Surah Al-Ahzab : Ayat 1
يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِىُّ ٱتَّقِ ٱللَّهَ وَلَا تُطِعِ ٱلْكَٰفِرِينَ وَٱلْمُنَٰفِقِينَ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا

"Hai Nabi, bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu menuruti (keinginan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik. Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,"

Tafsir Ringkas Kemenag
Wahai nabi! bertakwalah kepada Allah dengan melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya; dan karenanya janganlah engkau menuruti keinginan orang-orang kafir agar engkau berpaling dari ketaatan kepada Allah, dan janganlah engkau menuruti kehendak orang-orang munafik agar engkau duduk bersama mereka dan menjauhi kaum duafa. Sesungguhnya Allah maha mengetahui akibatnya, mahabijaksana dalam segala firman dan aturan-Nya. 2. Dan karena itu, ikutilah dan lakukanlah apa saja yang telah diwah-yukan tuhanmu kepada engkau. Sungguh, Allah maha mengetahui dengan sangat teliti terhadap apa yang kamu kerjakan, baik secara terang-terangan maupun tersembunyi; dan dia akan membalasnya sesuai apa yang telah kamu lakukan.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 1-3 Ini adalah peringatan yang berkedudukan tinggi yang ditujukan kepada orang yang lebih rendah kedudukannya. Karena sesungguhnya Allah SWT itu apabila memerintahkan kepada hamba dan rasulNya dengan ini, maka itu untuk memerintahkan kepada selain dia dengan cara yang lebih utama dan lebih kuat Firman Allah: (dan janganlah kamu menuruti (keinginan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik) yaitu, janganlah mendengar ucapan mereka dan meminta saran dari mereka (Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana) yaitu, dia lebih berhak untuk diikuti perintah-perintahNya dan ditaati, karena sesungguhnya Dia Maha Mengetahui akibat segala urusan, dan Maha Bijaksana dalam semua firman dan perbuatanNya. Oleh karena itu Allah SWT berfirman: (dan ikutilah apa yang diwahyukan Tuhanmu kepadamu) yaitu berupa Al-Qur'an dan sunnah (Sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan) Maka tidak ada sesuatupun yang tersembunyi dariNya, dan bertawakallah kepada Allah, yaitu dalam semua urusan dan keadaanmu (dan cukuplah Allah sebagai Pemelihara) yaitu, cukuplah Allah sebagai Pemelihara bagi orang yang bertawakal dan bertaubat kepadaNya.
Tafsir As-Sa'di
1-2. Maksudnya, hai orang yang telah dikaruniai kenabian oleh Allah dan diutamakan dengan wahyuNya serta diutamakan atas seluruh manusia! Syukurilah nikmat Rabbmu yang telah dikaruniakan kepadamu dengan menggunakan takwaNya yang engkau lebih utama dengannya daripada selain engkau, dan yang wajib atasmu darinya lebih besar daripada selain kamu. Maka wajib atasmu darinya lebih besar daripada selain kamu. Maka patuhilah perintah-perintahNya dan larangan-laranganNya, dan sampaikanlah risalahNya (ajaranNya) dan sampaikanlah wahyuNya kepada hamba-hambaNya, serta berikanlah nasihat kepada manusia, dan jangan sekali-kali kamu menaati setiap orang kafir yang telah menampakkan permusuhannya terhadap Allah dan RasulNya, ataupun orang munafik yang sudah merahasiakan pendustaan dan kekafiran, dan menampakkan lawannya. Mereka itu semua adalah musuh yang sesungguhnya. Maka janganlah taat kepada mereka dalam sebagian perkara yang dapat merusak takwa dan membatalkannya, dan jangan kamu mengikuti keinginan mereka, karena akan menyesatkanmu dari yang benar, “dan” akan tetapi “Ikutilah apa yang diwahyukan Rabbmu kepadamu,” sebab sesungguhnya itulah petunjuk dan rahmat, dan berharaplah dengannya pahala dari Rabbmu, karena sesungguhnya Dia “Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan,” Dia akan memberikan balasan kepada kalian sesuai dengan apa yang Dia ketahui dari kalian, yaitu kebaikan atau keburukan.
Tafsir Al-Wajiz
Disebut surah Al-Ahzab karena kandungannya berisi tentang peristiwa perang khandaq atau ahzab yang terjadi di kota Madinah antara kaum musyrik quraisy dan Ghathafan, dengan kesepakatan dengan orang Yahudi Bani Quraidzah untuk memerangi umat Islam, 1. Wahai Nabi, giatlah kamu untuk taat kepada Allah, dan hendaklah orang-orang mukmin takut kepada Allah sebab kamu telah menjadi contoh bagi mereka. Janganlah kamu taat kepada orang kafir dan orang munafik. Yang mengajakmu dengan cara toleransi dan kelembutan, berpaling meninggalkan Tuhan mereka dengan cara yang buruk, sesungguuhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu sebelum diciptakan, Maha Bijaksana atas apa yang diciptakan dan diatur, memerintah dan melarang, para Ulama’ Tafsir berkata: orang-orang Musyrik mengajak Rasulullah SAW untuk menolak untuk menyebut Tuhan-Tuhan mereka dengan sebutan yang buruk, dan hendaknya Rasul menjawab: Sesungguhnya dalam ayat ini mengandung syafaat, renungkanlah itu dan itulah sebab turunnya ayat ini

Sumber tafsir dari tafsirweb.com