الفرقان
tabārakallażī nazzalal-furqāna ‘alā ‘abdihī liyakụna lil-‘ālamīna nażīrā
"Maha suci Allah yang telah menurunkan Al Furqaan (Al Quran) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam,"
Lihat 5 Tafsir Lengkapallażī lahụ mulkus-samāwāti wal-arḍi wa lam yattakhiż waladaw wa lam yakul lahụ syarīkun fil-mulki wa khalaqa kulla syai`in fa qaddarahụ taqdīrā
"yang kepunyaan-Nya-lah kerajaan langit dan bumi, dan Dia tidak mempunyai anak, dan tidak ada sekutu bagi-Nya dalam kekuasaan(Nya), dan dia telah menciptakan segala sesuatu, dan Dia menetapkan ukuran-ukurannya dengan serapi-rapinya."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwattakhażụ min dụnihī ālihatal lā yakhluqụna syai`aw wa hum yukhlaqụna wa lā yamlikụna li`anfusihim ḍarraw wa lā naf’aw wa lā yamlikụna mautaw wa lā ḥayātaw wa lā nusyụrā
"Kemudian mereka mengambil tuhan-tuhan selain daripada-Nya (untuk disembah), yang tuhan-tuhan itu tidak menciptakan apapun, bahkan mereka sendiri diciptakan dan tidak kuasa untuk (menolak) sesuatu kemudharatan dari dirinya dan tidak (pula untuk mengambil) suatu kemanfaatanpun dan (juga) tidak kuasa mematikan, menghidupkan dan tidak (pula) membangkitkan."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa qālallażīna kafarū in hāżā illā ifkuniftarāhu wa a’ānahụ ‘alaihi qaumun ākharụn, fa qad jā`ụ ẓulmaw wa zụrā
"Dan orang-orang kafir berkata: “Al Quran ini tidak lain hanyalah kebohongan yang diada-adakan oleh Muhammad dan dia dibantu oleh kaum yang lain”; maka sesungguhnya mereka telah berbuat suatu kezaliman dan dusta yang besar."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa qālū asāṭīrul-awwalīnaktatabahā fa hiya tumlā ‘alaihi bukrataw wa aṣīlā
"Dan mereka berkata: “Dongengan-dongengan orang-orang dahulu, dimintanya supaya dituliskan, maka dibacakanlah dongengan itu kepadanya setiap pagi dan petang”."
Lihat 5 Tafsir Lengkapqul anzalahullażī ya’lamus-sirra fis-samāwāti wal-arḍ, innahụ kāna gafụrar-raḥīmā
"Katakanlah: “Al Quran itu diturunkan oleh (Allah) yang mengetahui rahasia di langit dan di bumi. Sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang”."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa qālụ mā lihāżar-rasụli ya`kuluṭ-ṭa’āma wa yamsyī fil-aswāq, lau lā unzila ilaihi malakun fa yakụna ma’ahụ nażīrā
"Dan mereka berkata: “Mengapa rasul itu memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar? Mengapa tidak diturunkan kepadanya seorang malaikat agar malaikat itu memberikan peringatan bersama-sama dengan dia?,"
Lihat 5 Tafsir Lengkapau yulqā ilaihi kanzun au takụnu lahụ jannatuy ya`kulu min-hā, wa qālaẓ-ẓālimụna in tattabi’ụna illā rajulam mas-ḥụrā
"atau (mengapa tidak) diturunkan kepadanya perbendaharaan, atau (mengapa tidak) ada kebun baginya, yang dia dapat makan dari (hasil)nya?” Dan orang-orang yang zalim itu berkata: “Kamu sekalian tidak lain hanyalah mengikuti seorang lelaki yang kena sihir”."
Lihat 5 Tafsir Lengkapunẓur kaifa ḍarabụ lakal-amṡāla fa ḍallụ fa lā yastaṭī’ụna sabīlā
"Perhatikanlah, bagaimana mereka membuat perbandingan-perbandingan tentang kamu, lalu sesatlah mereka, mereka tidak sanggup (mendapatkan) jalan (untuk menentang kerasulanmu)."
Lihat 5 Tafsir Lengkaptabārakallażī in syā`a ja’ala laka khairam min żālika jannātin tajrī min taḥtihal-an-hāru wa yaj’al laka quṣụrā
"Maha Suci (Allah) yang jika Dia menghendaki, niscaya dijadikan-Nya bagimu yang lebih baik dari yang demikian, (yaitu) surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, dan dijadikan-Nya (pula) untukmu istana-istana."
Lihat 5 Tafsir Lengkapbal każżabụ bis-sā’ati wa a’tadnā limang każżaba bis-sā’ati sa’īrā
"Bahkan mereka mendustakan hari kiamat. Dan kami menyediakan neraka yang menyala-nyala bagi siapa yang mendustakan hari kiamat."
Lihat 5 Tafsir Lengkapiżā ra`at-hum mim makānim ba’īdin sami’ụ lahā tagayyuẓaw wa zafīrā
"Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar kegeramannya dan suara nyalanya."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa iżā ulqụ min-hā makānan ḍayyiqam muqarranīna da’au hunālika ṡubụrā
"Dan apabila mereka dilemparkan ke tempat yang sempit di neraka itu dengan dibelenggu, mereka di sana mengharapkan kebinasaan."
Lihat 5 Tafsir Lengkaplā tad’ul-yauma ṡubụraw wāḥidaw wad’ụ ṡubụrang kaṡīrā
"(Akan dikatakan kepada mereka): “Jangan kamu sekalian mengharapkan satu kebinasaan, melainkan harapkanlah kebinasaan yang banyak”."
Lihat 5 Tafsir Lengkapqul a żālika khairun am jannatul-khuldillatī wu’idal-muttaqụn, kānat lahum jazā`aw wa maṣīrā
"Katakanlah: “Apa (azab) yang demikian itukah yang baik, atau surga yang kekal yang telah dijanjikan kepada orang-orang yang bertakwa?” Dia menjadi balasan dan tempat kembali bagi mereka?”."
Lihat 5 Tafsir Lengkaplahum fīhā mā yasyā`ụna khālidīn, kāna ‘alā rabbika wa’dam mas`ụlā
"Bagi mereka di dalam surga itu apa yang mereka kehendaki, sedang mereka kekal (di dalamnya). (Hal itu) adalah janji dari Tuhanmu yang patut dimohonkan (kepada-Nya)."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa yauma yaḥsyuruhum wa mā ya’budụna min dụnillāhi fa yaqụlu a antum aḍlaltum ‘ibādī hā`ulā`i am hum ḍallus-sabīl
"Dan (ingatlah) suatu hari (ketika) Allah menghimpunkan mereka beserta apa yang mereka sembah selain Allah, lalu Allah berkata (kepada yang disembah); “Apakah kamu yang menyesatkan hamba-hamba-Ku itu, atau mereka sendirikah yang sesat dari jalan (yang benar)?”."
Lihat 5 Tafsir Lengkapqālụ sub-ḥānaka mā kāna yambagī lanā an nattakhiża min dụnika min auliyā`a wa lākim matta’tahum wa ābā`ahum ḥattā nasuż-żikr, wa kānụ qaumam bụrā
"Mereka (yang disembah itu) menjawab: “Maha Suci Engkau, tidaklah patut bagi kami mengambil selain engkau (untuk jadi) pelindung, akan tetapi Engkau telah memberi mereka dan bapak-bapak mereka kenikmatan hidup, sampai mereka lupa mengingati (Engkau); dan mereka adalah kaum yang binasa”."
Lihat 5 Tafsir Lengkapfa qad każżabụkum bimā taqụlụna fa mā tastaṭī’ụna ṣarfaw wa lā naṣrā, wa may yaẓlim mingkum nużiq-hu ‘ażābang kabīrā
"maka sesungguhnya mereka (yang disembah itu) telah mendustakan kamu tentang apa yang kamu katakan maka kamu tidak akan dapat menolak (azab) dan tidak (pula) menolong (dirimu), dan barang siapa di antara kamu yang berbuat zalim, niscaya Kami rasakan kepadanya azab yang besar."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa mā arsalnā qablaka minal-mursalīna illā innahum laya`kulụnaṭ-ṭa’āma wa yamsyụna fil-aswāq, wa ja’alnā ba’ḍakum liba’ḍin fitnah, a taṣbirụn, wa kāna rabbuka baṣīrā
"Dan Kami tidak mengutus rasul-rasul sebelummu, melainkan mereka sungguh memakan makanan dan berjalan di pasar-pasar. Dan kami jadikan sebahagian kamu cobaan bagi sebahagian yang lain. Maukah kamu bersabar?; dan adalah Tuhanmu maha Melihat."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa qālallażīna lā yarjụna liqā`anā lau lā unzila ‘alainal-malā`ikatu au narā rabbanā, laqadistakbarụ fī anfusihim wa ‘atau ‘utuwwang kabīrā
"Berkatalah orang-orang yang tidak menanti-nanti pertemuan(nya) dengan Kami: “Mengapakah tidak diturunkan kepada kita malaikat atau (mengapa) kita (tidak) melihat Tuhan kita?” Sesungguhnya mereka memandang besar tentang diri mereka dan mereka benar-benar telah melampaui batas(dalam melakukan) kezaliman”."
Lihat 5 Tafsir Lengkapyauma yaraunal-malā`ikata lā busyrā yauma`iżil lil-mujrimīna wa yaqụlụna ḥijram maḥjụrā
"Pada hari mereka melihat malaikat dihari itu tidak ada kabar gembira bagi orang-orang yang berdosa mereka berkata: “Hijraan mahjuuraa."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa qadimnā ilā mā ‘amilụ min ‘amalin fa ja’alnāhu habā`am manṡụrā
"Dan kami hadapi segala amal yang mereka kerjakan, lalu kami jadikan amal itu (bagaikan) debu yang berterbangan."
Lihat 5 Tafsir Lengkapaṣ-ḥābul-jannati yauma`iżin khairum mustaqarraw wa aḥsanu maqīlā
"Penghuni-penghuni surga pada hari itu palig baik tempat tinggalnya dan paling indah tempat istirahatnya."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa yauma tasyaqqaqus-samā`u bil-gamāmi wa nuzzilal-malā`ikatu tanzīlā
"Dan (ingatlah) hari (ketika) langit pecah belah mengeluarkan kabut putih dan diturunkanlah malaikat bergelombang-gelombang."
Lihat 5 Tafsir Lengkapal-mulku yauma`iżinil-ḥaqqu lir-raḥmān, wa kāna yauman ‘alal-kāfirīna ‘asīrā
"Kerajaan yang hak pada hari itu adalah kepunyaan Tuhan Yang Maha Pemurah. Dan adalah (hari itu), satu hari penuh kesukaran bagi orang-orang kafir."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa yauma ya’aḍḍuẓ-ẓālimu ‘alā yadaihi yaqụlu yā laitanittakhażtu ma’ar-rasụli sabīlā
"Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya, seraya berkata: “Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul”."
Lihat 5 Tafsir Lengkapyā wailatā laitanī lam attakhiż fulānan khalīlā
"Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan sifulan itu teman akrab(ku)."
Lihat 5 Tafsir Lengkaplaqad aḍallanī ‘aniż-żikri ba’da iż jā`anī, wa kānasy-syaiṭānu lil-insāni khażụlā
"Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al Quran ketika Al Quran itu telah datang kepadaku. Dan adalah syaitan itu tidak mau menolong manusia."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa qālar-rasụlu yā rabbi inna qaumittakhażụ hāżal-qur`āna mahjụrā
"Berkatalah Rasul: “Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Quran itu sesuatu yang tidak diacuhkan”."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa każālika ja’alnā likulli nabiyyin ‘aduwwam minal-mujrimīn, wa kafā birabbika hādiyaw wa naṣīrā
"Dan seperti itulah, telah Kami adakan bagi tiap-tiap nabi, musuh dari orang-orang yang berdosa. Dan cukuplah Tuhanmu menjadi Pemberi petunjuk dan Penolong."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa qālallażīna kafarụ lau lā nuzzila ‘alaihil-qur`ānu jumlataw wāḥidah, każālika linuṡabbita bihī fu`ādaka wa rattalnāhu tartīlā
"Berkatalah orang-orang yang kafir: “Mengapa Al Quran itu tidak diturunkan kepadanya sekali turun saja?”; demikianlah supaya Kami perkuat hatimu dengannya dan Kami membacanya secara tartil (teratur dan benar)."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa lā ya`tụnaka bimaṡalin illā ji`nāka bil-ḥaqqi wa aḥsana tafsīrā
"Tidaklah orang-orang kafir itu datang kepadamu (membawa) sesuatu yang ganjil, melainkan Kami datangkan kepadamu suatu yang benar dan yang paling baik penjelasannya."
Lihat 5 Tafsir Lengkapallażīna yuḥsyarụna ‘alā wujụhihim ilā jahannama ulā`ika syarrum makānaw wa aḍallu sabīlā
"Orang-orang yang dihimpunkan ke neraka Jahannam dengan diseret atas muka-muka mereka, mereka itulah orang yang paling buruk tempatnya dan paling sesat jalannya."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa laqad ātainā mụsal-kitāba wa ja’alnā ma’ahū akhāhu hārụna wazīrā
"Dan sesungguhnya kami telah memberikan Al Kitab (Taurat) kepada Musa dan Kami telah menjadikan Harun saudaranya, menyertai dia sebagai wazir (pembantu)."
Lihat 5 Tafsir Lengkapfa qulnaż-habā ilal-qaumillażīna każżabụ bi`āyātinā, fa dammarnāhum tadmīrā
"Kemudian Kami berfirman kepada keduanya: “Pergilah kamu berdua kepada kaum yang mendustakan ayat-ayat Kami”. Maka Kami membinasakan mereka sehancur-hancurnya."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa qauma nụḥil lammā każżabur-rusula agraqnāhum wa ja’alnāhum lin-nāsi āyah, wa a’tadnā liẓ-ẓālimīna ‘ażāban alīmā
"Dan (telah Kami binasakan) kaum Nuh tatkala mereka mendustakan rasul-rasul. Kami tenggelamkan mereka dan kami jadikan (cerita) mereka itu pelajaran bagi manusia. Dan Kami telah menyediakan bagi orang-orang zalim azab yang pedih;"
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa ‘ādaw wa ṡamụda wa aṣ-ḥābar-rassi wa qurụnam baina żālika kaṡīrā
"dan (Kami binasakan) kaum ‘Aad dan Tsamud dan penduduk Rass dan banyak (lagi) generasi-generasi di antara kaum-kaum tersebut."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa kullan ḍarabnā lahul-amṡāla wa kullan tabbarnā tatbīrā
"Dan Kami jadikan bagi masing-masing mereka perumpamaan dan masing-masing mereka itu benar benar telah Kami binasakan dengan sehancur-hancurnya."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa laqad atau ‘alal-qaryatillatī umṭirat maṭaras-saụ`, a fa lam yakụnụ yaraunahā, bal kānụ lā yarjụna nusyụrā
"Dan sesungguhnya mereka (kaum musyrik Mekah) telah melalui sebuah negeri (Sadum) yang (dulu) dihujani dengan hujan yang sejelek-jeleknya (hujan batu). Maka apakah mereka tidak menyaksikan runtuhan itu; bahkan adalah mereka itu tidak mengharapkan akan kebangkitan."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa iżā ra`auka iy yattakhiżụnaka illā huzuwā, a hāżallażī ba’aṡallāhu rasụlā
"Dan apabila mereka melihat kamu (Muhammad), mereka hanyalah menjadikan kamu sebagai ejekan (dengan mengatakan): “Inikah orangnya yang di utus Allah sebagai Rasul?."
Lihat 5 Tafsir Lengkaping kāda layuḍillunā ‘an ālihatinā lau lā an ṣabarnā ‘alaihā, wa saufa ya’lamụna ḥīna yaraunal-‘ażāba man aḍallu sabīlā
"Sesungguhnya hampirlah ia menyesatkan kita dari sembahan-sembahan kita, seandainya kita tidak sabar(menyembah)nya” dan mereka kelak akan mengetahui di saat mereka melihat azab, siapa yang paling sesat jalannya."
Lihat 5 Tafsir Lengkapa ra`aita manittakhaża ilāhahụ hawāh, a fa anta takụnu ‘alaihi wakīlā
"Terangkanlah kepadaku tentang orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai tuhannya. Maka apakah kamu dapat menjadi pemelihara atasnya?,"
Lihat 5 Tafsir Lengkapam taḥsabu anna akṡarahum yasma’ụna au ya’qilụn, in hum illā kal-an’āmi bal hum aḍallu sabīlā
"atau apakah kamu mengira bahwa kebanyakan mereka itu mendengar atau memahami. Mereka itu tidak lain, hanyalah seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat jalannya (dari binatang ternak itu)."
Lihat 5 Tafsir Lengkapa lam tara ilā rabbika kaifa maddaẓ-ẓill, walau syā`a laja’alahụ sākinā, ṡumma ja’alnasy-syamsa ‘alaihi dalīlā
"Apakah kamu tidak memperhatikan (penciptaan) Tuhanmu, bagaimana Dia memanjangkan (dan memendekkan) bayang-bayang dan kalau Dia menghendaki niscaya Dia menjadikan tetap bayang-bayang itu, kemudian Kami jadikan matahari sebagai petunjuk atas bayang-bayang itu,"
Lihat 5 Tafsir Lengkapṡumma qabaḍnāhu ilainā qabḍay yasīrā
"kemudian Kami menarik bayang-bayang itu kepada kami dengan tarikan yang perlahan-lahan."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa huwallażī ja’ala lakumul-laila libāsaw wan-nauma subātaw wa ja’alan-nahāra nusyụrā
"Dialah yang menjadikan untukmu malam (sebagai) pakaian, dan tidur untuk istirahat, dan Dia menjadikan siang untuk bangun berusaha."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa huwallażī arsalar-riyāḥa busyram baina yadai raḥmatih, wa anzalnā minas-samā`i mā`an ṭahụrā
"Dialah yang meniupkan angin (sebagai) pembawa kabar gembira dekat sebelum kedatangan rahmat-nya (hujan); dan Kami turunkan dari langit air yang amat bersih,"
Lihat 5 Tafsir Lengkaplinuḥyiya bihī baldatam maitaw wa nusqiyahụ mimmā khalaqnā an’āmaw wa anāsiyya kaṡīrā
"agar Kami menghidupkan dengan air itu negeri (tanah) yang mati, dan agar Kami memberi minum dengan air itu sebagian besar dari makhluk Kami, binatang-binatang ternak dan manusia yang banyak."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa laqad ṣarrafnāhu bainahum liyażżakkarụ fa abā akṡarun-nāsi illā kufụrā
"Dan sesungguhnya Kami telah mempergilirkan hujan itu diantara manusia supaya mereka mengambil pelajaran (dari padanya); maka kebanyakan manusia itu tidak mau kecuali mengingkari (nikmat)."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwalau syi`nā laba’aṡnā fī kulli qaryatin nażīrā
"Dan andaikata Kami menghendaki benar-benarlah Kami utus pada tiap-tiap negeri seorang yang memberi peringatan (rasul)."
Lihat 5 Tafsir Lengkapfa lā tuṭi’il kāfirīna wa jāhid-hum bihī jihādang kabīrā
"Maka janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir, dan berjihadlah terhadap mereka dengan Al Quran dengan jihad yang besar."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa huwallażī marajal-baḥraini hāżā ‘ażbun furātuw wa hāżā mil-ḥun ujāj, wa ja’ala bainahumā barzakhaw wa ḥijram maḥjụrā
"Dan Dialah yang membiarkan dua laut yang mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa huwallażī khalaqa minal-mā`i basyaran fa ja’alahụ nasabaw wa ṣihrā, wa kāna rabbuka qadīrā
"Dan Dia (pula) yang menciptakan manusia dari air lalu dia jadikan manusia itu (punya) keturunan dan mushaharah dan adalah Tuhanmu Maha Kuasa."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa ya’budụna min dụnillāhi mā lā yanfa’uhum wa lā yaḍurruhum, wa kānal-kāfiru ‘alā rabbihī ẓahīrā
"Dan mereka menyembah selain Allah apa yang tidak memberi manfaat kepada mereka dan tidak (pula) memberi mudharat kepada mereka. Adalah orang-orang kafir itu penolong (syaitan untuk berbuat durhaka) terhadap Tuhannya."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa mā arsalnāka illā mubasysyiraw wa nażīrā
"Dan tidaklah Kami mengutus kamu melainkan hanya sebagai pembawa kabar gembira dan pemberi peringatan."
Lihat 5 Tafsir Lengkapqul mā as`alukum ‘alaihi min ajrin illā man syā`a ay yattakhiża ilā rabbihī sabīlā
"Katakanlah: “Aku tidak meminta upah sedikitpun kepada kamu dalam menyampaikan risalah itu, melainkan (mengharapkan kepatuhan) orang-orang yang mau mengambil jalan kepada Tuhan nya."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa tawakkal ‘alal-ḥayyillażī lā yamụtu wa sabbiḥ biḥamdih, wa kafā bihī biżunụbi ‘ibādihī khabīrā
"Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hamba-hamba-Nya."
Lihat 5 Tafsir Lengkapallażī khalaqas-samāwāti wal-arḍa wa mā bainahumā fī sittati ayyāmin ṡummastawā ‘alal-‘arsy, ar-raḥmānu fas`al bihī khabīrā
"Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, kemudian dia bersemayam di atas ‘Arsy, (Dialah) Yang Maha Pemurah, maka tanyakanlah (tentang Allah) kepada yang lebih mengetahui (Muhammad) tentang Dia."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa iżā qīla lahumusjudụ lir-raḥmāni qālụ wa mar-raḥmānu a nasjudu limā ta`murunā wa zādahum nufụrā
"Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Sujudlah kamu sekalian kepada yang Maha Penyayang”, mereka menjawab: “Siapakah yang Maha Penyayang itu? Apakah kami akan sujud kepada Tuhan Yang kamu perintahkan kami(bersujud kepada-Nya)?”, dan (perintah sujud itu) menambah mereka jauh (dari iman)."
Lihat 5 Tafsir Lengkaptabārakallażī ja’ala fis-samā`i burụjaw wa ja’ala fīhā sirājaw wa qamaram munīrā
"Maha Suci Allah yang menjadikan di langit gugusan-gugusan bintang dan Dia menjadikan juga padanya matahari dan bulan yang bercahaya."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa huwallażī ja’alal-laila wan-nahāra khilfatal liman arāda ay yażżakkara au arāda syukụrā
"Dan Dia (pula) yang menjadikan malam dan siang silih berganti bagi orang yang ingin mengambil pelajaran atau orang yang ingin bersyukur."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa ‘ibādur-raḥmānillażīna yamsyụna ‘alal-arḍi haunaw wa iżā khāṭabahumul-jāhilụna qālụ salāmā
"Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwallażīna yabītụna lirabbihim sujjadaw wa qiyāmā
"Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwallażīna yaqụlụna rabbanaṣrif ‘annā ‘ażāba jahannama inna ‘ażābahā kāna garāmā
"Dan orang-orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, jauhkan azab jahannam dari kami, sesungguhnya azabnya itu adalah kebinasaan yang kekal”."
Lihat 5 Tafsir Lengkapinnahā sā`at mustaqarraw wa muqāmā
"Sesungguhnya jahannam itu seburuk-buruk tempat menetap dan tempat kediaman."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwallażīna iżā anfaqụ lam yusrifụ wa lam yaqturụ wa kāna baina żālika qawāmā
"Dan orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak berlebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu) di tengah-tengah antara yang demikian."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwallażīna lā yad’ụna ma’allāhi ilāhan ākhara wa lā yaqtulụnan-nafsallatī ḥarramallāhu illā bil-ḥaqqi wa lā yaznụn, wa may yaf’al żālika yalqa aṡāmā
"Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya),"
Lihat 5 Tafsir Lengkapyuḍā’af lahul-‘ażābu yaumal-qiyāmati wa yakhlud fīhī muhānā
"(yakni) akan dilipat gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina,"
Lihat 5 Tafsir Lengkapillā man tāba wa āmana wa ‘amila ‘amalan ṣāliḥan fa ulā`ika yubaddilullāhu sayyi`ātihim ḥasanāt, wa kānallāhu gafụrar raḥīmā
"kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan mengerjakan amal saleh; maka itu kejahatan mereka diganti Allah dengan kebajikan. Dan adalah Allah maha Pengampun lagi Maha Penyayang."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwa man tāba wa ‘amila ṣāliḥan fa innahụ yatụbu ilallāhi matābā
"Dan orang-orang yang bertaubat dan mengerjakan amal saleh, maka sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwallażīna lā yasy-hadụnaz-zụra wa iżā marrụ bil-lagwi marrụ kirāmā
"Dan orang-orang yang tidak memberikan persaksian palsu, dan apabila mereka bertemu dengan (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan-perbuatan yang tidak berfaedah, mereka lalui (saja) dengan menjaga kehormatan dirinya."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwallażīna iżā żukkirụ bi`āyāti rabbihim lam yakhirrụ ‘alaihā ṣummaw wa ‘umyānā
"Dan orang-orang yang apabila diberi peringatan dengan ayat-ayat Tuhan mereka, mereka tidaklah menghadapinya sebagai orang-orang yang tuli dan buta."
Lihat 5 Tafsir Lengkapwallażīna yaqụlụna rabbanā hab lanā min azwājinā wa żurriyyātinā qurrata a’yuniw waj’alnā lil-muttaqīna imāmā
"Dan orang orang yang berkata: “Ya Tuhan kami, anugrahkanlah kepada kami isteri-isteri kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa."
Lihat 5 Tafsir Lengkapulā`ika yujzaunal-gurfata bimā ṣabarụ wa yulaqqauna fīhā taḥiyyataw wa salāmā
"Mereka itulah orang yang dibalasi dengan martabat yang tinggi (dalam surga) karena kesabaran mereka dan mereka disambut dengan penghormatan dan ucapan selamat di dalamnya,"
Lihat 5 Tafsir Lengkapkhālidīna fīhā, ḥasunat mustaqarraw wa muqāmā
"mereka kekal di dalamnya. Surga itu sebaik-baik tempat menetap dan tempat kediaman."
Lihat 5 Tafsir Lengkapqul mā ya’ba`u bikum rabbī lau lā du’ā`ukum, fa qad każżabtum fa saufa yakụnu lizāmā
"Katakanlah (kepada orang-orang musyrik): “Tuhanku tidak mengindahkan kamu, melainkan kalau ada ibadatmu. (Tetapi bagaimana kamu beribadat kepada-Nya), padahal kamu sungguh telah mendustakan-Nya? karena itu kelak (azab) pasti (menimpamu)”."
Lihat 5 Tafsir Lengkap