Kembali

At-Takwir

التكوير

إِذَا ٱلشَّمْسُ كُوِّرَتْ 1

iżasy-syamsu kuwwirat

"Apabila matahari digulung,"

Lihat 5 Tafsir Lengkap
وَإِذَا ٱلنُّجُومُ ٱنكَدَرَتْ 2

wa iżan-nujụmungkadarat

"dan apabila bintang-bintang berjatuhan,"

Lihat 5 Tafsir Lengkap
وَإِذَا ٱلْجِبَالُ سُيِّرَتْ 3

wa iżal-jibālu suyyirat

"dan apabila gunung-gunung dihancurkan,"

Lihat 5 Tafsir Lengkap
وَإِذَا ٱلْعِشَارُ عُطِّلَتْ 4

wa iżal-‘isyāru ‘uṭṭilat

"dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak diperdulikan)"

Lihat 5 Tafsir Lengkap
وَإِذَا ٱلْوُحُوشُ حُشِرَتْ 5

wa iżal-wuḥụsyu ḥusyirat

"dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan,"

Lihat 5 Tafsir Lengkap
وَإِذَا ٱلْبِحَارُ سُجِّرَتْ 6

wa iżal-biḥāru sujjirat

"dan apabila lautan dijadikan meluap"

Lihat 5 Tafsir Lengkap
وَإِذَا ٱلنُّفُوسُ زُوِّجَتْ 7

wa iżan-nufụsu zuwwijat

"dan apabila ruh-ruh dipertemukan (dengan tubuh)"

Lihat 5 Tafsir Lengkap
وَإِذَا ٱلْمَوْءُۥدَةُ سُئِلَتْ 8

wa iżal-mau`ụdatu su`ilat

"dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya,"

Lihat 5 Tafsir Lengkap
بِأَىِّ ذَنۢبٍ قُتِلَتْ 9

bi`ayyi żambing qutilat

"karena dosa apakah dia dibunuh,"

Lihat 5 Tafsir Lengkap
وَإِذَا ٱلصُّحُفُ نُشِرَتْ 10

wa iżaṣ-ṣuḥufu nusyirat

"dan apabila catatan-catatan (amal perbuatan manusia) dibuka,"

Lihat 5 Tafsir Lengkap
وَإِذَا ٱلسَّمَآءُ كُشِطَتْ 11

wa iżas-samā`u kusyiṭat

"dan apabila langit dilenyapkan,"

Lihat 5 Tafsir Lengkap
وَإِذَا ٱلْجَحِيمُ سُعِّرَتْ 12

wa iżal-jaḥīmu su”irat

"dan apabila neraka Jahim dinyalakan,"

Lihat 5 Tafsir Lengkap
وَإِذَا ٱلْجَنَّةُ أُزْلِفَتْ 13

wa iżal-jannatu uzlifat

"dan apabila surga didekatkan,"

Lihat 5 Tafsir Lengkap
عَلِمَتْ نَفْسٌ مَّآ أَحْضَرَتْ 14

‘alimat nafsum mā aḥḍarat

"maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya."

Lihat 5 Tafsir Lengkap
فَلَآ أُقْسِمُ بِٱلْخُنَّسِ 15

fa lā uqsimu bil-khunnas

"Sungguh, Aku bersumpah dengan bintang-bintang,"

Lihat 5 Tafsir Lengkap
ٱلْجَوَارِ ٱلْكُنَّسِ 16

al-jawāril-kunnas

"yang beredar dan terbenam,"

Lihat 5 Tafsir Lengkap
وَٱلَّيْلِ إِذَا عَسْعَسَ 17

wal-laili iżā ‘as’as

"demi malam apabila telah hampir meninggalkan gelapnya,"

Lihat 5 Tafsir Lengkap
وَٱلصُّبْحِ إِذَا تَنَفَّسَ 18

waṣ-ṣub-ḥi iżā tanaffas

"dan demi subuh apabila fajarnya mulai menyingsing,"

Lihat 5 Tafsir Lengkap
إِنَّهُۥ لَقَوْلُ رَسُولٍ كَرِيمٍ 19

innahụ laqaulu rasụling karīm

"sesungguhnya Al Quran itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril),"

Lihat 5 Tafsir Lengkap
ذِى قُوَّةٍ عِندَ ذِى ٱلْعَرْشِ مَكِينٍ 20

żī quwwatin ‘inda żil-‘arsyi makīn

"yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi di sisi Allah yang mempunyai ‘Arsy,"

Lihat 5 Tafsir Lengkap
مُّطَاعٍ ثَمَّ أَمِينٍ 21

muṭā’in ṡamma amīn

"yang ditaati di sana (di alam malaikat) lagi dipercaya."

Lihat 5 Tafsir Lengkap
وَمَا صَاحِبُكُم بِمَجْنُونٍ 22

wa mā ṣāḥibukum bimajnụn

"Dan temanmu (Muhammad) itu bukanlah sekali-kali orang yang gila."

Lihat 5 Tafsir Lengkap
وَلَقَدْ رَءَاهُ بِٱلْأُفُقِ ٱلْمُبِينِ 23

wa laqad ra`āhu bil-ufuqil-mubīn

"Dan sesungguhnya Muhammad itu melihat Jibril di ufuk yang terang."

Lihat 5 Tafsir Lengkap
وَمَا هُوَ عَلَى ٱلْغَيْبِ بِضَنِينٍ 24

wa mā huwa ‘alal-gaibi biḍanīn

"Dan dia (Muhammad) bukanlah orang yang bakhil untuk menerangkan yang ghaib."

Lihat 5 Tafsir Lengkap
وَمَا هُوَ بِقَوْلِ شَيْطَٰنٍ رَّجِيمٍ 25

wa mā huwa biqauli syaiṭānir rajīm

"Dan Al Quran itu bukanlah perkataan syaitan yang terkutuk,"

Lihat 5 Tafsir Lengkap
فَأَيْنَ تَذْهَبُونَ 26

fa aina taż-habụn

"maka ke manakah kamu akan pergi?"

Lihat 5 Tafsir Lengkap
إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعَٰلَمِينَ 27

in huwa illā żikrul lil-‘ālamīn

"Al Quran itu tiada lain hanyalah peringatan bagi semesta alam,"

Lihat 5 Tafsir Lengkap
لِمَن شَآءَ مِنكُمْ أَن يَسْتَقِيمَ 28

liman syā`a mingkum ay yastaqīm

"(yaitu) bagi siapa di antara kamu yang mau menempuh jalan yang lurus."

Lihat 5 Tafsir Lengkap
وَمَا تَشَآءُونَ إِلَّآ أَن يَشَآءَ ٱللَّهُ رَبُّ ٱلْعَٰلَمِينَ 29

wa mā tasyā`ụna illā ay yasyā`allāhu rabbul-‘ālamīn

"Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan semesta alam."

Lihat 5 Tafsir Lengkap