmanNya: (Dan tiadalah kamu berada di dekat Gunung Tur ketika Kami menyeru (Musa)) (Surah Al-Qashash: 46) Allah SWT berfirman bahwa dia adalah rasulNya, dan Allah telah memberitahukan kepadanya kisah-kisah terdahulu yang mengandung pelajaran dan keselamatan bagi agama dan kehidupan dunia manusia. Sekalipun demikian, tidaklah kebanyakan manusia beriman. Oleh karena itu Allah berfirman: (Dan sebagian besar manusia tidak akan beriman walaupun kamu sangat menginginkannya (103)) dan (Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah) (Surah Al-An'am: 116) sampai ayat-ayat lain. Firman Allah: (Dan kamu sekali-kali tidak meminta upah kepada mereka (terhadap seruanmu ini)) yaitu wahai Muhammad, kamu sama sekali tidak meminta imbalan dan hadiah dari nasehat, seruan kepada kebaikan dan petunjuk, melainkan kamu melakukannya hanya mencari ridha Allah dan memberi nasihat kepada makhlukNya (itu tidak lain hanyalah pengajaran bagi semesta alam) mereka menjadikannya sebagai peringatan, pemberi petunjuk, dan yang menyelamatkan mereka di dunia dan akhirat.
Tafsir As-Sa'di
103. Allah berfirman kepada NabiNya, Muhammad “Dan sebagian besar manusia walaupun kamu sangat menginginkannya”, yaitu menginginkan keimanan mereka, mereka “tidak akan beriman”, karena daya tangkap dan orientasi mereka sungguh telah mengalami kerusakan. Hasrat besar para pemberi nasihat kepada mereka tidaklah berguna, walaupun sama sekali tidak ada penghalang dan pengganjal. Para pemberi nasihat itu telah mengajari dan menyeru mereka kepada hal-hal yang mengandung kebaikan bagi mereka dan menolak kejelekan dari mereka, tanpa meminta upah maupun timbal balik. Walaupun para da’I tersebut telah menunjukkan bukti-bukti dan tanda-tanda kebenaran kepada mereka yang menunjukkan kebenaran mereka, namun segala sesuatu yang sudah mereka tunjukkan, tetap tidak bermanfaat.
Tafsir Al-Wajiz
103. Dan kebanyakan manusia (meskipun engkau sangat menginginkan agar mereka mendapat hidayah wahai Rasul) tidak mempercayai ajakanmu karena kegigihan mereka atas kekufuran kecuali orang yang dikasihi Allah