Surah Muhammad : Ayat 10
۞ أَفَلَمْ يَسِيرُوا۟ فِى ٱلْأَرْضِ فَيَنظُرُوا۟ كَيْفَ كَانَ عَٰقِبَةُ ٱلَّذِينَ مِن قَبْلِهِمْ ۚ دَمَّرَ ٱللَّهُ عَلَيْهِمْ ۖ وَلِلْكَٰفِرِينَ أَمْثَٰلُهَا
"Maka apakah mereka tidak mengadakan perjalanan di muka bumi sehingga mereka dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka; Allah telah menimpakan kebinasaan atas mereka dan orang-orang kafir akan menerima (akibat-akibat) seperti itu."
Tafsir Ringkas Kemenag
Setelah Allah mengecam perbuatan orang-orang kafir dan bahwa mereka akan masuk neraka, maka Allah menyuruh mereka supaya memperhatikan ihwal umat terdahulu dan melihat bekas peninggalan mereka. Dengan melihat keadaan yang dialami oleh umat terdahulu diharapkan mereka dapat mengambil pelajaran. Maka apakah mereka orang-orang kafir yang mendustakan Allah dan rasul-Nya tidak pernah mengadakan perjalanan di bumi di mana terdapat peninggalan umat terdahulu sehingga dapat memperhatikan bagaimana kesudahan dan akibat yang diderita oleh orang-orang yang mendustakan rasul sebelum mereka seperti yang dialami oleh kaum 'ad, kaum Samud, kaum nabi lut dan lainnya. Allah telah membinasakan jiwa, harta, dan anak keturunan mereka, dan bagi orang-orang kafir, kapan dan di mana pun akan menerima nasib yang serupa itu. 11. Hukuman itu terhadap mereka dalam firman-Nya, yang demikian itu, yakni ganjaran yang diterima oleh orang-orang yang beriman dan azab yang diderita oleh orang-orang kafir, karena Allah pelindung bagi orang-orang yang beriman yang melindungi mereka dan memberikan pertolongan; sedang orang-orang kafir tidak ada pelindung bagi mereka yang dapat menyelamatkan dari kehancuran.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 10-13 Allah SWT berfirman: (Maka apakah mereka tidak mengadakan perjalanan) yaitu mereka yang menyekutukan Allah dan mendustakan rasulNya (di muka bumi sehingga mereka dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang sebelum mereka; Allah telah menimpakan kebinasaan atas mereka) yaitu Allah menghukum mereka karena pendustaan dan kekafiran mereka, yaitu orang-orang mukmin diselamatkan Allah dari kalangan mereka. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (dan orang-orang kafir akan menerima (akibat-akibat) seperti itu) Kemudian Allah SWT berfirman: (Sesungguhnya Allah memasukkan orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh ke dalam surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai) yaitu pada hari kiamat (Dan orang-orang yang kafir itu bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang-binatang) yaitu di dunia mereka senang, dan mereka hidup hanya untuk makan sebagaimana binatang ternak makan, yaitu tujuan mereka hanya makan dan bersenang-senang. Oleh karena itu disebutkan dalam hadits shahih:”Orang yang beriman makan dengan satu perut, sedangkan orang kafir makan dengan tujuh perut” Kemudian Allah berfirman: (Dan neraka adalah tempat tinggal mereka) yaitu di hari mereka mendapat pembalasan. Firman Allah: (Dan betapa banyaknya negeri-negeri yang (penduduknya) lebih kuat daripada (penduduk) negerimu (Muhammad) yang telah mengusirmu itu) yaitu penduduk Makkah (Kami telah membinasakan mereka; maka tidak ada seorang penolongpun bagi mereka) Ini merupakan ancaman keras dan peringatan tegas bagi penduduk Makkah karena mereka telah mendustakan Rasulallah SAW, padahal beliau adalah pemimpin para rasul dan penutup para nabi. Apabila Allah telah membinasakan umat-umat yang dahulu telah mendustakan para rasul yang sebelumnya, padahal mereka lebih kuat daripada penduduk Makkah. Maka bagaimanakah prasangka mereka tentang yang akan dilakukan Allah SWT terhadap mereka di dunia dan akhirat? Dan jika Allah membebaskan banyak dari mereka dari hukuman di dunia karena keberadaan Rasulullah SAW, Nabi pembawa rahmat, maka sesungguhnya azab akan memenuhi orang-orang kafir itu pada hari mereka dikembalikan kepadaNya (Siksaan itu dilipatgandakan kepada mereka. Mereka selalu tidak dapat mendengar (kebenaran) dan mereka selalu tidak dapat melihat (nya)) (Surah Hud: 20) Firman Allah SWT: (dari (penduduk) negerimu (Muhammad) yang telah mengusirmu itu) yaitu orang-orang yang telah mengusirmu dari kalangan mereka.
Tafsir As-Sa'di
10. Apakah mereka yang mendustakan Rasulullah itu tidak mengadakan perjalanan supaya, “mereka dapat memperhatikan bagaimana kesudahan orang-orang yang sebelum mereka.” Mereka tidak akan menemukan kesudahan, selain kesudahan yang buruk , mereka tidak menengok dan melihat melainkan sekeliling mereka telah binasa dan hancur, pendustaan serta kekufuran mereka pun semakin mengakar, sehingga Allah membinasakan harta dan rumah mereka. Lebih dari itu bahkan Allah menghancurkan amal dan tipu daya mereka. Orang-orang kafir di berbagai masa dan tempat mempunyai contoh-contoh kesudahan serta hukuman hina seperti ini. Sedangkan orang-orang yang beriman akan diselamatkan oleh Allah dari siksaanNya dan diberi balasan baik yang banyak.
Tafsir Al-Wajiz
10. Apakah orang-orang kafir yang mendustakan rasul itu tidak pernah berpindah untuk melihat isi bumi? Sehingga mereka akan tahu bagaimana kondisi umat terdahulu, seperti kaum Tsamud, ‘Ad serta kaum Luth agar mereka memperoleh pelajaran. Padahal bekas kerusakan di tempat tinggal mereka masih terlihat. Allah telah membinasakan mereka beserta anak dan harta mereka serta mencabutnya secara mutlak. Bagi orang-orang kafir yang mendustakan Allah dan rasul-Nya akan menerima hukuman seperti itu