Surah Yunus : Ayat 1
الٓر ۚ تِلْكَ ءَايَٰتُ ٱلْكِتَٰبِ ٱلْحَكِيمِ

"Alif laam raa. Inilah ayat-ayat Al Quran yang mengandung hikmah."

Tafsir Ringkas Kemenag
Alif lam ra. Hanya Allah yang mengetahui secara pasti makna huruf-huruf yang menjadi pembuka surah-surah dalam Al-Qur'an. Inilah ayatayat Al-Qur'an yang keseluruhannya penuh hikmah, yakni petunjuk yang hak dan terbaik bagi semua umat manusia. Apabila petunjuk tersebut diperhatikan dan dijalankan, maka akan mendatangkan kemaslahatan dan menghindarkan keburukan. Oleh karena itu, pantaskah manusia menjadi heran bahwa kami memberi wahyu, yakni memberi informasi dan tuntunan agama secara pasti, cepat, dan berbentuk rahasia, kepada seorang laki-laki di antara mereka, yakni nabi Muhammad yang dikenal sangat jujur sehingga mendapat gelar al-amin. Melalui wahyu tersebut kami perintahkan kepadanya: berilah peringatan kepada manusia bahwa hari pembalasan itu pasti datang dan orang yang jahat akan disiksa karena kejahatannya, dan gembirakanlah orang-orang beriman yang mengerjakan amal saleh, bahwa mereka mempunyai kedudukan yang tinggi, yakni kemuliaan di sisi tuhan kelak di akhirat. Setelah mendengar dan menyaksikan ayat-ayat Al-Qur'an yang disampaikan oleh nabi Muhammad ternyata sangat mempesona, maka orang-orang kafir berkata, orang ini, yakni nabi Muhammad, benar-benar pesihir yang nyata, dan yang dibawanya adalah sihir, sehingga membuat orang-orang terpesona dan mengikuti seruannya. Demikianlah sifat angkuh orang-orang yang tidak mau mengakui bahwa Al-Qur'an adalah wahyu dari Allah.
Tafsir Ibnu Katsir
Ayat 1-2 Mujahid berkata tentang firmanNya: (Alif Lam Ra. Inilah ayat-ayat Kitab yang mengandung hikmah (l)) dia berkata yaitu kitab Taurat dan Zabur Firman Allah SWT: (Patutkah menjadi keheranan bagi manusia) Allah SWT berfirman mengingkari keherananrang-orang kafir terhadap pengutusan para rasul dari kalangan manusia, sebagaimana Allah SWT memberitahukan tentang umat-umat terdahulu yang berkata: (Apakah manusia yang akan memberi petunjuk kepada kami?) (Surah At-Taghabun: 6) nabi Hud dan nabi Shalih berkata kepada kaumnya (Dan apakah kalian (tidak percaya) dan heran bahwa datang kepada kalian peringatan dari Tuhan kalian dengan perantaraan seorang laki-laki dari golongan kalian) (Surah Al-A'raf: 63) Allah SWT berfirman seraya memberitahukan tentang orang-orang kafir Quraisy, bahwa mereka berkata: (Mengapa ia menjadikan tuhan-tuhan itu Tuhan Yang Maha Esa? Sesungguhnya ini benar-benar suatu hal yang sangat meng­herankan (5)) (Surah Shad) Firman Allah: (bahwa mereka mempunyai kedudukan yang tinggi di sisi Tuhan mereka) Para ulama berbeda pendapat tentang ayat ini Ali bin Abi Thalhah meriwayatkan dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (gembirakanlah orang-orang beriman, bahwa mereka mempunyai kedudukan yang tinggi di sisi Tuhan mereka) dia berkata telah terdahulu dalam kitab pertama bahwa mereka mendapatkan kebahagiaan. Mujahid berkata tentang firmanNya: (bahwa mereka mempunyai kedudukan yang tinggi di sisi Tuhan mereka) yaitu amal shalih, yaitu shalat, puasa, sedekah, dan tasbih mereka. Fudhail bin Amr Al-Jaun meriwayatkan dari Qatadah atau Al-Hasan tentang firmanNya (bahwa mereka mempunyai kedudukan yang tinggi di sisi Tuhan mereka) nabi Muhammad SAW memberi syafaat kepada mereka. Demikian juga dikatakan oleh Zaid bin Aslam dan Muqatil bin Hayyan. Qatadah berkata,”Kebenaran yang telah dikerjakan di sisi Tuhan mereka”. Ibnu Jarir memilih pendapat Mujahid, bahwa sesungguhnya amal shalih yang telah mereka kerjakan. sebagaimana dikatakan,"Telah dahulu dilakukan dalam agama Islam, ". sebagaimana perkataan Hassan: Kami mempunyai jasa yang besar kepadamu dan kami berbeda dengan para pendahulu kami dalam ketaatan kepada Allah, sebagai jasa berikutnya. Firman Allah SWT: (Orang-orang kafir berkata, "Sesungguhnya orang ini (Muhammad) benar-benar adalah tukang sihir yang nyata”) yaitu bersamaan dengan Kami mengutus kepada mereka seorang rasul dari kalangan mereka untuk menyampaikan kabar gembira dan memberi peringatan ( orang-orang kafir berkata, "Sesungguhnya orang ini (Muhammad) benar-benar adalah tukang sihir yang nyata”) yaitu jelas, dan mereka adalah orang-orang yang mendustakan hal itu.
Tafsir As-Sa'di
1. Allah berfirman, “Alif lam ra. Inilah ayat-ayat al-Quran yang mengandung hikmah.” Ia adalah al-Quran yang berisi hikmah dan hukum, ayat-ayatNya menunjukkan hakikat-hakikat iman, larangan-larangan dan perintah-perintah syari yang wajib diterima dengan kerelaan dan sambutan serta ketundukan oleh seluruh umat.
Tafsir Al-Wajiz
1. Alif lam Ra’. Huruf terakhir dilafalkan dengan disukun sebagaimana huruf-huruf abjad dilafalkan, yaitu Alif lam ra’. Huruf-huruf yang digunakan untuk menantang dan meneguhkah Al-Qur’an sekalipun lafadz-lafadznya terdiri dari huruf-huruf dari bahasa yang dilafalkan dan dituliskan bangsa Arab. Ayat yang diwahyukan itu adalah ayat-ayat Al-Qur’an yang menentukan hukum tentang halal-haram, batasan-batasan dan hukum

Sumber tafsir dari tafsirweb.com