Surah An-Naml : Ayat 1
طسٓ ۚ تِلْكَ ءَايَٰتُ ٱلْقُرْءَانِ وَكِتَابٍ مُّبِينٍ

"Thaa Siin (Surat) ini adalah ayat-ayat Al Quran, dan (ayat-ayat) Kitab yang menjelaskan,"

Tafsir Ringkas Kemenag
'' s'n. Inilah ayat-ayat Al-Qur'an, dan kitab yang jelas, bahwa kitab ini adalah firman Allah dan menjelaskan pesan-pesan Allah kepada manusia. 2. Al-qur'an adalah menjadi petunjuk, pembimbing manusia ke jalan yang lurus dan berita gembira bagi orang-orang yang beriman. Merekalah yang bisa memanfaatkan Al-Qur'an dalam kehidupan mereka. Mereka akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat nanti akan masuk surga.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 1-6 Telah disebutkan di permulaan surah Al-Baqarah tentang huruf-huruf hijaiyyah tersebut di permulaan beberapa surah. Firman Allah SWT: ((Surat) ini adalah ayat-ayat) yaitu ayat-ayat (Al-Qur’an, dan (ayat-ayat) Kitab yang menjelaskan) yang jelas dan terang (untuk menjadi petunjuk dan berita gembira untuk orang-orang yang beriman (2)) yaitu sesungguhnya petunjuk dan kabar gembira dari Al-Qur'an itu untuk orang yang mengimaninya, mengikutinya, membenarkannya, mengamalkan apa yang terkandung di dalamnya, mengerjakan shalat yang diwajibkan, menunaikan zakat yang diwajibkan, dan meyakini hari akhirat, hari kebangkitan sesudah mati, hari pembalasan amal perbuatan, yang baik dan yang buruk, serta meyakini adanya surga dan neraka, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan sekiranya Al-Qur'an Kami jadikan sebagai bacaan dalam bahasa selain bahasa Arab niscaya mereka mengatakan, "Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?" Apakah patut (Al-Qur'an) dalam bahasa selain bahasa Arab sedang (rasul), orang Arab? Katakanlah, "Al-Qur'an adalah petunjuk dan penyembuh bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, dan (Al-Qur'an) itu merupakan kegelapan bagi mereka. Mereka itu (seperti) orang-orang yang dipanggil dari tempat yang jauh") (Surah Fushshilat: 44) Oleh karena itu Allah SWT berfirman di sini: (Sesungguhnya orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat) yaitu, mereka mendustakannya dan menganggapnya mustahil terjadi (Kami jadikan mereka memandang baik perbuatan-perbuatan mereka, maka mereka bergelimang (dalam kesesatan)) yaitu mereka memandang baik apa yang mereka kerjakan, dan Kami biarkan mereka dalam kesesatan mereka sehingga mereka bergelimang dalam kesesatannya. Hal itu merupakan balasan apa yang mereka dustakan terhadap terhadap adanya akhirat, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Dan sungguh, beberapa rasul sebelum engkau (Muhammad) telah diperolok-olokkan, sehingga turunlah azab kepada orang-orang yang mencemoohkan itu sebagai balasan olok-olokan mereka (10)) (Surah Al-An'am) (Mereka itulah orang-orang yang mendapat azab yang buruk) di dunia dan akhirat (dan mereka di akhirat adalah orang-orang yang paling merugi) yaitu, tidak ada seorang pun makhluk di padang mahsyar lebih merugi terhadap dirinya sendiri dan hartanya selain dari mereka. Firman Allah: (Dan sesungguhnya kamu benar-benar diberi Al-Qur’an dari sisi (Allah) Yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui (6)) yaitu (sesungguhnya engkau) wahai Muhammad, Qatadah berkata tentang firmanNya (benar-benar diberi) yaitu benar-benar menerima (Al-Qur'an ini dari sisi Allah Yang Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui) yaitu dari sisi Dzat yang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui, yaitu Maha bisjaksana dalam perintah dan laranganNya, lagi Maha Mengetahui semua perkara, baik yang besar maupun yang kecil. Berita Al-Qur'an itu adalah benar, dan hukum yang ditetapkannya adalah keadilan yang sempurna, sebagaimana Allah SWT berfirman: (Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Qur'an), sebagai kalimat yang benar dan adil) (Surah Al-An'am: 115)
Tafsir As-Sa'di
1 Allah mengingatkan hamba-hambaNya akan keagungan al-qur’an, dan Dia mengisyaratkan kepada al-qur’an dengan suatu isyarat yang bermakna “ta’zhim,” (pengagungan), seraya berfirman, ”ini adalah ayat-ayat al-qur’an, dan (ayat-ayat) kitab yang menjelaskan,” maksudnya, ia adalah ayat-ayat yang tertinggi, penjelasan-penjelasan yang terkuat dan keterangan-keterangan yang terjelas dan paling nyata tentang harapan-harapan yang paling tinggi, tujuan-tujuan yang paling utama, amal-amal yang terbaik, dan akhlak yang terluhur. Ayat-ayat yang menunjukkan kepada berita-berita yang benar, perintah-perintah yang baik dan larangan dari segala perbuatan jelek dan akhlak (moral) yang tercela. Ayat-ayat yang sampai pada kejelasan dan keterangannya bagi mata hati yang bercahaya sejelas matahari bagi pandangan mata; ayat-ayat yang menunjukkan kepada iman dan mengajak untuk sampai kepada keyakinan, dan ia mengonfirmasikan tentang perkara-perkara ghaib yang telah berlalu dan yang akan datang (sebagaimana) telah terjadi dan akan terjadi; ayat-ayat yang mengajak untuk mengenal Rabb yang Mahaagung dengan nama-namaNya yang sangat baik dan sifat-sifatNya yang tinggi dan perbuatan-perbuatannNya yang sempurna; ayat-ayat yang mengenalkan kepada kita rasul-rasulNya, para waliNya dan sifat-sifat mereka hingga seakan-akan kita melihat mereka dengan pandangan mata kita.
Tafsir Al-Wajiz
Keutamaan: surat ini tergolong surat Thawasin yaitu yang Nabi tempatkan pada tempat Zabur, seperti pada surat Asy syuaro. 1. Thaa’, sin sebagai pengingat seperti pada surat-surat sebelumnya. Ayat ini adalah ayat Alquran agung. Kitab yang terdapat berbagai tuntunan agama dan syariat, kebenaran dan kebatilan sebagai petunjuk untuk kebahagiaan manusia

Sumber tafsir dari tafsirweb.com