Surah Ar-Ra'd : Ayat 1
الٓمٓر ۚ تِلْكَ ءَايَٰتُ ٱلْكِتَٰبِ ۗ وَٱلَّذِىٓ أُنزِلَ إِلَيْكَ مِن رَّبِّكَ ٱلْحَقُّ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يُؤْمِنُونَ

"Alif laam miim raa. Ini adalah ayat-ayat Al Kitab (Al Quran). Dan Kitab yang diturunkan kepadamu daripada Tuhanmu itu adalah benar: akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman (kepadanya)."

Tafsir Ringkas Kemenag
Alif laam miim raa'. Hanya Allah yang mengetahui maksud ungkapan ini. Itu adalah ayat-ayat kitab Al-Qur'an yang Allah turunkan kepada nabi Muhammad. Ia berisi petunjuk dan ajaran bagi umat manusia. Dan ketahuilah bahwa kitab yang diturunkan kepadamu, wahai nabi Muhammad, dari tuhanmu itu adalah benar dari-Nya, tuhan yang maha mengetahui; tetapi kebanyakan manusia tidak beriman kepada-Nya. Setelah pada ayat sebelumnya Allah menjelaskan bahwa Al-Qur'an adalah benar dari-Nya, lalu pada ayat ini Allah membuktikan kebenarannya melalui keunikan penciptaan alam semesta. Hanya Allah yang meninggikan langit tanpa tiang penyangga sebagaimana yang kamu lihat, kemudian dia bersemayam di atas 'arsy. Dia menundukkan matahari dan bulan di bawah aturan hukum alam-Nya; masing-masing dari keduanya beredar menurut waktu yang telah ditentukan. Dia mengatur urusan makhluk-Nya, baik yang di bumi maupun di langit, dan dia menjelaskan tanda-tanda kebesaran-Nya agar kamu yakin akan pertemuan dengan tuhanmu kelak di akhirat.
Tafsir Ibnu Katsir
Adapun pembahasan tentang huruf-huruf hijaiyah pada permulaan surah-surah telah dijelaskan pada permulaan surah Al-Baqarah. Telah disebutkan bahwa setiap surah yang dimulai dengan huruf-huruf ini mengandung makna kemenangan bagi Al-Qur'an dan penjelasan bahwa penurunan Al-Qur'an itu dari sisi Allah adalah kebenaran, tidak ada keraguan dan kebimbangan pada hal itu. Oleh karena itu Allah berfirman: (Ini adalah ayat-ayat Al-Kitab (Al-Qur'an)) yaitu, ini adalah ayat-ayat Al-Qur'an. Kemudian hal itu dihubungkan kepada sifat Al-Qur'an, Allah berfirman: (Dan Kitab yang diturunkan kepadamu) wahai Muhammad (dari Tuhanmu itu adalah benar) khabar dari mubtada’nya, yaitu firmanNya: (Dan Kitab yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu) Firman Allah: (tetapi kebanyakan manusia tidak beriman (kepadanya)) sebagaimana firmanNya: (Dan sebagian besar manusia tidak akan beriman, walaupun kamu sangat menginginkannya (103)) (Surah Yusuf) yaitu dengan kejelasan dan keterangan ini, kebanyakan mereka tidak beriman karena apa yang terjadi diantara mereka berupa perpecahan, pembangkangan, dan kemunafikan
Tafsir As-Sa'di
1. Allah mengabarkan bahwa al-Quran merupakan himpunan ayat-ayat yang dapat menunjukkan kebutuhan manusia, berupa prinsip-prinsip agama dan cabang-cabangnya. (Juga memberitahukan) bahwa wahyu yang diturunkan kepada Rasulullah dari Rabb nya adalah kebenaran yang nyata. Sebab, berita-beritanya merupakan kebenaran, seluruh perintah dan larangannya mencerminkan keadilan, dengan didukung oleh berbagai dalil dan petunjuk yang pasti. Barangsiapa yang menyambutnya dan merengkuh ilmunya, maka dia termasuk dari orang-orang yang menguasai kebenaran. Ilmu mereka akan mewajibkan mereka untuk mengamalkan hal-hal yang dicintai oleh Allah. “Akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman (kepadanya),” yaitu beriman kepada al-Quran, baik karena kebodohan mereka, sikap antipasti, tidak peduli atau lantaran sikap penentangan dan kezhaliman. Oleh karena itu, mayoritas manusia tidak mengambil manfaat dengannya, lantaran tidak ada faktor yang mendukung untuk menerima manfaat dengannya.
Tafsir Al-Wajiz
1. {Alif Lam Mim Ra’}, Alif, Lam, Mim, Ra’: huruf-huruf yang menunjukkan kekokohan Al-Qur’an bagi manusia dan jin, dan menunjukkan bahwa Al-Qur’an itu benar-benar dari sisi Allah. Ini juga termasuk cara menantang bangsa Arab untuk menandinginya, meskipun itu terdiri dari huruf-huruf bahasa mereka, bahasa Arab. Ayat-ayat ini dan ayat lainnya merupakan ayat-ayat Al-Qur’an. Dan yang diturunkan Tuhanmu kepadamu melalui wahyu itu kebenaran yang tidak ada keraguan di dalamnya, namun kebanyakan manusia tidak percaya bahwa itu diturunkan dari sisi Allah, karena tidak mereka tidak mau merenung dan berpikir.

Sumber tafsir dari tafsirweb.com