Surah At-Taghabun : Ayat 10
وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ وَكَذَّبُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَآ أُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلنَّارِ خَٰلِدِينَ فِيهَا ۖ وَبِئْسَ ٱلْمَصِيرُ
"Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni-penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali."
Tafsir Ringkas Kemenag
Berbeda dengan orang-orang beriman dan beramal saleh yang akan diampuni dan dimasukkan ke dalam surga, Allah menegaskan tentang nasib orang-orang kafir. Dan orang-orang yang kafir, yaitu orang-orang yang menolak beriman kepada Allah dan rasul-Nya; dan mendustakan ayat-ayat kami, ayat-ayat Al-Qur'an; mereka itulah penghuni neraka, karena kekufuran mereka selama hidup di dunia; mereka kekal di dalamnya, karena Allah tidak akan mengampuni orang-orang kafir. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali, karena neraka itu tempat hukuman, bukan tempat kenikmatan. 11. Allah tidak hanya menciptakan makhluk, tetapi juga mengatur seluruh makhluk. Tidak ada sesuatu musibah yang menimpa seseorang dalam kehidupan ini, kecuali dengan izin Allah, karena Allah mengetahui dan mengatur kehidupan ini; dan barang siapa beriman kepada Allah dengan istikamah, niscaya Allah akan memberi petunjuk kepada hatinya dengan memantapkan imannya. Dan Allah maha mengetahui segala sesuatu yang terjadi di jagat raya maupun yang terjadi di jagat kecil, sanubari manusia.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 7-10 Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang orang-orang kafir, orang-orang musyrik, dan orang-orang yang menganggap tidak ada Tuhan; mereka mengira bahwa mereka tidak dibangkitkan (Katakanlah, "Tidak demikian, demi Tuhanku, benar-benar kamu akan dibangkitkan, kemudian akan diberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan”) yaitu akan diberitahukan kepadamu semua amal perbuatan kalian, baik yang agung maupun yang hina, baik yang kecil maupun yang besar (Yang demikian itu adalah mudah bagi Allah) yaitu membangkitkan dan membalas kalian. Hal ini merupakan ayat ketiga yang Allah memerintahkan kepada RasulNya untuk mengungkapkannya dengan memakai sumpah atas nama Tuhannya, bahwa sesungguhnya hal itu pasti terjadi dan hari kebangkitan itu benar-benar ada. Kemudian Allah SWT berfirman: (Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada cahaya yang telah Kami turunkan) yaitu Al-Qur'an (Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan) yaitu, tidak ada sesuatupun dari amal perbuatan kalian yang tersembunyi dariNya. Firman Allah: ((Ingatlah) hari (yang di waktu itu) Allah mengumpulkan kamu pada hari pengumpulan (untuk dihisab)) yaitu hari kiamat. Dinamakan demikian karena pada hari itu Allah mengumpulkan semua orang yang terdahulu dan yang kemudian di suatu lapangan, yang suara penyeru terdengar oleh mereka semua dan tiada sesuatu pun yang menghalangi pandangan mereka. Sebagaimana Allah SWT berfirman: (Hari kiamat itu adalah suatu hari yang semua manusia dikumpulkan (untuk dihisab), dan hari itu adalah suatu hari yang disaksikan (oleh segala makhluk)) (Surah Hud: 103) Firman Allah: (itulah hari (waktu itu) ditampakkan kesalahan-kesalahan) Ibnu Abbas berkata bahwa itu merupakan salah satu dari nama hari kiamat. Demikian itu karena penghuni surga membuat iri penghuni neraka. Demikian juga dikatakan oleh Qatadah dan Mujahid.
Tafsir As-Sa'di
10. “Dan orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami,” maksudnya, kufur terhadapnya tanpa dilandasi dasar syari maupun akal, bahkan dalil-dalil dan penjelasan-penjelasan itu datang kepada mereka, namun mereka mendustakan dan menentangnya, “mereka itulah penghuni-penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya. Dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.” Karena neraka itu mencakup segala keburukan, kengerian, kesengsaraan, dan siksa.
Tafsir Al-Wajiz
10. Dan orang-orang yang menolak, mengingkari adanya Allah dan ketauhidanNya dan mendustakan ayat-ayat Kami, yaitu Al-Quran, mereka adalah penduduk neraka. Mereka menetap di sana selama-lamanya. Seburuk-buruk tempat kembali itu adalah tempat kembali mereka di akhirat